Selamat datang di Blog Kabarmadrasah,Info Seputar Madrasah dan Regulasi Terbaru. Semoga bermanfaat

Breaking News

29 January 2019

AJAK PERGI , NASEHATI DAN AJARI

Assalamualaikum saudaraku, selamat pagi semua, semoga sehat selalu, yang baru sakit saya do’akan semoga cepat diberi kesembuhan, Amin

Menyelami dunia psikologi anak memang asyik dan menantang, tak jarang orang yang kesehariannya bergelut dengan anak-anak , entah itu orang tua, guru Playgoup, PAUD, RA/TK,SD/MI dan seterusnya seakan tampak lebih muda dibanding dengan teman seusianya yang berprofesi lain.Coba aja cek waktu sahabatku reuni-an teman SMU, atau teman kuliah kalau yang kuliah he he…! Entah karena aura kekanak-kanakan dari anak-anak itu sendiri memancar kepada gurunya atau memang seorang guru dituntut selalu ceria dihadapan anak-anak? Meski tidak sedikit problem yang melanda, baik dari keluarga,saku dan dompet yang tak ada lagi uangnya, atau bahkan sekedar bensin kendaraan yang menipis tapi ga pegang uang ? Anda lebih tahu he he he

Dalam rutinitas sehari-hari, sebagai orang tua yang mempunyai kewajiban mencari nafkah, pergi pagi pulang petang, ibu juga ada yang bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, sehingga mau tak mau anak terpaksa dititipkan kepada pengasuh atau sekolah fullday scholl dengan berbagai alasan. Its oke, itu langkah yang bijak. Namun ada sesuatu yang kurang di sini, yaitu kebersamaan keluarga. Kualitas waktu (Quality time) kebersamaan yang terkurangi ini berjalan dari hari menjadi minggu, minggu jadi bulan, itu perlu diganti dengan mengajak anak-anak pergi jalan-jalan.

Baca Juga Artikel lainnya :


Kegiatan jalan-jalan di sini tidak mengharuskan ke tempat yang jauh dengan biaya yang mahal, tidak begitu. Dalam hal ini, yang penting anak dikenalkan dunia luar, sembari dalam perjalanan, saat melintasi rambu-rambu lalu lintas, kita terangkan warna lampunya ada berapa? Masing-masing makna symbol warna lampu tersebut, dan apa fungsi adanya lampu lalu lintas dan seterusnya.
Dalam dunia pendidikan sekolah, sering kali saya dan mungkin sahabatku semuanya, mengajak kepada anak-anak dalam sepekan atau dua pekan sekali, saat jam pelajaran penjasorkes, untuk keluar jalan kaki atau bersepeda, sekedar menikmati pemandangan sawah di desa.

Dalam perjalanan ini, mereka melihat pemandangan pagi di depan mata. Gunung dengan segala keindahannya yang tampak dari jauh,langit dengan awan tipis-tipisnya yang elok, aktivitas para petani di sawah dalam rangka bekerja mencari nafkah semua itu adalah pembelajaran langsung secara tematik bagi mereka. So…mereka lebih refresh , tidak boring dan garing dijejali pelajaran teoritis di ruang kelas terus.

Anak punya hak untuk berteman dengan orang-orang dewasa agar dapat belajar dari orang-orang dewasa untuk mematangkan jiwanya,menyerapkan ke dalam akalnya beberapa ilmu, hikmah dan pengalaman orang dewasa.Untuk itu, yuk ajak anak-anak kita jalan-jalan, ajari mereka tentang kehidupan,supply mereka ilmu olah pikir dan pengalaman yang lebih luas, agar mereka menerapkan sekaligus, ilmu perngetahuan berbasis pengalaman. Semoga menginspirasi

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
Jangan lupa baca artikel : PORSADIN Kudus 2018

Untuk melihat lebih jauh tentang semua postingan blog kabarmadrasah ini,, silakan kunjungi Daftar Isi ]

Semoga bermanfaat dan jangan lupa  klik tombol like dan Share Terima Kasih
Baca selengkapnya ...

