Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News
Showing posts with label Beranda. Show all posts
Showing posts with label Beranda. Show all posts

16 February 2026

Ziarah Massal Desa Sambung 2026 : Meneguhkan Tauhid, Mengingatkan Akhirat dan Muliakan Kaum Dhuafa

Ahad Pon, 15 Februari 2026 M bertepatan 27 Sya’ban 1447 H, Pemerintah Desa Sambung Undaan Kudus bersinergi  dengan NU sebanom kembali menggelar Ziarah Massal dan Tahlilan Umum di Makam Muslim Desa Sambung. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB ini berlangsung khidmat, penuh doa dan renungan.


Hadir dalam kegiatan ini, ibu Astuti Widyawati,S.Pd (Kepala Desa Sambung ) beserta perangkat Desa, BPD beserta jajarannya, Sesepuh Desa dan seluruh pengurus NU sebanom,serta masyarakat yang menempatkan diri di atas makam ahli qubur masing-masing.

Tausiyah disampaikan oleh KH. Nor Halim Ma'ruf dari Kudus, yang memberikan nasihat mendalam tentang akhirat, kemuliaan kaum dhuafa, pentingnya ilmu, serta penguatan tauhid dalam urusan rezeki.

Beliau mengingatkan jamaah: “Jangan sampai senang yang berlebihan sampai melupakan akhirat.”

Dunia hanyalah persinggahan. Terlalu tenggelam dalam kesenangan bisa melalaikan manusia dari kematian yang pasti datang. Karena itu, beliau mengajak untuk selalu memusatkan perhatian pada kehidupan setelah kematian.

Ziarah kubur disebutnya sebagai “survey rumah masa depan.” Sebuah ungkapan sederhana namun sangat menggugah. Kubur adalah tempat tinggal sementara sebelum hari kebangkitan. Maka berziarah sejatinya adalah momentum muhasabah atau instrospeksi diri

KH. Nor Halim Ma'ruf  menyampaikan tausiyah yang kami coba rangkum beberapa catatan sebagai berikut :

Tujuan utama kegiatan ziarah masal antara lain :

1. Majlis Silaturrahim, antar sesama warga

2. Do'a bersama, memohon nuzulurrrahmah dan maghfiroh bagi seluruh ahli kubur muslimin dan muslimat.

3. Bungahake lan ngayemke ahli qubur, membahagiakan para ahli kubur dengan salam,doa dan bacaan kalimah thoyyibah 

Beliau juga menyampaikan makna dari sebuah hadis Nabi, bahwa: “Paling ayem-ayeme wong mukmin neng alam kubur iku nalika diziarahi wong sing paling disenengi wektu neng alam dunya.”

(Saat paling menenangkan bagi ahli kubur mukmin adalah ketika diziarahi oleh orang yang paling ia cintai semasa hidupnya.) Betapa besar nilai sebuah kunjungan dan doa dari keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta.

4. Menguatkan iman dan kesadaran akan kehidupan akhirat.

Dalam tausiyahnya, beliau tidak hanya menghormati para kyai, tokoh masyarakat dan pejabat, tetapi secara khusus memberikan penghormatan kepada fuqoro dan masakin.

“Mulyane wong ora nduwe.”

Kemuliaan orang miskin seringkali justru karena ketulusan dan kedekatan mereka kepada Allah. Doa mereka menjadi pilar kebaikan umat, berdampingan dengan kedermawanan orang kaya dan ilmunya para alim.

Pesan ini menjadi refleksi sosial bahwa ukuran kemuliaan bukan pada harta, tetapi pada ketakwaan.

Pentingnya Ilmu Alat: Nahwu, Balaghah, dan Alfiyah

Beliau juga menekankan pentingnya ilmu alat dalam memahami Al-Qur’an dan dawuh-dawuh agama, seperti: Ilmu Nahwu,Ilmu balaghah dan Alfiyah sebagai dasar kaidah bahasa Arab. Tanpa penguasaan ilmu alat, seseorang bisa keliru dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Pemahaman agama tidak cukup hanya dengan terjemahan, tetapi membutuhkan kedalaman ilmu agar tidak salah makna.

Pesan ini sekaligus menjadi penguat tradisi pesantren yang menjaga sanad keilmuan dan ketelitian dalam memahami teks suci.

