Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News
Showing posts with label Program. Show all posts
Showing posts with label Program. Show all posts

16 February 2026

Ziarah Massal Desa Sambung 2026 : Meneguhkan Tauhid, Mengingatkan Akhirat dan Muliakan Kaum Dhuafa

Ahad Pon, 15 Februari 2026 M bertepatan 27 Sya’ban 1447 H, Pemerintah Desa Sambung Undaan Kudus bersinergi  dengan NU sebanom kembali menggelar Ziarah Massal dan Tahlilan Umum di Makam Muslim Desa Sambung. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB ini berlangsung khidmat, penuh doa dan renungan.


Hadir dalam kegiatan ini, ibu Astuti Widyawati,S.Pd (Kepala Desa Sambung ) beserta perangkat Desa, BPD beserta jajarannya, Sesepuh Desa dan seluruh pengurus NU sebanom,serta masyarakat yang menempatkan diri di atas makam ahli qubur masing-masing.

Tausiyah disampaikan oleh KH. Nor Halim Ma'ruf dari Kudus, yang memberikan nasihat mendalam tentang akhirat, kemuliaan kaum dhuafa, pentingnya ilmu, serta penguatan tauhid dalam urusan rezeki.

Beliau mengingatkan jamaah: “Jangan sampai senang yang berlebihan sampai melupakan akhirat.”

Dunia hanyalah persinggahan. Terlalu tenggelam dalam kesenangan bisa melalaikan manusia dari kematian yang pasti datang. Karena itu, beliau mengajak untuk selalu memusatkan perhatian pada kehidupan setelah kematian.

Ziarah kubur disebutnya sebagai “survey rumah masa depan.” Sebuah ungkapan sederhana namun sangat menggugah. Kubur adalah tempat tinggal sementara sebelum hari kebangkitan. Maka berziarah sejatinya adalah momentum muhasabah atau instrospeksi diri

KH. Nor Halim Ma'ruf  menyampaikan tausiyah yang kami coba rangkum beberapa catatan sebagai berikut :

Tujuan utama kegiatan ziarah masal antara lain :

1. Majlis Silaturrahim, antar sesama warga

2. Do'a bersama, memohon nuzulurrrahmah dan maghfiroh bagi seluruh ahli kubur muslimin dan muslimat.

3. Bungahake lan ngayemke ahli qubur, membahagiakan para ahli kubur dengan salam,doa dan bacaan kalimah thoyyibah 

Beliau juga menyampaikan makna dari sebuah hadis Nabi, bahwa: “Paling ayem-ayeme wong mukmin neng alam kubur iku nalika diziarahi wong sing paling disenengi wektu neng alam dunya.”

(Saat paling menenangkan bagi ahli kubur mukmin adalah ketika diziarahi oleh orang yang paling ia cintai semasa hidupnya.) Betapa besar nilai sebuah kunjungan dan doa dari keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta.

4. Menguatkan iman dan kesadaran akan kehidupan akhirat.

Dalam tausiyahnya, beliau tidak hanya menghormati para kyai, tokoh masyarakat dan pejabat, tetapi secara khusus memberikan penghormatan kepada fuqoro dan masakin.

“Mulyane wong ora nduwe.”

Kemuliaan orang miskin seringkali justru karena ketulusan dan kedekatan mereka kepada Allah. Doa mereka menjadi pilar kebaikan umat, berdampingan dengan kedermawanan orang kaya dan ilmunya para alim.

Pesan ini menjadi refleksi sosial bahwa ukuran kemuliaan bukan pada harta, tetapi pada ketakwaan.

Pentingnya Ilmu Alat: Nahwu, Balaghah, dan Alfiyah

Beliau juga menekankan pentingnya ilmu alat dalam memahami Al-Qur’an dan dawuh-dawuh agama, seperti: Ilmu Nahwu,Ilmu balaghah dan Alfiyah sebagai dasar kaidah bahasa Arab. Tanpa penguasaan ilmu alat, seseorang bisa keliru dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Pemahaman agama tidak cukup hanya dengan terjemahan, tetapi membutuhkan kedalaman ilmu agar tidak salah makna.

Pesan ini sekaligus menjadi penguat tradisi pesantren yang menjaga sanad keilmuan dan ketelitian dalam memahami teks suci.

Menguatkan Tauhid dalam Urusan Rezeki

Di akhir tausiyah, beliau menguatkan aspek ketauhidan, khususnya dalam hal rezeki. Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Setiap manusia memiliki ukuran masing-masing. Tidak perlu iri, tidak perlu risau berlebihan, apalagi sampai menghalalkan segala cara. Dalam hal ini beliau mengingatkan saat bayi masih dalam kandungan sang ibu, Allah-lah yang mengatur rezekinya melalui Air Susu Ibu.(ASI).

Rezeki bukan semata hasil kerja keras, tetapi juga ketetapan Allah. Tugas manusia adalah berikhtiar dan bertawakal kepada Allah.. Allah SWT bersifat Wasiur Rohmah, luas welase, maka jangan takut dan khawatir  akan rizqi

Ziarah sebagai pengingat akhir kehidupan

Beliau juga mengingatkan tentang bahaya takabur tidak mau beribadah. Api neraka dinyalakan bagi orang-orang yang sombong. Kesombongan dapat menutup pintu hidayah dan menghancurkan amal.

Dengan berziarah, manusia diingatkan bahwa semua akan kembali ke tanah. Jabatan, harta, dan kebanggaan dunia tidak akan dibawa kecuali amal saleh.

Untuk itu , beliau berpesan agar berusaha bagaimana agar kelak makam (alam kubur ) kita nanti menjadi raudloh min riyadlil jinan ( taman dari pertamanan surga) dengan menguatkan syahadat kita, ibadah, puasa,zakat dan haji jika sudah mampu.

Beliau menyampaikan dan mengingatkan bahwa alam kubur, (yang pastinya kita akan memasukinya) adalah kawit kawitane panggonan ning alam akhirat, sing sopo wonge selamet ora kena siksa qubur mergo ibadahe tethes, maka alam quburnya menjadi raudhoh min riyadlil Jinan, tetapi sebaliknya, jika di alam kubur tidak selamat, mendapat siksa maka dikhawatirkan di alam-alam akhirat berikutnya tidak selamat

Diantara hal yang menjadikan siksa kubur kebanyakan dari hal kebersihan dari najis air kencing, maka berhati-hatilah terutama dalam hal kebersihan 

Menjaga Tradisi, Menjaga Kesadaran

Ziarah massal Desa Sambung Undaan Kudus bukan sekadar agenda rutin, tetapi sarana memperkuat ukhuwah, melestarikan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdhiyyah, serta memperdalam kesadaran spiritual masyarakat.