11 January 2019

FKDT Undaan Kudus kawal tertib administrasi madrasah diniyyah

Kudus, Kabarmadrasah.com – Semenjak terpilihnya HM. Tamzil,MT dan H. Hartopo sebagai Bupati Kudus 2018 – 2023 dimana diantara visi dan misi unggulannya adalah memberikan tunjangan  Rp. 1 juta perbulan bagi guru swasta madrasah / sekolah (MI,TPQ,Madin,MTs,MA dan guru swasta lainnya ) , seiring itu pula peran dari Koordinator masing-masing lembaga dituntut untuk menertibkan data dan administrasi yang dibutuhkan.

Diantaranya ada BADKO yang menjadi wadah koordinasi TPQ/RTQ, ada FKDT ( Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyyah ) sebagai wadah koordinasi Madrasah Diniyyah, ada FPPMS (Forum Peduli Pendidikan Madrasah Swasta ) yang menghandle  koordinasi guru swasta madrasah formal (MI,MTs,MA) dan koordinator guru swasta lainnya di lingkungan UPTD Pendidikan. Masing-masing menjadi pusat informasi  data serta kebijakan dari Kabupaten Kudus terkait pendataan, pemberkasan dan pencairan tunjangan tersebut.
FKDT DPAC Undaan sebagai satu contoh, telah mengadakan berbagai kegiatan rapat dan sosialisasi baik kepada Kepala Madin sekecamatan Undaan, maupun kepada tenaga Tata Usaha (TU/Operator) madrasah diniyyah terhitung mulai bulan Nopember  2018 sampai dengan Januari 2019. Tahapan –tahapan usulan/pengajuan calon penerima tunjangan TKGS ( Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta ) tersebut dilakukan dalam rangka memperlancar program, baik dari Propinsi Jawa Tengah , lebih-lebih dari Kabupaten Kudus terkait progtram tunjangan tersebut.

Baca Juga Artikel lainnya :

Memang dari jumlah madin di kecamatan Undaan yang berjumlah 40 lembaga tersebut tidak serta merta semua praktisi pendidikan di dalamnya mahir IT ( Informasi dan Teknologi)  sehingga mempengaruhi cepat lambatnya informasi, daya tangkap kefahaman dan gerak cepat pekerjaan, baik administrasi pengajuan,pemberkasan dan pencairan.

Bertempat di Madrasah Diniyyah Sirojul Huda Undaan Kidul Kudus ( 11/01/2019) . Ketua FKDT DPAC Undaan, Ahmad Suhud,S.Pd.I mengadakan rapat sosialisasi penerimaan buku rekening dan ATM serta sosialisasi laporan bulanan penerima TKGS ( Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta ). Beliau   menyampaiakan beberapa hal terkait perjalanan panjang realisasi visi misi Bupati Kudus terpilih serta menghimbau agar pada waktu pembagian buku tabungan dan ATM sesuai jadual yang telah diedarkan, para guru penerima TKGS wajib hadir sendiri tidak bisa diwakilkan, jika ada yang kerja di luar kota mohon dihubungi dan membawa KTP Asli, imbuhnya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan data penerima secara rinci tiap madrasah di kecamatan Undaan sampai rekapan data penerima TKGS sekabupaten Kudus, baik TPQ, Madin maupun MI dan  lembaga lainnya oleh Bapak Kuswanto,S.Pd.I selaku sekretaris FKDT DPAC Undaan. Paparan lebih lanjut mengenai tata cara pelaporan juga secara detail disampaikan dilanjut sesi tanya jawab seputar kebijakan penerimaan TKGS. Beberapa pertanyan dari peserta rapat menambah gayeng dan interaktif suasana rapat tersebut. Dihadiri oleh Kepala/TU madin sekecamatan Undaan, rapat berlangsung lancar mulai pukul 13.30 s/d 16.30 WIB.

Demikisan artikel tentang  FKDT Undaan Kudus kawal tertib administrasi madrasah diniyyah semoga menjadi pemantik motivasi madrasah untuk senantiasa tertib segalanya baik tertib administrasi, tertib kegiatan belajar mengajarnya dan senantiasa tetap menjaga niat dan keikhlasan guru-guru madrasah dalam menjalankan tugasnya sehingga terwujud Kudus bangkit menuju Kabupaten modern, religi, dan sejahtera

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
Jangan lupa baca artikel : PORSADIN Kudus 2018

Untuk melihat lebih jauh tentang semua postingan blog kabarmadrasah ini,, silakan kunjungi Daftar Isi ]

Semoga bermanfaat dan jangan lupa  klik tombol like dan Share Terima Kasih
Baca selengkapnya ...