Menguatkan Tauhid dalam Urusan Rezeki

Di akhir tausiyah, beliau menguatkan aspek ketauhidan, khususnya dalam hal rezeki. Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Setiap manusia memiliki ukuran masing-masing. Tidak perlu iri, tidak perlu risau berlebihan, apalagi sampai menghalalkan segala cara. Dalam hal ini beliau mengingatkan saat bayi masih dalam kandungan sang ibu, Allah-lah yang mengatur rezekinya melalui Air Susu Ibu.(ASI).

Rezeki bukan semata hasil kerja keras, tetapi juga ketetapan Allah. Tugas manusia adalah berikhtiar dan bertawakal kepada Allah.. Allah SWT bersifat Wasiur Rohmah, luas welase, maka jangan takut dan khawatir  akan rizqi

Ziarah sebagai pengingat akhir kehidupan

Beliau juga mengingatkan tentang bahaya takabur tidak mau beribadah. Api neraka dinyalakan bagi orang-orang yang sombong. Kesombongan dapat menutup pintu hidayah dan menghancurkan amal.

Dengan berziarah, manusia diingatkan bahwa semua akan kembali ke tanah. Jabatan, harta, dan kebanggaan dunia tidak akan dibawa kecuali amal saleh.

Untuk itu , beliau berpesan agar berusaha bagaimana agar kelak makam (alam kubur ) kita nanti menjadi raudloh min riyadlil jinan ( taman dari pertamanan surga) dengan menguatkan syahadat kita, ibadah, puasa,zakat dan haji jika sudah mampu.

Beliau menyampaikan dan mengingatkan bahwa alam kubur, (yang pastinya kita akan memasukinya) adalah kawit kawitane panggonan ning alam akhirat, sing sopo wonge selamet ora kena siksa qubur mergo ibadahe tethes, maka alam quburnya menjadi raudhoh min riyadlil Jinan, tetapi sebaliknya, jika di alam kubur tidak selamat, mendapat siksa maka dikhawatirkan di alam-alam akhirat berikutnya tidak selamat

Diantara hal yang menjadikan siksa kubur kebanyakan dari hal kebersihan dari najis air kencing, maka berhati-hatilah terutama dalam hal kebersihan 

Menjaga Tradisi, Menjaga Kesadaran

Ziarah massal Desa Sambung Undaan Kudus bukan sekadar agenda rutin, tetapi sarana memperkuat ukhuwah, melestarikan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdhiyyah, serta memperdalam kesadaran spiritual masyarakat.

Semoga doa yang dipanjatkan menjadi wasilah turunnya rahmat dan ampunan bagi para ahli kubur, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempersiapkan bekal terbaik sebelum tiba saat menempati “rumah masa depan.”

Baca selengkapnya ...

01 January 2026

Liburanku yang sangat berkesan

Liburan adalah waktu yang dinantikan setiap siswa. Di kelas 3 MI NU Miftahul Falah, teman-teman belajar bagaimana mengubah pengalaman liburan menjadi tulisan yang menarik melalui materi literasi menulis. Dengan mengikuti langkah-langkah yang mudah, kita bisa menyimpan momen indah liburan dalam bentuk cerita yang jelas dan menyenangkan.


 TUJUAN PEMBELAJARAN

 1. Siswa dapat menjelaskan pengalaman liburan secara tertulis dengan kalimat yang benar.

​2. Siswa mampu menyusun tulisan dengan struktur yang jelas: awal, tengah, dan akhir.

​3. Siswa dapat menggunakan kata-kata deskriptif untuk membuat tulisan lebih hidup.


 LANGKAH-LANGKAH MENULIS CERITA LIBURAN

 1. Mengingat Momen Liburan

Pertama, pikirkan bagian liburan yang paling kamu suka. Apakah itu pergi ke tempat wisata, bermain bersama keluarga, atau melakukan aktivitas khusus? Catat poin-poin penting seperti:

 - Kapan liburan itu terjadi?

​- Siapa yang kamu ajak bersama?

​- Dimana tempat yang kamu kunjungi atau aktivitas yang kamu lakukan?

 2. Menyusun Struktur Tulisan

 - Awal: Ceritakan secara singkat tentang liburan kamu (misalnya: "Liburan akhir semester kemarin aku sangat senang karena ayah membawa aku ke taman bermain di kota Kudus.").