Semoga doa yang dipanjatkan menjadi wasilah turunnya rahmat dan ampunan bagi para ahli kubur, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempersiapkan bekal terbaik sebelum tiba saat menempati “rumah masa depan.”

Baca selengkapnya ...

11 February 2026

MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Jadi Tuan Rumah Bimlat Implementasi KMA 1503 Tahun 2025

 

Undaan Tengah, Kudus — MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Kudus menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 pada Ahad, 11 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menyamakan persepsi dan penguatan kompetensi guru madrasah ibtidaiyah dalam menerapkan kebijakan terbaru Kementerian Agama.


Bimlat ini diikuti oleh kepala-kepala madrasah, guru kelas 3 dan 4, serta guru PJOK se-Kecamatan Undaan. Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pemaparan dan diskusi.

Hadir sebagai Narasumber I, H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Pengawas Madrasah Kecamatan Undaan, yang mengulas secara komprehensif arah kebijakan KMA 1503 Tahun 2025 serta implikasinya terhadap budaya belajar dan tata kelola madrasah.

“Implementasi KMA 1503 tidak hanya soal administrasi atau perangkat pembelajaran, tetapi bagaimana madrasah mampu menjadi lingkungan yang ramah, aman, dan membentuk karakter peserta didik secara utuh,” tegas beliau dalam pemaparannya.

Sementara itu, Narasumber II, Istifaizah, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Guru Inti MI Kecamatan Undaan, dijadualkan akan menyampaikan materi teknis implementasi KMA 1503 Tahun 2025 di tingkat kelas. Salah satu materi yang ditekankan adalah indikator keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah.

Dalam paparan H. Noor Yadi, dijelaskan bahwa indikator keberhasilan implementasi KBC antara lain meliputi:

1. Madrasah Ramah Lingkungan

Madrasah yang bersih, rapi, dan lestari merupakan cerminan keimanan. Lingkungan madrasah diarahkan menjadi ruang yang menghargai ciptaan Allah, dengan praktik nyata seperti pengelolaan sampah, penanaman pohon, serta pembiasaan budaya hemat energi.

Murid diharapkan menyadari bahwa mencintai lingkungan bukan sekadar tugas, tetapi bagian dari ibadah dan rasa syukur.

2. Madrasah Ramah Anak

Madrasah harus menjadi rumah kedua yang aman dan penuh kasih. Lingkungan belajar wajib bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi. Nilai empati, toleransi, serta saling menghormati menjadi budaya yang ditanamkan dalam keseharian pembelajaran.

3. Peserta Didik Sejahtera Secara Mental dan Spiritual

Peserta didik madrasah tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga sehat jiwanya, kuat emosinya, dan matang spiritualnya.

“Kurikulum ini menuntut guru untuk lebih menghadirkan cinta dalam pembelajaran, sehingga anak-anak tumbuh sebagai pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bahagia,” ujar Istifaizah dalam salah satu sesi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh H. Supono, S.Ag., M.Pd.I beserta jajaran Pengurus KKMI Kecamatan Undaan, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan bimlat sebagai bagian dari program peningkatan mutu madrasah secara berkelanjutan.

Bimlat implementasi KMA 1503 Tahun 2025 ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa untuk guru kelas 1 dan 2 yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu di MI NU Hidayatul Mubtadiin. Selanjutnya, kegiatan bimlat akan dilanjutkan untuk guru kelas 5, 6 dan PAI yang direncanakan berlangsung di madrasah Tarbiyatul Wildan Wates, 12 Pebruari 2026 besok

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik madrasah ibtidaiyah di Kecamatan Undaan memiliki pemahaman yang selaras dan kesiapan yang matang dalam mengimplementasikan KMA 1503 Tahun 2025, demi terwujudnya madrasah yang ramah, berkualitas, dan berkarakter.

Baca selengkapnya ...

28 January 2026

Peran Nyata UPZIS NU Sambung: Dari Kaleng INUK untuk Kemaslahatan Seluruh Warga


UPZIS NU Ranting Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, telah membuktikan bahwa pengabdian kepada umat tidak harus dimulai dari sumber daya yang besar. Dengan jumlah kaleng INUK (Infaq NU Kudus) yang masih terbatas—hanya beberapa ratus kaleng dan dibagikan kepada pengurus NU sebanom sebagai donatur—UPZIS NU Sambung mampu menghadirkan program-program kemanusiaan yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Sambung.


Dalam pelaksanaan pentasarufan dana, UPZIS NU Sambung berpegang teguh pada prinsip keadilan, amanah, dan keumatan. Bantuan tidak dibatasi oleh status kepengurusan, tidak memandang keanggotaan struktural NU, dan tidak membedakan latar belakang penerima. Semua warga Desa Sambung yang membutuhkan berhak merasakan manfaat dana infaq.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali ‘Imran: 92)

Ayat ini menjadi landasan bahwa infaq, meskipun kecil, memiliki nilai besar di sisi Allah apabila dilakukan dengan keikhlasan.

Program Unggulan yang Menyentuh Hati Umat

Program unggulan UPZIS NU Sambung adalah bantuan sosial kematian. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian NU kepada keluarga yang sedang berduka, membantu meringankan beban di saat paling sulit. Kehadiran program ini dirasakan nyata oleh masyarakat dan menjadi simbol solidaritas sosial warga Desa Sambung.

Selain itu, UPZIS NU Sambung juga menjalankan program:

1. Santunan yatama setiap bulan Muharram,

2. Bingkisan Lebaran untuk para ustadz dan ustadzah TPQ serta Madrasah Diniyah, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mendidik generasi Qur’ani dan sholih-sholihah.

3. Serta berbagai bantuan sosial lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Rasulullah ï·º bersabda: “Orang yang mengurus anak yatim, aku dan dia di surga seperti ini,”

(Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya). (HR. Bukhari)

Hadits ini menjadi motivasi kuat bahwa kepedulian terhadap yatama adalah jalan menuju kedekatan dengan Rasulullah ï·º di akhirat kelak.

Dari Infaq Sederhana, Lahir Keberkahan Besar

Semua program tersebut berjalan dari kaleng INUK yang tampak sederhana, namun menyimpan kekuatan besar ketika dikelola secara amanah dan istiqamah. Infaq yang dikumpulkan sedikit demi sedikit telah menjadi sumber keberkahan bagi banyak keluarga.