10 January 2019

13 Aturan Penggunaan Huruf Kapital ( Huruf Balok)

Kabarmadrasah.com - Bahasa Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat sebagai dampak kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Penggunaannya pun semakin luas dalam beragam ranah pemakaian, baik secara lisan maupun tulis. Oleh karena itu, kita memerlukan buku rujukan yang dapat dijadikan pedoman dan acuan berbagai kalangan pengguna bahasa Indonesia, terutama dalam pemakaian bahasa tulis, secara baik dan benar.
Sehubungan dengan itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menerbitkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Pedoman ini disusun untuk menyempurnakan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indone-sia yang Disempurnakan (PUEYD). Pedoman ini diharapkan dapat mengakomodasi perkembangan bahasa Indonesia yang makin pesat. Demikian kata pengantar dalam buku PUEBI ( Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia ) oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.



Diantara beberapa aturan terkait penulisan tersebut, kami sampaikan 13 aturan penggunaan huruf 

kapital ( huruf balok ) sebagai berikut : 

1.   Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.

Misalnya:
Apa maksudnya?
Dia membaca buku.
Kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.

2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.

Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Halim Perdanakusumah
Wage Rudolf Supratman
Jenderal Kancil
Dewa Pedang
Alessandro Volta
André-Marie Ampère
Mujair
Rudolf Diesel
Catatan:

(1) Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf perta-ma nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran.

Misalnya:
ikan mujair
mesin diesel
5 ampere
10 volt

(2) Huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna ‘anak dari’, seperti bin, binti, boru, dan van, atau huruf pertama kata tugas. Misalnya:

Abdul Rahman bin Zaini
Siti Fatimah binti Salim
Indani boru Sitanggang
Charles Adriaan van Ophuijsen
Ayam Jantan dari Timur
Mutiara dari Selatan

3. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung.

Misalnya:
Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
Orang itu menasihati anaknya, “Berhati-hatilah, Nak!” “Mereka berhasil meraih medali emas,” katanya. “Besok pagi,” kata dia, “mereka akan berangkat.”

4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Islam Alquran
Kristen Alkitab
Hindu Weda
Allah
Tuhan

Allah akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
Ya, Tuhan, bimbinglah hamba-Mu ke jalan yang Engkau beri rahmat.

5. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.

Misalnya:
Sultan Hasanuddin
Mahaputra Yamin
Haji Agus Salim
Imam Hambali
Nabi Ibrahim
Raden Ajeng Kartini
Doktor Mohammad Hatta
Agung Permana, Sarjana Hukum
Irwansyah, Magister Humaniora

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan.

Misalnya:
Selamat datang, Yang Mulia.
Semoga berbahagia, Sultan.
Terima kasih, Kiai.
Selamat pagi, Dokter.
Silakan duduk, Prof.
Mohon izin, Jenderal.

6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta)
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebu-dayaan
Gubernur Papua Barat

7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

Misalnya:
bangsa Indonesia
suku Dani
bahasa Bali

Catatan:
Nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan tidak ditulis dengan huruf awal kapital.

Misalnya:
pengindonesiaan kata asing
keinggris-inggrisan
kejawa-jawaan

8. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya.

Misalnya:
tahun Hijriah
bulan Agustus
hari Jumat
hari Lebaran
tarikh Masehi
bulan Maulid
hari Galungan
hari Natal


          b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah.

Misalnya:
Konferensi Asia Afrika
Perang Dunia II
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Catatan:
Huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama tidak ditulis dengan huruf kapital.

Misalnya:
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.

Baca Juga

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.

Misalnya:
Jakarta Asia Tenggara
Pulau Miangas Amerika Serikat
Bukit Barisan     Jawa Barat
Dataran Tinggi Dieng Danau Toba
Jalan Sulawesi Gunung Semeru
Ngarai Sianok Jazirah Arab
Selat Lombok Lembah Baliem
Sungai Musi Pegunungan Himalaya
Teluk Benggala Tanjung Harapan
Terusan Suez Kecamatan Cicadas
Gang Kelinci Kelurahan Rawamangun

Catatan:
(1) Huruf pertama nama geografi yang bukan nama diri tidak ditulis dengan huruf kapital.