​- Tengah: Jelaskan secara rinci apa yang kamu lakukan, apa yang kamu lihat, rasakan, dan alami (misalnya: "Di taman bermain, aku naik kereta kecil yang berkeliling taman. Udara segar menyentuh wajahku dan aku melihat banyak pohon hijau di sekelilingnya. Keluarga kami juga makan makanan ringan bersama di taman.").

​- Akhir: Ceritakan kesanmu tentang liburan tersebut (misalnya: "Liburan itu sangat menyenangkan. Aku berharap bisa pergi lagi ke taman bermain bersama keluarga ku nanti.").

 3. Menulis dan Mengecek Tulisan

 Setelah menyusun poin-poinnya, tulis cerita liburanmu secara lengkap. Jangan lupa mengecek ejaan dan tanda baca agar tulisanmu mudah dibaca.

 CONTOH :

 Liburanku ke Pantai

"Liburan kemarin aku pergi ke pantai bersama keluarga. Kami berangkat pagi hari dengan mobil. Saat tiba di pantai, aku melihat air laut yang biru dan pasir yang putih bersih. Aku bermain pasir membuat benteng dan berenang bersama adikku. Ayah mengambil banyak foto kenang-kenangan. Kami pulang sore hari dengan perut yang kenyang karena makan ikan bakar yang lezat. Liburan ke pantai itu adalah liburan terbaik yang pernah aku alami."

Dengan belajar menulis cerita liburan, teman-teman kelas 3 MI NU Miftahul Falah tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga mampu menyimpan kenangan indah dalam bentuk tulisan yang bisa dibaca kembali kapan saja. Selamat mencoba menulis cerita liburanmu sendiri!

Baca selengkapnya ...

31 December 2025

Menjemput Futuh Qur’ani: Silaturahmi RTQ Al-Irsyad ke Ndalem KH. Ulil Albab Arwani

Undaan Lor, Kudus — Rabu, 31 Desember 2025 menjadi hari yang penuh makna bagi keluarga besar Madrasah RTQ (Raudhoh Tarbiyatil Qur’an) Al-Irsyad Undaan Lor Kauman Kudus. Pada hari ini, RTQ Al-Irsyad berkesempatan melaksanakan silaturahmi ke ndalem Romo KH. Ulil Albab Arwani, pengasuh Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus.


Rombongan silaturahmi terdiri dari para ustadz dan ustadzah RTQ Al-Irsyad, seluruh santri RTQ peserta Ujian Yanbu’a tahun pelajaran ini, serta santri kelas 6 Madrasah Diniyah Irsyadul Aulad Assalafiyyah. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, sederhana, namun sarat dengan nilai keberkahan dan keteladanan.

Maksud dan tujuan silaturahmi disampaikan secara langsung oleh Kyai Ahmad Mahfudhon selaku sesepuh madrasah kepada Romo KH. Ulil Albab Arwani. Beliau menyampaikan pesan kepada para santri agar semangat dalam belajarnya, mengulang-ulang hafalannya, dan diikuti berdoa kepada Allah SWT. 

Beliau juga mendoakan dan mentalqin doa' untuk diikuti bersama setelahnya agar para santri RTQ Al-Irsyad senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, serta keberkahan dalam menuntut ilmu Al-Qur’an, khususnya bagi santri yang tengah mengikuti Ujian Yanbu’a.


Dalam kesempatan tersebut, Romo KH. Ulil Albab Arwani memberikan beberapa nasehat yang sangat berharga. Beliau mendoakan agar para santri mendapatkan futuh dari Allah SWT, sehingga ilmu yang dipelajari tidak hanya mampu dibaca dan dihafalkan, tetapi juga membawa manfaat, keberkahan, serta mengantarkan pada akhlak yang mulia.

Selain itu, Romo KH. Ulil Albab juga menyampaikan pesan khusus kepada para ustadz dan ustadzah agar senantiasa bersabar, istiqomah, dan ikhlas dalam mendidik serta mengajar para santri. Menurut beliau, keikhlasan dan konsistensi guru merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan Al-Qur’an.

Sebagai penutup nasehatnya, beliau juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang erat dengan Al-Qur’an setiap hari, dengan pesan agar tidak kurang dari membaca 4 halaman atau 2 lembar Al-Qur’an dalam keseharian. Pesan ini menjadi pengingat bersama bahwa keberkahan hidup seorang penuntut ilmu Al-Qur’an terletak pada kedekatannya dengan Kalamullah secara istiqomah.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan mampu menambah semangat para santri dalam belajar dan mengamalkan Al-Qur’an, serta menguatkan komitmen para pendidik dalam mengabdikan diri di jalan pendidikan Qur’ani. Semoga langkah kecil ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi seluruh keluarga besar RTQ Al-Irsyad Undaan Lor Kauman Kudus.