Allah SWT berfirman: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat ini menegaskan bahwa infaq tidak akan mengurangi harta, justru melipatgandakannya dalam bentuk keberkahan dan pahala.

Potensi Besar Jika Jumlah Donatur Bertambah

Mari kita bayangkan bersama, jika jumlah kaleng INUK ditambah dan donatur semakin banyak. Tentu peran UPZIS NU Sambung dalam pengabdian kepada umat akan semakin maksimal. Program yang telah berjalan dapat diperkuat, dan program baru dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Beberapa program yang mungkin bisa dikembangkan jika jumlah donatur dan  atau jumlah kaleng ditambah dan berimbas pada meningkatnya dana yang masuk adalah :

1. Program usaha produktif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga,

2. Bantuan permodalan kecil berbasis jamaah,

3. Program pemberdayaan umat yang berkelanjutan.

Rasulullah ï·º bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)

Hadits ini menjadi ruh bagi setiap langkah UPZIS NU Sambung dalam mengelola dana infaq demi kemaslahatan bersama.

Saatnya Warga Ambil Peran

Menjadi donatur kaleng INUK bukan sekadar tentang besar kecilnya nominal, melainkan tentang keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dalam membangun umat. Infaq yang dilakukan secara rutin dan dikelola dengan amanah akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Sebagaimana sabda Rasulullah ï·º: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shalih.” (HR. Muslim)

Kaleng INUK adalah salah satu jalan untuk menghadirkan sedekah jariyah yang nyata dan berkelanjutan.

Mari bersama UPZIS NU Sambung, kita kuatkan kepedulian sosial dan pengabdian kepada umat.

++++++Dari kaleng kecil, lahir kepedulian besar.

++++++Dari infaq sederhana, tumbuh kemaslahatan bersama.

++++++Bersama INUK, mari kita perbanyak kebaikan dan keberkahan untuk Desa Sambung.

Baca selengkapnya ...

07 December 2025

MI NU Miftahul Falah galang dan salurkan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera

MI NU Miftahul Falah Galang dana Salurkan Donasi Peduli Bencana untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara



Kudus, 7 Desember 2025 — Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah melalui kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aksi solidaritas ini menjadi bagian dari pendidikan karakter kepada peserta didik agar memiliki kepekaan, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.

Penggalangan donasi dilakukan setelah apel harian dan doa' bersama Asmaul Husna. Sebelum penggalangan dana dimulai, Ahmad Yunus, M Pd. selaku kepala madrasah memberikan beberapa informasi kejadian bencana di beberapa wilayah di Indonesia, diantaranya di Aceh, Sumatra, serta pentingnya solidaritas antar sesama. Melalui koordinasi madrasah, wali kelas, dan dukungan penuh dari orang tua murid diharapkan doa' kekuatan dan kesabaran atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air.

Antusiasme peserta didik sangat tinggi. Mereka tidak hanya menyisihkan sebagian uang saku, tetapi juga menunjukkan semangat berbagi yang tulus untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Dan Alhamdulillah dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 4.077.000,-( Empat juta tujuh puluh tujuh ribu rupiah)

Dana tersebut selanjutnya langsung dikirimkan melalui UPZ Kemenag Kabupaten Kudus dan secara berjenjang akan disalurkan oleh Tim Bantuan Sosial Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir.

Kepala MI NU Miftahul Falah, Ahmad Yunus, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi seluruh warga madrasah. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik mengenai pentingnya kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami bangga melihat semangat para guru dan anak-anak dan dukungan para orang tua. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah dan meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra. Madrasah selalu berupaya menanamkan pendidikan karakter melalui kegiatan nyata seperti ini,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk empati, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat karakter rahmatan lil ‘alamin dalam lingkungan madrasah, sesuai dengan visi MI NU Miftahul Falah dalam membentuk generasi berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab.

Madrasah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak

Baca selengkapnya ...

16 October 2025

Kalimat Ajaib untuk Menumbuhkan Akhlak Mulia pada Anak


Dalam dunia pendidikan, akhlak merupakan pondasi utama yang membentuk kepribadian anak. Ilmu tanpa akhlak ibarat pohon tanpa buah — tinggi, namun tak memberi manfaat. Karena itu, pendidikan akhlak harus dimulai sejak dini, baik di rumah, sekolah, maupun madrasah.


Salah satu cara sederhana namun efektif untuk menanamkan akhlak adalah melalui “kalimat ajaib”, yaitu ucapan-ucapan singkat yang mengandung nilai sopan santun, kasih sayang, dan penghargaan terhadap sesama.

Ada beberapa kalimat ajaib yang sebaiknya dibiasakan oleh anak dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun tampak sederhana, kata-kata ini dapat membentuk karakter yang santun, rendah hati, dan berakhlak mulia.

 1. Tolong

Kata “tolong” menunjukkan rasa hormat dan kesadaran bahwa kita membutuhkan bantuan orang lain. Ajarkan anak untuk selalu mengucapkan “tolong” sebelum meminta sesuatu, agar tumbuh sikap sopan dan tidak merasa berhak atas segala hal.

 Contoh: “Tolong ambilkan buku, ya!”


2. Terima Kasih

Ucapan “terima kasih” adalah bentuk rasa syukur dan penghargaan kepada orang lain. Dengan membiasakan kata ini, anak belajar menghargai setiap kebaikan, sekecil apa pun.

 Contoh: “Terima kasih sudah membantu saya, Bu.”


3. Maaf

Kata “maaf” memiliki kekuatan besar dalam menjaga hubungan dan menghapus kesalahan. Anak yang terbiasa meminta maaf akan tumbuh menjadi pribadi rendah hati dan tidak egois.

Contoh: “Maaf, saya tidak sengaja menabrak.”


 4. Permisi

Kata “permisi” melatih anak untuk menghargai privasi dan kenyamanan orang lain. Mengucapkannya sebelum masuk ruangan atau melewati orang lain adalah bentuk akhlak sopan santun yang tinggi.

 Contoh: “Permisi, boleh saya lewat?”


5. Bismillah dan Alhamdulillah

Kedua kata ini menanamkan nilai keimanan yang kuat.

“Bismillah” mengajarkan anak untuk memulai segala aktivitas dengan niat baik dan mengingat Allah.

“Alhamdulillah” mengajarkan rasa syukur atas hasil apa pun yang diperoleh.



 6. Salam

Ucapan “Assalamu’alaikum” bukan sekadar sapaan, tapi doa keselamatan bagi sesama. Dengan membiasakannya, anak belajar menebar kedamaian dan cinta kasih.


