Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

28 July 2026

KKGMI Kecamatan Undaan Gelar Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan KKTP Guru Kelas 3, 4, dan PJOK

 

Kudus, 28 Juli 2026 – Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kecamatan Undaan menggelar Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) bagi guru kelas 3, kelas 4, dan guru PJOK Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Undaan. Kegiatan berlangsung di MI NU Maslakul Falah Glagahwaru, Selasa (28/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB.


Workshop ini menghadirkan Pengawas Madrasah Kecamatan Undaan, H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Istifaizah, S.Pd.I., M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang berkualitas, sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.

Dalam pemaparannya, para narasumber memberikan penguatan mengenai penyusunan modul ajar, alur tujuan pembelajaran, KKTP, serta administrasi pembelajaran yang efektif, praktis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas proses belajar murid.

Pengawas Madrasah Kecamatan Undaan, H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan pentingnya perangkat pembelajaran yang disusun secara matang sebagai pedoman guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Beliau memaparkan 6 hal yang menjadi persiapan guru di awal tahun ajaran 2026/2027 : 1) Mempelajari alender Pendidian (Kaldik), 2) Menyusun administrasi guru, 3) Mempelajari Capaian Pembeajaran (CP), 4) Menyiapan Modu Ajar, 5) Menyiapkan Asesmen Awal, 6) Menata Lingunga Kelas

"Perangkat pembelajaran bukan sekadar kelengkapan administrasi, tetapi merupakan panduan utama bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang terarah, bermakna, dan berpihak kepada murid. Oleh karena itu, setiap guru perlu menyusunnya dengan cermat sesuai karakteristik madrasah dan kebutuhan belajar murid," ujar H. Noor Yadi.

Dan di akhir pemaparan, H.Noor Yadi mengulas akan Panca Cinta dalam Kurikulum Merdeka


Sementara itu, Istifaizah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa penyusunan KKTP harus benar-benar menggambarkan ketercapaian tujuan pembelajaran yang dapat diukur secara jelas.

"KKTP harus disusun secara sederhana, jelas, dan terukur agar mampu menjadi acuan guru dalam melakukan asesmen sekaligus memberikan umpan balik terhadap perkembangan belajar murid," jelas Istifaizah.

Dengan berdasarkan Tujuan Pemelajaran yang telah dibuat sebelumnya, Kalender Pendidikan yang teah dikeluakan oleh lembaga, peserta worshop diajak mengebangan KKTP dan menganalisis Minggu Efektif , Minggu Tidak Efektif, JTM tiap mapel.


Ketua KKGMI Kecamatan Undaan, H. Supono, S.Pd.I., M.Pd.I., berharap kegiatan ini mampu meningkatkan profesionalisme guru sekaligus menyamakan persepsi dalam penyusunan administrasi pembelajaran di seluruh Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Undaan.

Melalui workshop ini, para peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga melakukan praktik penyusunan perangkat pembelajaran secara langsung dengan pendampingan narasumber. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat diterapkan di masing-masing madrasah sehingga proses pembelajaran menjadi semakin berkualitas, efektif, dan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kecamatan Undaan

 

Baca selengkapnya ...

09 July 2026

Perkuat Profesionalisme Guru Sambut Tahun Ajaran 2026/2027, KKMI Undaan Gelar Bimtek Penyusunan Administrasi Pembelajaran

 

Kudus – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Administrasi Pembelajaran Guru Terintegrasi KBC sebagai langkah strategis mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran pada Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di RM Wetan Tanggul Medini, Undaan, Kamis (9/7/2026), dan diikuti oleh perwakilan guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Undaan.

H.Noor Yadi saat memberikan materi

Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat KKMI Kecamatan Undaan yang menekankan pentingnya penyusunan administrasi pembelajaran secara terpadu, selaras dengan implementasi kurikulum, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah.

Selain dihadiri oleh Pengawas Madrasah Keccamatan Undaan, juga para pengurus KKMI ikut hadir,  dan setiap madrasah mengirimkan empat orang guru yang mewakili Fase A, Fase B, Fase C, dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya memperoleh penguatan materi, tetapi juga menyusun perangkat pembelajaran secara langsung dengan pendampingan narasumber  H. Noor Yadi, S.Pd.I.,M.Pd.I dan fasilitator Ibu Istifaizah, M.Pd.I

Antusiasme peserta Bimtek

Ketua KKMI Kecamatan Undaan, H.Supono, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi forum kolaboratif bagi guru untuk menyamakan persepsi sekaligus menghasilkan administrasi pembelajaran yang berkualitas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesamaan pemahaman dalam penyusunan administrasi pembelajaran sehingga setiap guru memiliki perangkat yang berkualitas, mudah diimplementasikan, dan mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik," ujarnya.

Suasana bimtek berlangsung interaktif. Para peserta membawa perangkat komputer jinjing masing-masing untuk menyusun dokumen pembelajaran secara mandiri. Diskusi antarguru pun berlangsung dinamis tentang Capaian Pembelajaran (CP) dan  penyusunan tujuan pembelajaran(TP) , ATP, hingga penyesuaian perangkat dengan karakteristik peserta didik di masing-masing madrasah.

Pengawas Madrasah Kecamatan Undaan, H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I., yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas komitmen KKMI dalam meningkatkan kompetensi guru melalui forum berbagi praktik baik dan kolaborasi profesional.

"Administrasi pembelajaran bukan sekadar kelengkapan dokumen, melainkan instrumen yang menjadi pedoman guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara sistematis. Saya mengapresiasi KKMI Kecamatan Undaan yang terus menghadirkan ruang kolaborasi seperti ini agar kualitas pembelajaran di madrasah semakin baik dan berdampak nyata terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik," tutur Noor Yadi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat pembelajaran yang telah disusun tidak berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan benar-benar menjadi acuan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas sehingga mampu menghadirkan proses belajar yang aktif, efektif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui kegiatan ini, KKMI Kecamatan Undaan berharap seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah semakin siap menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027 dengan perangkat pembelajaran yang lebih terstruktur, adaptif, dan berkualitas. Semangat kolaborasi yang dibangun dalam forum tersebut diharapkan menjadi budaya kerja bersama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, profesional, dan responsif terhadap perkembangan  zaman

 

 

Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com