Baca selengkapnya ...

07 December 2025

MI NU Miftahul Falah galang dan salurkan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera

MI NU Miftahul Falah Galang dana Salurkan Donasi Peduli Bencana untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara



Kudus, 7 Desember 2025 — Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah melalui kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aksi solidaritas ini menjadi bagian dari pendidikan karakter kepada peserta didik agar memiliki kepekaan, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.

Penggalangan donasi dilakukan setelah apel harian dan doa' bersama Asmaul Husna. Sebelum penggalangan dana dimulai, Ahmad Yunus, M Pd. selaku kepala madrasah memberikan beberapa informasi kejadian bencana di beberapa wilayah di Indonesia, diantaranya di Aceh, Sumatra, serta pentingnya solidaritas antar sesama. Melalui koordinasi madrasah, wali kelas, dan dukungan penuh dari orang tua murid diharapkan doa' kekuatan dan kesabaran atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air.

Antusiasme peserta didik sangat tinggi. Mereka tidak hanya menyisihkan sebagian uang saku, tetapi juga menunjukkan semangat berbagi yang tulus untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Dan Alhamdulillah dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 4.077.000,-( Empat juta tujuh puluh tujuh ribu rupiah)

Dana tersebut selanjutnya langsung dikirimkan melalui UPZ Kemenag Kabupaten Kudus dan secara berjenjang akan disalurkan oleh Tim Bantuan Sosial Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir.

Kepala MI NU Miftahul Falah, Ahmad Yunus, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi seluruh warga madrasah. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik mengenai pentingnya kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami bangga melihat semangat para guru dan anak-anak dan dukungan para orang tua. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah dan meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra. Madrasah selalu berupaya menanamkan pendidikan karakter melalui kegiatan nyata seperti ini,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk empati, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat karakter rahmatan lil ‘alamin dalam lingkungan madrasah, sesuai dengan visi MI NU Miftahul Falah dalam membentuk generasi berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab.

Madrasah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak

Baca selengkapnya ...

04 December 2025

KKMI Undaan adakan Workshop administrasi Kokurikuler Madrasah

Undaan, 4 Desember 2025 — Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru-guru MI. Kegiatan kali ini dikemas dalam Workshop Penyusunan Perangkat Administrasi Asesmen Kokurikuler dan Implementasinya di RDM (Raport Digital Madrasah) yang bertempat di MI NU Tamrinut Thullab Undaan Lor, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Workshop ini dihadiri oleh Ketua KKMI Undaan, H.Supono,S.Pd.I.M.Pd.I beserta pengurus Harian KKMI Undaan, para ketua serta dua anggota KKGMI Kelas 1–6, KKGMI PAI, dan KKGMI PJOK.

Workshop ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama, yaitu:

  1. 1. Meningkatkan keterampilan guru dalam administrasi asesmen kokurikuler
    Asesmen kokurikuler merupakan bagian integral dari Kurikulum Merdeka dan pembaruan Kurikulum PAI. Melalui kegiatan ini, guru dibimbing memahami penyusunan administrasi secara benar dan sistematis, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil asesmen.
  2. 2. Mengoptimalkan pemanfaatan RDM (Raport Digital Madrasah)
    Sebagai aplikasi resmi penilaian madrasah, RDM menuntut kemampuan guru dalam mengolah data asesmen secara digital. Workshop ini menjadi ruang untuk belajar bersama, berdiskusi, serta melakukan praktik langsung.
  3. 3. Menyamakan persepsi antar madrasah di bawah KKMI Undaan
    Kegiatan kolektif ini diharapkan mampu menciptakan penyusunan perangkat administrasi yang seragam, rapi, dan selaras dengan panduan resmi Kementerian Agama.

Workshop menghadirkan narasumber kompeten, Ibu Istifaizah, S.Pd.I., M.Pd. dari MI NU Nahdlatus Shibyan


.