Dalam format yang lain, madrasah juga bisa menerapkan konsep 5 S 

Senyum, Salam, Sapa dan Sopan Santun

Selain kalimat -kalimat utama di atas, berikut beberapa kalimat bijak yang bisa memotivasi pendidikan akhlak anak di madrasah:

“Adab lebih tinggi dari ilmu.”

“Jujur itu berani.”

“Senyummu adalah ibadah.”

“Hormati guru, niscaya ilmumu berkah.”

“Allah selalu melihat, meski tak ada yang memperhatikan.”


Kalimat-kalimat tersebut dapat ditempel di dinding kelas, dibacakan dalam apel pagi, atau dijadikan tema harian agar anak terbiasa dengan nilai-nilai luhur dalam keseharian.

Mendidik akhlak anak bukan sekadar mengajarkan teori, melainkan menanamkan kebiasaan kecil yang membentuk hati dan perilaku. Kalimat ajaib seperti tolong, maaf, permisi, dan terima kasih adalah kunci sederhana untuk membangun generasi yang beradab dan berkarakter.

Mari bersama-sama — orang tua, guru, dan masyarakat — membiasakan anak untuk berkata baik, berperilaku santun, dan meneladani akhlak Rasulullah ï·º dalam setiap langkahnya.

 “Pendidikan akhlak tidak dimulai dari buku, tetapi dari ucapan dan teladan setiap hari.”


Baca selengkapnya ...

28 August 2025

Madrasahku selalu dihati


Apa sih yang bikin sebuah lembaga jadi istimewa? Baik formal maupun non formal?

Bukan karena gedungnya tinggi, bukan juga karena fasilitasnya keren. Yang bikin istimewa justru ketika semua orang di dalamnya punya satu hati dan melangkah ke arah yang sama.


Guru-gurunya ngajar bukan cuma karena dapat upah atau gaji, tapi karena sayang sama ilmu dan peduli pada masa depan anak-anak.

Kepala madrasah juga memimpin bukan untuk gengsi , kehormatan dan jabatannya, tapi benar-benar sadar dan  ingin membawa semuanya menuju keberkahan.

Staf dan tenaga kependidikan pun kerja keras  bukan karena disuruh, tapi karena merasa ikut berjuang bareng-bareng.

Di sini, semua sadar kalau madrasah ini bukan milik pribadi siapa pun, pun bukan milik keluarga siapapun. Ini amanah dari Allah yang harus dijaga bersama. Ini amanah  dan estafet perjuangan para pendahulu, sesepuh yang telah mendirikan madrasah. 

Sungguh, madrasah adalah amanah. Bukan hanya amanah untuk mendidik, tetapi untuk menjaga nilai, membangun sistem, menyemai keikhlasan, dan menghidupkan ibadah di balik meja kelas, di balik laptop, bahkan di tengah tumpukan dokumen. Maka marilah kita luruskan niat, teguhkan langkah. Karena siapa pun yang hari ini mengabdi di madrasah dengan penuh cinta dan kesungguhan, sesungguhnya sedang membangun jalan menuju akhirat.

Tujuannya jelas: biar anak-anak tumbuh jadi generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat buat dirinya , keluarga,agama, bangsa dan negara 


Satu lembaga yang dirawat dengan cinta dan kesabaran. Satu hati yang saling menguatkan, bukan saling menyalahkan.. Satu tujuan yang nggak hanya mikir sukses di dunia, tapi juga keselamatan di akhirat.


Kalau masih ada guru yang rela ngalah demi kebersamaan, kalau masih ada kepala madrasah yang kerja keras meski nggak dipuji, kalau masih ada doa dan keikhlasan yang terus dipanjatkan—tenang aja, madrasah ini ( dengan kehendak Allah ) akan terus maju dan besar.

Karena di tempat yang penuh dengan ikhlas, doa, dan saling percaya, keberkahan pasti akan selalu hadir.

Dedikasi seperti ini yang harus selalu kita tanamkan dalam diri para stakeholder madrasah, agar kokohnya bangunan fisik  dan kokohnya semangat perjuangan ssaling menunjang keberhasilan visi misi madrasah yang dicanangkan tiap tahun pelajaran 
Baca selengkapnya ...

15 August 2024

Tanamkan jiwa patriotik dan mandiri, MI NU Miftahul Falah adakan kegiatan HUT Pramuka

Kabarmadrasah.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-63 di tahun 2024, MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah melaksanakan upacara bendera di lapangan tanah wakaf sebelah timur dari Gedung MI NU Miftahul Falah pada hari Rabu (14/8/2024). HUT Pramuka ke-63 kali ini mengambil Tema “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI”.


Kepala MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah, Ahmad Yunus,M.Pd  yang juga sebagai Kamabigus bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan bahwa maksud diadakannya kegiatan upacara ini tiada lain sebagai sarana edukasi untuk selalu bertindak disiplin dan menjada semangat dalam melaksanakan kebaikan, gotong –royong, persatuan dan persaudaraan, lebih-lebih dalam belajar. Juga mengingat jasa-jasa para pejuang patriot bangsa dan negara


Kegiatan upacara bendera diikuti oleh seluruh peserta didik MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah mulai kelas 1 sampai kelas 6 yang berjumlah 313 peserta didik, tidak ketinggalan juga semua bapak/ibu dewan guru.


Usai upacara , anak-anak kelas 1 sampai 3 diperkenankan pulang, sementara kelas 4 sampai 6 melanjutkan kegiatan perkemahan di lokasi tanah wakaf tersebut dengan mendirikan tenda-tenda, karena tahun ini oleh panitia kegiatan tersentral di lapangan tanah wakaf tersebut.

Dalam jadual roundown ( daftar urutan acara / kegiatan) yang disusun oleh panitia tertera beberapa kegiatan selama dua hari yakni Rabu dan Kamis (14 dan 15 Agustus 2024) tampak seperti kemah sekelas jamboree ranting, disamping ada pembekalan materi kepramukaan( tali temali, semaphore dan morse) , juga ada lomba-lomba semisal membuat drakbar, dan pentas seni pada malam harinya

Tidak ketinggalan , jamaah sholat maghrib juga dilaksanakan di tanah wakaf tersebut yang diikuti oleh semua peserta perkemahan dengan imam sholat Ketua Komite Madrasah, Nor Said,S.Pd.I dilanjutkan Kultum Keagaam oleh Suparno, S.Pd.I


Dalam Kultum tersebut , oleh beliau disampaikan jabaran nilai-nilai sikap dari Try Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang penting untuk dimanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tepat pukul 20.00 WIB Upacara api unggun dimulai dengan pemimpin upacara  Kak H. Ahmad Halim,S.Pd.I. Acara beralan sangat hidmat disaat semua lampu dipadamkan dan hanya cahaya dari api unggun yang menyinari dan menghangatkan . Semua peserta mengikuti acara dengan sangat tenang, hening, demikian juga para pengunjung baik dari tetangga madrasah, para alumni dan juga para wali murid. Upacara berakhir dengan dilantunkannya doa oeh Kak Suparno,S.Pd.I


Pentas seni dari sekian banyak regu satu persatu ditampilkan, dalam panduan duet MC kak Farikatul Yani,S.Pd.I dan Kak Harish Abdul basyith, yang sangat kocak dan menghibur. Ada yang tampil dengan gerak lagu, ada yang drama, juga ada sholawatan.

