Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

22 April 2020

Mengendalikan hawa nafsu

Setiap orang tentu mempunyai kecenderungan yang berbeda-beda. Misalnya, aku mau ke mall, beli baju baru, sepatu baru, tas baru, perabot rumah, dan berbagai gaya hidup glamor lainnya

Inilah kecenderungan kita, jika urusan shopping, hangout, gaya hidup itu nomer satu, tapi kalau urusan mengeluarkan uang buat infaq,bantu orang lemah yang membutuhkan "Nanti dulu , ntar duitnya berkurang lagi dong"

Yah.. ini semua karena nafsu yang sudah melekat  pada diri kita.

Yang namanya nafsu, sudah dari sana nya tidak suka pada yang haq (kebenaran) tapi senang pada yang batil.

Dan mengendalikan hawa nafsu itu sangat berat, membutuhkan kesabaran yang ekstra kuat.

 

Diriwayatkan, sepulang dari perang Badar, Nabi SAW bersabda kepada para sahabat:

 

رَجَعْتُمْ مِنَ اْلجِهَادِ اْلأَصْغَرِ إِلَى الجِهَادِ الأَكْبَرِ فَقِيْلَ وَمَا جِهَادُ الأَكْبَر يَا رَسُوْلَ الله؟ فَقَالَ جِهَادُ النَّفْسِ

 

 "Kalian telah pulang dari sebuah pertempuran kecil menuju pertempuran akbar. Lalu sahabat bertanya, 'Apakah pertempuran akbar (yang lebih besar) itu wahai Rasulullah?' Rasul menjawab, jihad (memerangi) hawa nafsu.'"

Untuk mewujudkan sabar terhadap nafsu, setidaknya  ada dua cara yang bisa dilakukan:

1.   Secara batin, dengan cara menahan diri dari terlalu memikirkan kesenangan, serta tidak cenderung kepadanya.

2.   Secara dhohir, dengan cara menahan diri dari terlalu serius mencarinya dan mengejarnya sampai melupakan akhirat

Baca Juga

Memangnya apa sih bedanya mempunyai dan memakai baju yang harganya super mahal, tas bermerk, asesoris super mahal lainnya dibandingkan dengan baju dan tas yang kualitasnya standar??

Yang penting kan menutup aurat, tidak harus perfect banget kan??

 

Daripada uangnya kita habiskan untuk membeli barang mewah dan mahal, mending kita infakkan untuk bekal akhirat. Benar kan?

Kalau kita ikutin hawa nafsu, nggak akan ada habisnya. Semakin dituruti, dia semakin menjadi-jadi.

 

Orang yang terlalu sibuk mencari kesenangan duniawi, akan berantakan ibadahnya kepada Allah SWT dan akan beresiko tercebur ke dalam perkara syubhat dan haram. Yang lebih parah lagi, hatinya bisa terkena penyakit cinta dunia.

 

Oleh karena itu, .. yang sabar sedikit ya??

Dunia ini bukanlah tempat bersenang-senang semata. Dunia ini adalah tempat untuk berjuang meraih kebahagiaan di akhirat.

 

Barangsiapa yang tekun bersabar menahan hawa nafsunya terhadap kesenangan dunia walaupun mubah, maka Allah SWT akan memuliakannya dengan mencabut cinta dunia dari dalam hatinya.

 

Ayo kita tingkatkan kesabaran terhadap hawa nafsu, sehingga kita mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT. Aamiin..


Comments
0 Comments

No comments:

Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com