Dalam sambutannya, H. Karjin, S.Ag., M.Pd.I., selaku Pengurus KKMI Undaan, menegaskan bahwa kegiatan ini  untuk mendorong kemajuan bersama di lingkungan madrasah. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan keseragaman administrasi demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • a. Bedah panduan Kokurikuler pada Madrasah
  • b. Konsep dasar asesmen kokurikuler
  • c. Teknik penyusunan perangkat administrasi
  • d. Penerapan perangkat administrasi dalam pengerjaan di RDM

Para peserta diwajibkan membawa laptop untuk praktik penyusunan administrasi secara langsung, sehingga materi dapat dipahami dan diterapkan dengan optimal.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi pembelajaran di seluruh MI se-Kecamatan Undaan. Dengan peningkatan keterampilan guru dalam asesmen serta pengelolaan data digital, madrasah dapat memperbaiki mutu layanan pendidikan serta meningkatkan capaian belajar peserta didik.

KKMI Undaan berkomitmen menjadi wadah kolaborasi dan peningkatan kualitas SDM guru agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam sistem administrasi berbasis digital.

Workshop ini bukan hanya ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pendidik MI di Kecamatan Undaan. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan semakin profesional, terampil, dan siap menghadapi tuntutan administrasi pendidikan modern.

 


Baca selengkapnya ...

30 November 2025

Siap ASAS Mapel PJOK Kelas 3 MI

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan mata pelajaran yang bertujuan mengembangkan kebugaran jasmani, keterampilan gerak, sportivitas, serta kebiasaan hidup sehat. Pada kelas 3 MI, peserta didik mempelajari berbagai gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, serta keterampilan dasar permainan sederhana. Artikel ini merangkum materi penting PJOK kelas 3 MI sesuai kisi-kisi yang diberikan, dilengkapi latihan soal dan kunci jawabannya sebagai sarana belajar siswa.


A. RINGKASAN MATERI PJOK KELAS 3

1. Jalan, Lari, dan Lompat (Gerak Lokomotor)

a. Pengertian Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu titik ke titik lain.

b. Jenis Gerakan Lokomotor di Kelas 3

  • Jalan (Walking)
    Perpindahan tubuh dengan melangkahkan kaki satu per satu.
  • Lari (Running)
    Gerak cepat dengan kedua kaki melayang sesaat.
  • Loncat / Lompat (Jumping)
    Gerakan menolak tubuh ke atas atau ke depan.

c. Manfaat Jalan Pagi

  • Menyehatkan jantung
  • Meningkatkan kebugaran
  • Memupuk kebiasaan hidup sehat
  • Melancarkan pernapasan

d. Ayunan Tangan Ketika Berjalan

Ayunan tangan yang benar membantu menjaga keseimbangan dan ritme saat berjalan.

e. Loncat Katak

Gerakan melompat sambil menirukan posisi katak: jongkok → meloncat ke depan.

f. Lari Zig-Zag

Lari berbelok-belok melewati rintangan untuk melatih kelincahan.

g. Lari Estafet

Lari sambil bergantian membawa tongkat estafet sebelum diberikan ke pelari berikutnya.

h. Manfaat Olahraga Lari

  • Melatih pernapasan
  • Menambah kekuatan otot kaki
  • Menjaga kebugaran tubuh
  • Meningkatkan kecepatan dan daya tahan

2. Gerak Dasar Non Lokomotor

a. Pengertian Non Lokomotor

Gerak non lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat.

b. Contoh Gerak Nonlokomotor

  • Mengayun lengan
  • Memutar badan
  • Menekuk lutut
  • Membungkuk
  • Mengangkat tangan

c. Tujuan Mengayun Lengan ke Depan

  • Melatih kelenturan bahu
  • Melancarkan peredaran darah
  • Meningkatkan kelenturan otot tangan

d. Sikap Awal Gerakan Ayunan Dua Tangan

  • Berdiri tegak
  • Kaki dibuka selebar bahu
  • Tangan rileks di samping tubuh

e. Tujuan Gerak Non Lokomotor Membentuk Huruf T

  • Melatih keseimbangan
  • Melatih kekuatan otot tangan dan bahu

f. Perbedaan Lokomotor dan Non Lokomotor

Lokomotor : berpindah tempat,contoh : berjalan, berlari

Non Lokomotor : tidak berpindah tempat, Contoh : memutar,menekuk,mengayun


3. Melempar, Menangkap, dan Menendang Bola

a. Teknik Dasar Bola Kasti

  • Melempar bola
  • Menangkap bola
  • Memukul bola
  • Berlari menuju base

b. Jenis Lemparan dalam Kasti

  1. Lemparan bawah
  2. Lemparan samping
  3. Lemparan atas

c. Lemparan yang Baik dalam Kasti

  • Arah lemparan tepat
  • Kekuatan sesuai kebutuhan
  • Sikap badan seimbang

d. Nama Lain Menendang Bola dengan Punggung Kaki

Instep kick

e. Permainan Boy-Boyan

Game tradisional melempar bola ke tumpukan pecahan genting atau kaleng.

f. Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam

  • Kaki ditarik ke belakang
  • Bidik bola pada bagian tengah
  • Sentuh bola dengan sisi dalam kaki

I. Pilihan Ganda (35 Soal)

Pilihlah jawaban yang paling benar!

  1. Gerakan berpindah tempat disebut gerakan ….
    a. Lokomotor
    b. Nonlokomotor
    c. Manipulatif
    d. Ritmik
  2. Contoh gerakan lokomotor adalah ….
    a. Memutar
    b. Mengayun
    c. Berjalan
    d. Menekuk
  3. Manfaat jalan pagi adalah ….
    a. Mengantuk
    b. Menyegarkan tubuh
    c. Membuat capek
    d. Menguras tenaga
  4. Ayunan tangan saat berjalan berfungsi untuk ….
    a. Menggoyang badan
    b. Menjaga keseimbangan
    c. Mengangkat beban
    d. Memperberat langkah
  5. Loncat katak dilakukan dengan posisi awal ….
    a. Berdiri
    b. Jongkok
    c. Duduk
    d. Berbaring
  6. Lari berbelok-belok disebut lari ….
    a. Lurus
    b. Zig-zag
    c. Cepat
    d. Jarak jauh
  7. Dalam lari estafet, benda yang dibawa adalah ….
    a. Bola
    b. Tongkat
    c. Kertas
    d. Tali
  8. Olahraga lari bermanfaat untuk ….
    a. Menguatkan kaki
    b. Mengurangi napas
    c. Menambah kantuk
    d. Mengurangi energi
  9. Gerakan yang tidak berpindah tempat adalah ….
    a. Loncat
    b. Lari
    c. Jalan
    d. Mengayun
  10. Contoh gerakan non lokomotor adalah ….
    a. Berjalan
    b. Memutar
    c. Berlari
    d. Melompat
  11. Tujuan mengayun lengan adalah ....
    a. Menguatkan wajah
    b. Melenturkan bahu
    c. Menguatkan perut
    d. Melemaskan kaki
  12. Sikap awal ayunan dua tangan adalah ….
    a. Duduk
    b. Tiduran
    c. Berdiri tegak
    d. Berlari
  13. Gerak membentuk huruf T melatih ….
    a. Keseimbangan
    b. Kecepatan
    c. Kelincahan
    d. Kekuatan lari
  14. Berpindah tempat termasuk gerak ….
    a. Nonlokomotor
    b. Lokomotor
    c. Manipulatif
    d. Ekspresif
  15. Tidak berpindah tempat termasuk gerak ….
    a. Lokomotor
    b. Nonlokomotor
    c. Berlari
    d. Melompat
  16. Teknik dasar permainan kasti yaitu ….
    a. Memukul, melempar, menangkap
    b. Menyundul bola
    c. Menangkap dengan kaki
    d. Menyepak bola sambil duduk
  17. Lemparan dalam kasti ada ….
    a. Satu
    b. Dua
    c. Tiga
    d. Lima
  18. Nama lain menendang bola dengan punggung kaki adalah ….
    a. Side kick
    b. Instep kick
    c. Back kick
    d. Heel kick
  19. Permainan boy-boyan menggunakan ….
    a. Batu
    b. Piring
    c. Bola
    d. Daun
  20. Teknik menendang dengan kaki bagian dalam adalah ….
    a. Inside kick
    b. Outside kick
    c. Instep
    d. Heel kick
  21. Tumpuan saat melompat adalah ….
    a. Kepala
    b. Tangan
    c. Kaki
    d. Perut
  22. Lari cepat disebut juga lari ….
    a. Sprint
    b. Maraton
    c. Jarak jauh
    d. Menurun
  23. Sikap badan saat berjalan harus ….
    a. Membungkuk
    b. Tegap
    c. Miring
    d. Menunduk
  24. Gerak menekuk siku termasuk gerak ….
    a. Lokomotor
    b. Nonlokomotor
    c. Berlari
    d. Lompat
  25. Lari sambil membawa tongkat disebut ….
    a. Lari gawang
    b. Lari jarak jauh
    c. Lari estafet
    d. Lari sprint
  26. Kapten regu dalam estafet bertugas ….
    a. Mengatur giliran
    b. Mencatat nilai
    c. Meniup peluit
    d. Memasak
  27. Gerakan melompat meniru hewan katak disebut ….
    a. Lompat jauh
    b. Lompat katak
    c. Loncat tali
    d. Lompat berdiri
  28. Permainan kasti dimainkan secara ….
    a. Individu
    b. Beregu
    c. Sendiri
    d. Satu lawan satu
  29. Lemparan bawah dilakukan dari arah ….
    a. Atas ke bawah
    b. Dari bawah ke depan
    c. Samping kiri
    d. Mundur
  30. Menangkap bola dilakukan dengan ….
    a. Mata tertutup
    b. Dua tangan
    c. Satu kaki
    d. Sebelah tangan
  31. Mengayun lengan dapat melatih ….
    a. Kelincahan
    b. Keseimbangan
    c. Kelenturan
    d. Keberanian
  32. Tangan di samping badan merupakan sikap awal ….
    a. Lari
    b. Ayunan tangan
    c. Duduk
    d. Tangkapan
  33. Lari zig-zag melatih ….
    a. Kelincahan
    b. Keberanian
    c. Kekuatan
    d. Ketepatan
  34. Lari estafet dilakukan secara ….
    a. Bergantian
    b. Sendiri
    c. Lompat
    d. Duduk
  35. Manfaat olahraga lari adalah ….
    a. Menguatkan otot kaki
    b. Melemahkan badan
    c. Membuat lelah terus
    d. Mengurangi semangat