Sungguh akan menjadi kenangan tersendiri bagi anak-anak yang mengikuti perkemahan tersebut, suka dukanya akan terhunjam dalam sanubarinya dan menjadi pengalaman pertama mereka.

Acara perkemahan ditutup pada kamis pagi,15 Agustus 2024 setelah rangkaian senam bersama di pagi hari, dilanjutkan hiking ke empat titik pos yang telah ditentukan panitia.



Selamat Hari Ulang Tahun Pramuka ke-63. Satu Pramuka untuk Satu Indonesia
Jayalah Pramuka, dan Jayalah Indonesiaku

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

16 November 2022

Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kelompok Kerja Guru (KKG) MI Undaan Kudus

 

Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kelompok Kerja Guru (KKG)

 

Kabarmadrasah.com- Sejumlah Kelompok Kerja Guru (POKJA ) KKG MI di Undaan Kudus melaksanakan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan  (PKB) yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Undaan Kidul Kudus, Rabu, 16 Nopember 2022.

Foto kekhidmatan acara pelatihan PKB

Acara berlangsung mulai pukul 07.30 – 10.00 WIB dan ini merupakan acara pembukaan yang akan berlanjut dengan pelatihan-pelatihan berikutnya pada tanggal dan tempat yang ditentukan sesuai Kelompok Kerja masing-masing

Dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus (H Suhadi, S.Ag M.Si), Pengawas Pendidikan Madrasah Kecamatan Undaan (H. Masruchin, S.Ag M.Pd dan Hj. Sri Suryantini, S.Ag.M.Pd), Ketua KKMI Kecamatan Undaan (Supono, S.Pd.I.M.Pd.I.), Kepala MI sekecamatan Undaan, Pengurus Pokja KKG Kudus Jawa Tengah  001, 002, 020, 081 beserta seluruh peserta dari MI sekecamatan Undaan

Serangkaian acara tersebut dikemas mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan-sambutan, penyampaian materi, penyematan tanda peserta pelatihan dan Penutup

 

Dalam sambutan sebagai pengawas madrasah, H. Masruchin, S.Ag.M.Pd menyampaikan  bahwa kita harus bersyukur atas anugerah yang telah diterima , lebih-lebih Undaan telah mendapatkan subsidi dana dari pemerintah melalui Pokja KKG . Beliau berharap agar kegiatan pelatihan ini besar manfaatnya bagi pendidik dan dunia pendidikan dan peserta mendapatkan ilmu yang barokah

 

Lebih lanjut , H. Masruchin,S.Ag.M.Pd juga menyampaikan pembinaannya terkait kompetensi guru yang harus dikuasai antara lain yaitu harus punya ilmu (pedagogik), kepribadian (attitude), sosial yang seimbang dan keprofesionalan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, H. Suhadi,S.Ag M.Si setelah membuka secara resmi acara pelatihan, beliau menyampaikan materi kebijakan Kementerian Agama yang dimulai dengan renstra  ( rencana strategis) untuk 5 tahun mulai tahun 2020 sampai tahun 2024 mendatang

 

Foto bersama pengawas dan wakil peserta saat penyematan tanda peserta

Diantara kebijakan Kementrian Agama yang dimaksud adalah adanya proyek Madrasah Education Quality Reform (MEQR) untuk meningkatkan kualitas tata kelola penyelengaraan pendidikan dasar dan menengah di Kementerian Agama (Kemenag).

Bentuknya antara lain :

1. Managerial : Erkam online yg terdiri dari EDM dan E-RKAM

2. Penilaian : Kinerja, Kompetensi (AKMI)

3. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

4. Pengembangan Data Madrasah (EMIS)

 

Beliau juga menyampaikan materi Moderasi beragama sebagai salah satu dari 7 program prioritas Kementrian Agama selain transformasi digital, kemandirian ponpes, dan lain-lain

 

Dan pada kesimpulannya beliau sampaikan beberapa indikator praktek moderasi beragama yaitu sikap toleran, anti kekerasan, akomodatif dan adaptif terhadap budaya lokal, komitmen kebangsaan

 

Acara ditutup dengan doa oleh KH. Fatkhur Rohman, S.Pd.I peserta dari MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah.

 

Demikian acara pembukaan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kelompok Kerja Guru (KKG) Undaan, semoga bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidik dan pendidikan madrasah

 

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

16 August 2022

Miftahul Falah tanamkan nasionalisme dengan berbagai kegiatan agustusan

 

Kabarmadrasah.com – Berbagai lomba dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan merupakan sebuah tradisi tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghayubagyo kemerdekaan RI yang bertepatan pada tanggal 17 Agustus.


Meski ragam dan jenis lomba yang dilaksanakan tiap tahun cenderung sama, antusiasme masyarakat dalam mengikutinya selalu tinggi. Mulai dari anak-anak hingga orang tua semuanya tidak melewatkan momen seru setiap bulan agustus ini

Perlombaan yang sifatnya sama tiap tahun antara lain lomba makan kerupuk, balap karung, memasukkan pensil dalam botol, sepak bola, dan lain-lain. Namun juga tidak kalah serunya ada saja jenis lomba yang merupakan inovasi baru semisal tarik tambang pakai sarung, estafet sarung, ambil koin pakai mulut baik di ember berisi air maupun di buah semangka yang dilumuri kecap.

 

Termasuk MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah, tahun ini juga tidak mau ketinggalan dalam menyemarakkan tradisi kemerdekaan ini dengan berbagai lomba untuk para siswa.

MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah mengadakan kegiatan di bulan Agustus ini secara terintegrasi dengan kegiatan Kick Off Harlah satu Abad NU, Hari Pramuka ke-61 dan HUT Kemerdekaan RI ke-77

A. Kick Off 1 Abad NU

    Dalam event ini, madrasah mengikuti apel 1 abad NU yang berpusat di Alun-alun simpang 7 Kudus serta mengikuti lomba menggambar logo Nahdlatul Ulama di Gedung Jamiyyatul Hujjaj Kudus ( JHK), berziarah bersama guru dan peserta didik ke Sunan Kudus serta mengunjungi Bazar yang diselenggarakan di JHK Kudus 

B. Hari Pramuka

     Kegiatan-kegiatan kepramukaan dititikberatkan pada pendidikan dasar kepramukaan sesuai usia peserta didik tingkat SD/MI. diantaranya pengenalan baris-berbaris (PBB), Pembentukan Kelompok, KIM Melihat, Permainan Puzzle Tunas kelapa, Permainan kelompok warna, Hiking (jelajah alam) dan puncaknya melaksanakan Upacara HUT Pramuka










C. HUT Kemerdekaan RI

     Perlombaan dalam rangka memeriahkaan Kemerdekaan RI tahun ini berupa sepak bola, estafet sarung, memasukkan pensil ke botol, balap kelereng, mengisi air dengan sedotan. dan puncaknya adalah Upacara Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 2022 nanti diserta penyerahan hadiah pemenang lomba-lomba yang telah diselenggarakan




Bukan sekedar euphoria semata, bukan sekedar ramai-ramai, namun didalamnya dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai edukasi di setiap permainan, nilai persahabatan, nilai perjuangan, nilai sportivitas, nilai nasionalisme dan lain-lain


Semoga dengan adanya acara ini mampu menumbuhkembangkan semangat baru untuk saling bersinergi dalam menggapai cita-cita kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema " pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat".

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

13 June 2022

Inilah Hasil Kejuaraan PORSADIN Kudus tahun 2022

Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah (PORSADIN VI) merupakan ajang silaturahim dan pembinaan santri Diniyah Takmiliyah yang ada di Kabupaten Kudus. Pekan olahraga dan Seni antar Diniyah dilaksanakan secara berkala dua (2) tahun sekali dalam rangka menggali potensi minat dan bakat Santri Diniyah Takmiliyah di Jawa Tengah melalaui jalur berjenjang, disamping itu juga manjadi momentum silaturrahim sebagai warga bangsa dalam mempererat persatuan dengan seluruh warga Diniyah.


Pekan olahraga dan Seni antar Diniyah (PORSADIN VI) Tingkat Kabupaten Kudus yang akan diselenggarakan di MDT Miftahul Ulum Honggosoco Jekulo ini, diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kalangan Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam pengembangan potensi santri Diniyah Takmiliyah khususnya para santri yang ikut berlomba.


Untuk terlaksananya kegiatan PORSADIN VI dengan baik, sekaligus memberikan peluang kepada daerah untuk mengalami perubahan positif maka penyelenggaraan PORSADIN diamanatkan kepada Ke Panitiaan yang di bentuk oleh DPC FKDT Kabupaten Kudus, melalui kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan semua komponen setelah dilakukan penilaian terhadap kemampuan dan peluang Kecamatan, baik secara kualitatif mapun kuantitatif di segala aspek maka MDT Miftahul Ulum Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus dipandang mampu sebagai tuan rumah penyelenggaraan PORSADIN VI Tingkat Kabupaten Kudus Tahun 2022.