Misalnya:
berlayar ke teluk mandi di sungai
menyeberangi selat berenang di danau

(2) Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital. 
Misalnya:
jeruk bali (Citrus maxima)
kacang bogor (Voandzeia subterranea)
nangka belanda (Anona muricata)
petai cina (Leucaena glauca)

Nama yang disertai nama geografi dan merupakan nama jenis dapat dikontraskan atau disejajarkan dengan nama jenis lain dalam kelompoknya.

Misalnya:
Kita mengenal berbagai macam gula, seperti gula jawa, gula pasir, gula tebu, gula aren, dan gula anggur.
Kunci inggris, kunci tolak, dan kunci ring mempu-nyai fungsi yang berbeda.

Contoh berikut bukan nama jenis.
Dia mengoleksi batik Cirebon, batik Pekalongan, ba-tik Solo, batik Yogyakarta, dan batik Madura.
Selain film Hongkong, juga akan diputar film India, film Korea, dan film Jepang.
Murid-murid sekolah dasar itu menampilkan tari-an Sumatra Selatan, tarian Kalimantan Timur, dan tarian Sulawesi Selatan.

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata
(termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk. Misalnya:

Republik Indonesia
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pida-to Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Lain-nya
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.

Misalnya:
Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
Tulisan itu dimuat dalam majalah Bahasa dan Sastra.
Dia agen surat kabar Sinar Pembangunan.
Ia menyajikan makalah “Penerapan Asas-Asas Hukum Perdata”.

12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singka-tan nama gelar, pangkat, atau sapaan.

Misalnya:
S.H.         sarjana hukum
S.K.M. sarjana kesehatan masyarakat
S.S.         sarjana sastra
M.A. master of arts
M.Hum. magister humaniora
M.Si. magister sains
K.H. kiai haji
Hj.         hajah
Mgr. monseigneur
Pdt.         pendeta
Dg.        daeng
Dt.        datuk
R.A.       raden ayu
St.        sutan
Tb.        tubagus
Dr.        doktor
Prof.       profesor
Tn.       tuan
Ny.       nyonya
Sdr.       saudara

13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai da-lam penyapaan atau pengacuan.

Misalnya:

“Kapan Bapak berangkat?” tanya Hasan. Dendi bertanya, “Itu apa, Bu?” “Silakan duduk, Dik!” kata orang itu.
Surat Saudara telah kami terima dengan baik.

“Hai, Kutu Buku, sedang membaca apa?”
“Bu, saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak.”

Catatan:
(1) Istilah kekerabatan berikut bukan merupakan pe-nyapaan atau pengacuan.

Misalnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.

(2) Kata ganti Anda ditulis dengan huruf awal kapital.
Misalnya:
Sudahkah Anda tahu?
Siapa nama Anda?
Untuk mengetahui lebih jauh tentang aturan-aturan terkait PUEBI silakan Bapak/Ibu mengunduh secara gratis PUEBI ( Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia )

Semoga bermanfaat bagi kita para pendidik, pelajar, praktisi pendidikan, para penulis buku dan artikel, orang tua dalam membimbing putra-putrinya dan secara umum bagi bangsa indonesia

Sumber : Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Edisi Keempat

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
Jangan lupa baca artikel : PORSADIN Kudus 2018

Untuk melihat lebih jauh tentang semua postingan blog kabarmadrasah ini,, silakan kunjungi Daftar Isi ]

Semoga bermanfaat dan jangan lupa  klik tombol like dan Share Terima Kasih
Baca selengkapnya ...

05 January 2019

KKMI Undaan Kudus guyub rukun peringati HAB Kemenag RI tahun 2019

Kudus, Kabarmadrasah.com –Dalam rangka HAB Kemenag RI ke-73 tahun 2019,  KKMI ( Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyyah ) Kecamatan Undaan beserta steakholder yang ada, IGRA ( Ikatan Guru Raudlatul Athfal), BKGASN  menyelenggarakan berbagai macam kegiatan dan perlombaan 