II. Soal Isian (10 Soal)

  1. Gerakan berpindah tempat disebut gerak ________.
  2. Loncat katak bermula dari posisi ________.
  3. Gerakan yang tidak berpindah tempat disebut gerak ________.
  4. Tongkat digunakan dalam lari ________.
  5. Tujuan gerak membentuk huruf T adalah melatih ________.
  6. Instep kick adalah menendang menggunakan ________.
  7. Permainan boy-boyan menggunakan sebuah ________.
  8. Lemparan dalam kasti berjumlah ________ macam.
  9. Ayunan tangan dilakukan agar tubuh tetap ________.
  10. Lari zig-zag melatih ________ tubuh.

III. Soal Uraian (5 Soal)

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor dan nonlokomotor!
  2. Sebutkan manfaat olahraga lari bagi kesehatan!
  3. Jelaskan langkah melakukan tendangan kaki bagian dalam!
  4. Apa yang dimaksud dengan permainan boy-boyan?
  5. Sebutkan teknik dasar dalam permainan kasti!

KUNCI JAWABAN

B. Isian

  1. Lokomotor
  2. Jongkok
  3. Nonlokomotor
  4. Estafet
  5. Keseimbangan
  6. Punggung kaki
  7. Bola
  8. Tiga
  9. Seimbang
  10. Kelincahan

C. Uraian

  1. Lokomotor adalah gerak berpindah tempat (misalnya berjalan, berlari).
    Nonlokomotor adalah gerak tanpa berpindah tempat (misalnya mengayun, memutar).
  2. Manfaat lari:
    • Menyehatkan jantung
    • Menguatkan otot kaki
    • Melatih pernapasan
    • Meningkatkan kebugaran
  3. Langkah menendang dengan kaki bagian dalam:
    • Berdiri menghadap bola
    • Tarik kaki ke belakang
    • Ayunkan kaki dan sentuh bola dengan sisi dalam kaki
    • Arahkan bola ke sasaran
  4. Boy-boyan adalah permainan tradisional melempar bola ke tumpukan pecahan genting/kaleng, lalu berusaha menyusunnya kembali sambil menghindari lemparan bola dari tim lawan.
  5. Teknik dasar kasti: melempar, menangkap, memukul, dan berlari menuju base.