Inilah hasil Kejuaraan PORSADIN Tingkat Kabupaten Kudus tahun 2022


Nama PesertaNama MadinAlamat MadinJuaraLombaPa/pPiKec
IRVAN MAULANA SAPUTRAIRSYADUT THOLIBINMediniILari Sprint 60mPutraUndaan
Resi Mahendra Tri AtmajaAl IslamKarangmalangIILari Sprint 60mPutraGebog
Rudi SaputraHidayatul AthfalJati KulonIIILari Sprint 60mPutraJati
KARTIKA FARIHANI ROFIATINUR ROBITHOH AHLISSUNNAH WALJAMA'AHSetrokalanganILari Sprint 60mPutriKaliwungu
Fatin Nur LathifahYanbu'ut TilawahKlumpitIILari Sprint 60mPutriGebog
Intan Aulia CitraTashilul QiroatKlalingIIILari Sprint 60mPutriJekulo
MUHAMMAD ZULKORNAINIRSYADUT THOLIBINMediniILari Sprint 80mPutraUndaan
MOHAMMAD FAWWAZ KARIMI'anatut TholibinRau TenggelesIILari Sprint 80mPutraMejobo
MUHAMMAD FAHRI ANANDA PUTRAMafatihul Huda IIILari Sprint 80mPutraBae
LINDA SUKMA WIJAYAIRSYADUT THOLIBINMediniILari Sprint 80mPutriUndaan
Ghina Rizki PutriDarul MukmininGondosariIILari Sprint 80mPutriGebog
Luthfia Kholifatul Khusna Manbaul Huda HonggosocoIIILari Sprint 80mPutriJekulo
Luthfananda Cahya RamdhaniRoudlotut TholibinJepang PakisITenis Meja Double PutriJati
Luthfiananda Cahya RamandhikaRoudlotut TholibinJepang PakisITenis Meja Double PutriJati
Bintang Adyatma TriYQ 2Kwanaran KajeksanIITenis Meja Double PutriKota
Nani Tasya HamudaYQ 2Kwanaran KajeksanIITenis Meja Double PutriKota
Muhammad Fahman Amiq Noor SDarul Falah IIITenis Meja Double PutriBae
Muhammad CaysarDarul Falah IIITenis Meja Double PutriBae
Luthfananda Cahya RamdhaniRoudlotut TholibinJepang PakisITenis Meja Single PutraJati
Adiska Raka PramudyaAl IstiqomahGarung LorIITenis Meja Single PutraKaliwungu
HULAFA AHNAF FARASTAMRINUT THULLABUndaan LorIIITenis Meja Single PutraUndaan
ANNISA SHOLIKHATIN NURAL ISTIQOMAHGarung LorITenis Meja Single PutriKaliwungu
Ahmad AGUNG WIBOWOHIDAYATUL AULADPrambatan KidulICatur CepatPutraKaliwungu
Rajendra Rakha Rafi AbrarNurul AnwarNgembal KulonIICatur CepatPutraJati
Muhammad Nur IchsanIslamiyah IIICatur CepatPutraKota
ULIYANA ARIESTYA PUTRIMatholiul Falah ICatur CepatPutriDawe
MUHAMMAD ZUHAL MAULA AHBABMiftahul FalahKutukIPidato Bahasa IndonesiaPutraUndaan
ELKA MAULANA ISKANDARMUHAMMADDIYAHBaeIIPidato Bahasa IndonesiaPutraBae
Dzaki ahmad Shidiq An NafiahBulung cangkringIIIPidato Bahasa IndonesiaPutraJekulo
Quen eisha Mahya Matholiul UlumHadipolo IPidato Bahasa IndonesiaPutriJekulo
ADIFA NOVALIA AZZAHRAMUHAMMADDIYAHBaeIIPidato Bahasa IndonesiaPutriBae
NAURA QOTRUNNADA MIFTAHUL HUDAPrambatan LorIIIPidato Bahasa IndonesiaPutriKaliwungu
MUHAMMAD BAYU DWI ALVINOMANBA'UL ULUMKarang BenerIPuisi IslamiPutraBae
Fairuz Adib FikriYanbaul Qur'an 2Kwanaran KajeksanIIPuisi IslamiPutraKota
MUHAMMAD KHOLIS FUADIIRSYADUT THOLIBINMediniIIIPuisi IslamiPutraUndaan
Sania Najma TsaqibSabilul Khoirotil IslamiyahKlumpitIPuisi IslamiPutriGebog
INTAN KAMILIYAMANBA'UL ULUMKarang BenerIIPuisi IslamiPutriBae
SURYA AINA SYAFA AZZAHROIRSYADUT THOLIBINMediniIIIPuisi IslamiPutriUndaan
Muh Ahroz Mafarida DzaljalalDarul IstiqomahGondosariITahfidz Juz AmmaPutraGebog
Ahmad Nailal Faza MajdaMiftahul Huda IITahfidz Juz AmmaPutraJati
MUHAMMAD AZRIL CHUSAINIAl FurqonBaeIIITahfidz Juz AmmaPutraBae
Haura HumairaMafatihul UlumSungginganITahfidz Juz AmmaPutriKota
Naya Lutfiyatus SyarifahMiftahul UlumJekuloIITahfidz Juz AmmaPutriJekulo
Syarifa Adiba MusawaMiftahul UlumLoram KulonIIITahfidz Juz AmmaPutriJati
Praba Candra LukitaMatholiul HudaBurikanIMurottal Wal Imla'PutraKota
Muhammad Syafiur RohmanNurul QuranJekulo KidulIIMurottal Wal Imla'PutraJekulo
Moh Agung Tri PrasetyaNahdlotus SholihinJati WetanIIIMurottal Wal Imla'PutraJati
Rusyda Imzatul AliaAnwarul BadriyahWergu WetanIMurottal Wal Imla'PutriKota
Ajeng KamaratihMiftahul FalahUndaan TengahIIMurottal Wal Imla'PutriUndaan
Salsa Auliya Ummul JannahNahdlotus SholihinJati WetanIIIMurottal Wal Imla'PutriJati
INDAH KUSUMA ANJANIYanabiul Falah ICerdas Cermat Diniyah Jati
RIFQI AUNURROHMANYanabiul Falah ICerdas Cermat Diniyah Jati
FADHIL ALFUZNAYanabiul Falah ICerdas Cermat Diniyah Jati
SYIFAUL MUNARoudlotut TholibinJapan DaweIICerdas Cermat Diniyah Dawe
NAQIYATUL MUNARoudlotut TholibinJapan DaweIICerdas Cermat Diniyah Dawe
KANAYA AZIFATUL NADAWIYAHRoudlotut TholibinJapan DaweIICerdas Cermat Diniyah Dawe
MUHAMMADAQIMUDDIN AL ASKARMUJAHIDIN PAPRINGANIIICerdas Cermat Diniyah Kaliwungu
SINNAURA YASMINE SETYARTAMUJAHIDIN PAPRINGANIIICerdas Cermat Diniyah Kaliwungu
BILQIS AGNIYA'MUJAHIDIN PAPRINGANIIICerdas Cermat Diniyah Kaliwungu
MUHAMMAD RASYA JANUARMafatihul IslamiyahJapan DaweIBulu Tangkis SinglePutraDawe
Farhan AsroryAL ISTIQOMAH IIBulu Tangkis SinglePutraKaliwungu
M. Daffa Hafizd FirdausAn Nafi'ah IIIBulu Tangkis SinglePutraJati
Rida Maharani PutriNURUS SHOFA IBulu Tangkis SinglePutriBae
Nadine Qirana PutriTashilul QiroatKlalingIIBulu Tangkis SinglePutriJekulo
Meysha Arnelia PriandanyHIDAYATUL AULAD IIIBulu Tangkis SinglePutriKaliwungu
Muhammad Rizki AdityaSabilul Khoirotil IslamiyahKlumpitIBulu Tangkis DoublePutraGebog
Muhammad Riski AditiyaSabilul Khoirotil IslamiyahKlumpitIBulu Tangkis DoublePutraGebog
RAZZAN DZAKY AL FAWWAZMiftahul FalahUndaan TengahIIBulu Tangkis DoublePutraUndaan
MUHAMMAD IQBAL FAUZIMiftahul FalahUndaan TengahIIBulu Tangkis DoublePutraUndaan
Khairi FadhilahNURUS SHOFA IIIBulu Tangkis DoublePutraBae
Muhammad Naufal ArrafifNURUS SHOFA IIIBulu Tangkis DoublePutraBae
Gendis Aulia HernowoHidayatul Athfal IBulu Tangkis DoublePutriJati
Lia AnggraeniHidayatul Athfal IBulu Tangkis DoublePutriJati
Dewi HandayaniNURUS SHOFA IIBulu Tangkis DoublePutriBae
Raisha Hasna NabilaNURUS SHOFA IIBulu Tangkis DoublePutriBae
Kirani Syaffira SherinTARBIYATUL AULADGerungIIIBulu Tangkis DoublePutriKaliwungu
Sifa Rifana AgustienTARBIYATUL AULADGerungIIIBulu Tangkis DoublePutriKaliwungu
Muhammad HasanudinIRSYADUL AULAD ASSALAFIYAH IKaligrafiPutraUndaan
Rizki Wildan MuttaqinRoudlotut TholibinKrandonIIKaligrafiPutraKota
Ahmad Fatikhun NajaKudus, 27-01-2011NURUS SHOFAIIIKaligrafiPutraBae
Dian Marsya ElvaretaKudus, 01-05-2011NURUS SHOFAIKaligrafiPutriBae
Nilnal MunaDarussalamPadurenanIIKaligrafiPutriGebog
PUTRI AMELIA FITRIANIIRSYADUL AULAD ASSALAFIYAH IIIKaligrafiPutriUndaan

Untuk itu, kami ucapkan selamat kepada para santri Madin yang telah berjuang dan mendapatkan prestasi yang terbaik. Semoga tetap mampu mempertahankan kejuaraan di ajang PORSADIN Jawa Tengah bulan mendatang. dan untuk yang belum mendapatkan kejuaraan, tetap semangat juga, semoga event mendatang kita dapat meraih prestasi yang lebih gemilang.