Hari Amal Bhakti ( HAB ) Kementriaan Agama RI ke-73 tahun 2019 yang mengusung tema Jaga Kebersamaan Ummat ini  menginspirasi  berbagai kegiatan untuk mengedepankan kebersamaan dalam berbagai hal.
http://www.kabarmadrasah.com/
Sejumlah Kegiatan yang direncanakan dan sudah terselenggara dengan lancar dan meriah tersebut adalah : 
1. Bulu Tangkis 
Bulu tangkis ini diperuntukkan bagi  Bapak guru MI se –Kecamatan Undaan ( Sabtu – Ahad, 22 s/d 23 Desember 2018 ) bertempat di Balai Desa Undaan Kidul Kudus
2. Keteklek 
Lomba jalan Keteklek diperuntukkan bagi Ibu guru RA dan MI  se-Kecamatan Undaan ( Ahad, 23 Desember 2018 di Halaman Balai Desa Undaan Kidul Kudus
3. Istighotsah 
Istighosah dan Do’a bersama diselenggarakan di Kantor KKMI Undaan  tangal 3 Januari 2019 dihadiri  oleh para sesepuh madrasah, kepala madrasah dan BKGASN  Kecamatan Undaan Kudus 
4. Jalan Sehat 
Jalan sehat ini merupakan puncak acara HAB Kemenag ke -73 Kecamatan Undaan dengan rute keliling Desa Gatet Undaan Kidul  Kudus  pada hari Sabtu, 5 Januari 2019

Dalam Opening Ceremony jalan sehat, KH. Aly Murtafiin, S.Pd.I yang juga sebagai Ketua KKMI Undaan menyampaikan dalam laporannya bahwa Event jalan sehat dalam rangka HAB Kemenag RI ke -73 Kecamatan Undaan 2019 ini setidaknya diikuti sekirtar 800 peserta. Beliau sangat berterimakasih atas kekompakan dan kebersamaan yang sudah terjalin selama ini.

Baca Juga


Lebih lanjut, H. Sukarjo, S.Ag. M.Pd yang memberikan sambutan atas nama Kapokjawas Kudus sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada praktisi pendidikan madrasah di Undaan yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan positif dalam rangka HAB Kemenag tahun ini. "Undaan ini satu-satunya kecamatan di Kudus yang menyelenggarakan kegiatan HAB ke 73 tahun ini dengan spektakuler ", tegasnya.

Harapan beliau, semoga apa yang telah kita lakukan ini, dengan semangat kekompakan dan kebersamaan bisa memotivasi kita dan masyarakat untuk ikut  "memiliki  madrasah"  agar madrasah dapat menghasilkan output  generasi yang Unggul dalam mutu, santun dalam perilaku, Sholih dam Sholihah, Amin
http://www.kabarmadrasah.com/
Opening Ceremony ditutup dengan barokah doa oleh waspenma Undaan Bapak H. Masruchin, S.Ag.,M.Pd dilanjutkan pelepasan balon dan bunyi petasan tanda dimulainya jalan sehat.

Kegiatan jalan sehat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 dari MI se-Kecamatan Undaan beserta seluruh Dewan Guru RA dan MI se-Kecamatan Undaan, Juga tidak ketinggalan diikuti tamu kehormatan dari Kapokjawas Kankemenag Kab Kudus dan instansi terkait, perwakilan dari berbagai instansi baik dari kantor Kecamatan, BLUD Puskesmas , Polsek dan  Koramil Kec Undaan. Juga tidak ketinggalan dari anggota DRPD II Kudus 

Jalan sehat berlangsung dengan meriah dengan antuisiasme dari peserta dan warga setempat yang begitu tinggi , lebih-lebih acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Drum Band madrasah di Undaan yang sangat memukau, serta tampilan drama, tarian dan lainnya.
Dalam event kegiatan HAB ke-73 Kemenag ini disediakan berbagai macam hadiah dan doorprize yang menarik, sehingga menambah semangat peserta untuk mengikuti event jalan sehat sampai selesai

Demikian artikel KKMI Undaan Kudus guyub rukun peringati HAB Kemenag RI tahun  2019 semoga bermanfaat bagi kita semua dalam memotivasi diri untuk meraih Madrasah Hebat Bermartabat

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
Jangan lupa baca artikel : PORSADIN Kudus 2018

Untuk melihat lebih jauh tentang semua postingan blog kabarmadrasah ini,, silakan kunjungi Daftar Isi ]

Semoga bermanfaat dan jangan lupa  klik tombol like dan Share Terima Kasih
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com