Demikian rangkuman materi PJOK kelas 3 MI beserta latihan soal lengkap. Semoga artikel ini membantu siswa memahami konsep gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, serta keterampilan permainan sederhana. Dengan berlatih secara teratur, siswa dapat meningkatkan keterampilan gerak dan kebugaran tubuh. Semoga bermanfaat untuk proses belajar di madrasah maupun di rumah.

 

Baca selengkapnya ...

Siap ASAS Mapel SBdP Kelas 3 MI

Pembelajaran SBDP (Seni Budaya dan Prakarya) kelas 3 MI mencakup empat cabang utama seni: seni tari, seni musik, seni rupa, dan seni teater, serta pengenalan berbagai teknik berkarya. Materi dalam artikel ini disusun berdasarkan kisi-kisi penilaian yang telah diberikan, kemudian dilengkapi unsur teater sesuai kebutuhan pembelajaran.


Artikel ini disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik maupun guru.

A. Resume Materi SBDP

1. Seni Tari

a. Pengertian Tari

Tari adalah gerakan tubuh yang indah, berirama, dan dilakukan sesuai iringan musik untuk mengungkapkan perasaan atau pesan.

b. Ketukan (Beat)

  • Ketukan adalah hentakan atau hitungan yang menjadi dasar gerakan tari.
  • Contoh: 1–2–3–4 atau 1–8.

c. Pola Lantai

Pola lantai adalah pola atau garis yang dilalui penari saat bergerak di panggung.
Contoh:

  • Lurus (horizontal/vertikal/diagonal)
  • Lingkaran
  • Zig-zag

d. Ragam Gerak

Gerak dasar tari meliputi:

  • Gerak tangan
  • Gerak kaki
  • Gerak kepala
  • Gerak badan

2. Seni Musik

a. Sumber Bunyi

Bunyi dapat berasal dari:

  • Getaran benda (contoh: senar gitar)
  • Tiupan (seruling)
  • Pukulan (drum, kentongan)

b. Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkan

  • Dipetik (gitar)
  • Dipukul (gendang)
  • Digesek (biola)
  • Ditiup (seruling)

c. Tinggi Rendah Nada

  • Nada tinggi terdengar melengking
  • Nada rendah terdengar berat
    Contoh: nada "do" lebih rendah daripada "sol".

d. Tempo

Tempo = kecepatan lagu

  • Largo: sangat lambat
  • Andante: sedang
  • Allegro: cepat

3. Seni Rupa

a. Unsur Seni Rupa

  • Garis
  • Warna (primer, sekunder, tersier)
  • Bentuk
  • Ruang
  • Tekstur

b. Teknik Menggambar

  • Teknik arsir
  • Teknik blok
  • Teknik dusel
  • Teknik pointilis

c. Karya 2 Dimensi & 3 Dimensi

  • 2D (panjang dan Lebar ): lukisan, gambar
  • 3D ( Panjang, Lebar dan Tinggi): patung, miniatur, kerajinan tanah liat

4. Prakarya

a. Bahan Alam

Contoh:

  • Daun kering
  • Tanah liat
  • Biji-bijian

b. Bahan Buatan

Contoh:

  • Plastisin
  • Kardus
  • Kertas warna

5. Seni Teater

a. Fungsi Kostum

Kostum berfungsi untuk:

  • Menunjukkan identitas tokoh
  • Memperkuat karakter
  • Menunjukkan zaman/tempat cerita
  • Membantu penonton mengenali peran

b. Ekspresi yang Bukan Sedih

Contoh:

  • Senang
  • Marah
  • Terkejut
  • Takut

c. Tokoh Protagonis

Protagonis adalah:

  • Tokoh utama
  • Berwatak baik
  • Biasanya menjadi pahlawan atau tokoh yang disukai penonton

d. Peran Sutradara

Sutradara bertugas:

  • Mengarahkan seluruh pementasan
  • Mengatur pemain (aktor/aktris)
  • Menentukan tata panggung dan ekspresi
  • Memastikan cerita berjalan rapi

e. Fungsi Riasan Wajah

  • Menonjolkan karakter
  • Memperjelas ekspresi
  • Membantu penonton melihat wajah pemain dari jauh

f. Tempat Pementasan Teater

Contoh:

  • Panggung
  • Gedung seni
  • Aula sekolah
  • Ruang terbuka

g. Istilah Aktor/Aktris/Pemain

  • Aktor: pemain laki-laki
  • Aktris: pemain perempuan
  • Pemain: sebutan umum bagi semua pelaku teater
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com