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

21 May 2021

Halal bi halal keluarga besar madin Irsyadul Aulad Assalafiyyah Kudus

Kabarmadrasah.com- Setelah tahun kemarin ditiadakan, halal bi halal yang menjadi program tahunan madrasah diniyyah Irsyadul Aulad Assalafiyyah Undaan Lor Kudus tahun ini digelar dengan memperhatikan prokes , mengingat pandemi belum berakhir

Diselenggarakan secara bergilir sesuai dengan urutan tahun wiyata dewan guru, halal bi halal kali ini jatuh di kediaman ustadz Sugiyanto, Jum’at ( 21/05/2021). Acara dimulai pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan susunan acara sebagai berikut :

   1.  Pembukaan

   2.  Qiroatul Qur'an

   3.  Maulid Simtud Duror

   4.  Tahlil

   5.  Sambutan Ka. Madin

   6.  Mauidhoh Hasanah

   7.  Peutup

Dihadiri terbatas oleh segenap pengurus harian madrasah, para ustadz-ustadzah beserta keluarga dan tetangga shohibul bait, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat meski sederhana

 

Dalam sambutannya, K. Ahmad Mahfudhon selaku kepala madrasah diniyyah menyampaikan permohonan maaf  atas kekhilafannya lahir batin kepada dewan guru, juga mengingatkan untuk sama-sama memperbarui niat dalam berjuang di madrasah, dengan keikhlasan dan kedisiplinan

Acara halal bi halal kali ini juga didukung dengan hadirnya group rebana Al-Irsyad yang personilnya mutakhorrijin dari madrasah Irsyadul Aulad Assalafiyyah

Mauidhoh Hasanah sebagai acara inti disampaikan oleh KH. Zainuri Ahmad dari Kudus. Untuk itu, kami persilakan kepada Bapak/Ibu/saudara yang ingin mengikuti mauidhoh beliau, untuk mengambil hikmah dan pelajaran agar menambah keilmuan dan ghiroh dalam berkhidmat di masyarakat ataupun di madrasah 

Silakan dengarkan dengan menekan tombol segitiga  play file di bawah ini dalam format MP3 :


Demikianlah kegiatan halal bi halal madrasah diniyyah Irsyadul Aulad Assalafiyyah tahun ini, semoga membawa barokah bagi kita semua dan bagi kemajuan madrasah, Aamiin

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

05 May 2021

MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah saksi sejarah pembentukan KKGRA dan KKGMI Undaan

 

Kabarmadrasah.com- Setelah pergantian pengurus KKMI, Supono, S.Pd.I,M.Pd.I selaku Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyyah ( KKMI) Kecamatan Undaan yang baru, mengadakan kegiatan sosialisasi sekaligus pembentukan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyyah (KKGMI)

Pembentukan KKG MI dan RA Kec. Undaan Kudus
Selain pembentukan KKGMI, juga dilangsungkan pembentukan Kelompok Kerja Raudlatul Athfal (KKGRA) kecamatan Undaan, yang dalam hal ini juga dipimpin langsung oleh Ketua KKRA baru, Titik Aminati, S.Pd.I

Adalah MI NU Miftahul falah Undaan Tengah dipilih sebagai saksi berlangsungnya kegiatan tersebut karena letaknya yang strategis, berada di tengah-tengah jangkauan madrasah Undaan, pada Rabu (05/05/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut pengawas madrasah H. Masruchin, S.Ag.M.Pd, ketua KKMI baru Supono, S.Pd.I. M.Pd.I, ketua KKRA baru Titik Aminati, S.Pd.I , kepala-kepala MI  dan RA sekecamatan Undaan,  dan bapak/ibu guru RA dan MI sekecamatan undaan sesuai undangan

 

Acara dimulai pada pukul 09.30 WIB dengan susunan acara sebagai berikut; pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Istighosah Asmaul Husna, Sambutan pengantar Ketua KKMI, Pengarahan dari Wasmad, Doa dilanjut Rapat pembentukan Pengurus KKGRA dan MI

 

Ketua KKMI , Supono, S.Pd.I,M.Pd.I menyampaikan: “ Ahsan wasahlan bihudhurikum, sugeng rawuh sugeng pinarakan di tempat yang telah disediakan MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah” ucapnya

Beliau juga  menyampaikan terimakasih kepada MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah yang telah menyediakan tempat pada acara hari ini, juga kepada semua yang telah hadir serta membantu terlaksananya kegiatan ini

 

Sekilas disampaikan bahwa terhitung tanggal 27 April 2021 , beliau diberi amanah sebagai Ketua KKMI baru, untuk bersama-sama bapak/ibu kepala MI memajukan madrasah di Undaan.

“ Kami mengajak bersama-sama memajukan, saling melengkapi untuk perode 3 tahun mendatang ” tegas Supono

Selanjutnya, H. Masruchin, S.Ag.M.Pd selaku Wasmad Undaan menyampaikan sosialisasi tentang KKG berikut dasar hukumnya

Disampaikan bahwa guru harus memiliki kompetensi untuk melakukan adaptasi dan inovasi berkelanjutan, bukan hanya melakukan sesuatu menjadi lebih baik tetapi mencari cara baru yang lebih efektif untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik.

  • KKG dan MGMP/MGBK merupakan wadah bagi guru untuk belajar secara kolaboratif dalam bentuk collective inquiry dan action research.
  • Guru secara bersama-sama membahas dan merefleksikan masalah dalam tugasnya dan mencari solusi bersama serta mencoba menerapkannya dalam pembelajaran.
  • KKG dan MGMP/MGBK memberi ruang  untuk terjadinya career-span learning dan membangun budaya saling asah bagi guru dalam menjalankan tugasnya sebagi seorang professional

Untuk lebih jelasnya bisa baca materi pada slide berikut ini : 

Selepas penyampaian materi sosialisasi dan pengarahan dari pengawas madrasah, acara dilanjutkan dengan rapat pembentukan pengurus KKG MI dan KKG RA. Yang lokasinya dipisah ruang agar lebih konsentrasi.

Acara berlangsung dengan lancar dan selesai pada pukul 13.00 WIB. Semoga ke depannya KKG baik RA maupun MI mampu menjawab tantangan jaman menuju madrasah hebat bermartabat

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com