Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

23 September 2021

KKMI Undaan adakan Workshop Bedah IASP MI Kecamatan Undaan

Kabarmadrasah com -  Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Undaan pagi ini, Kamis 23/09/2021 bertempat di MI NU Hidayatul Mubtadiin Undaan Kidul melaksanakan kegiatan bersama yang dikemas dalam Workshop Bedah IASP MI Kecamatan Undaan. Sesuai undangan, kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB sampai selesai
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus KKMI kecamatan Undaan dan stafnya, waspenma undaan, dan 6 unsur komponen madradah dari 9 madrasah ibtidaiyah Undaan, baik kepala , operator, dan 4 unsur lain dari guru yang diharapkan dapat menangani  IASP  (Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan)

Sebelum workshop dimulai, terlebih dahulu ada opening ceremony . Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan wasmad undaan, dan doa.

Dalam sambutannya, wasmad undaan berharap agar kegiatan ini diikuti dengan seksama agar materi yang akan disampaikan bisa terserap dengan baik

H. Sulebi, S.Ag.,M.Pd sebagai narasumber dalam workshop  bedah IASP Kecamatan Undaan, juga sebagai Kepala Kelompok Kerja Pengawas (Kapokjawas) Kabupaten Kudus dan tentunya sebagai asesor akreditasi menyampaikan hal penting sebagai berikut : 

7 agenda prioritas kemenag RI
1. Penguatan Modetasi Beragama
bagaimana orang kemenag itu menjadi virus moderasi beragama.  tidak extteam ke kiri maupun ke kanan. Beragama yang moderat

2. Transformasi Digital
Kita hidup di era 4.0 dan menuju 5.0, dimana kita dipaksa untuk belajar daring di masa pandemi.  Kita harus mampu hidup bersama robot (red: mesin) segala sesuatu kebutuhan manusia terbantu dati teknologi  mesin. Kita harus kawal betul perkembangan digital

3. Revitalisasi KUA
4. Cyber Islamic University 
Universitas Islam berbasis cyber online.
Untuk itu, mari kita kenalkan dan didik anak-anak kita dengan dunia digital yang positif

5. Kemandirian Pesantren
Pengembangan pesantren akan dibantu oleh pemerintah baik segi ekonomi maupun mutu SDM

6. Religiousity Index 
Bagaimana agar keranahtamahan Indonesia menjadi rujukan dunia

7. Tahun Toleransi
Dalam hal ini, bahwa kita harus memahami bahwa perbedaan adalah fithrah. Dalam keagamaan dan keyakinan ada faktor yang disebut hidayah.

Masuk dalam ranah akreditasi , beliau menekankan pada hal-hal berikut :
1. Emis harus sudah diisi dengan benar
2. Guru sertifikasi harus dimasukkan dengan benar sesuai linearitas

3. Guru kelas harus sesuai dengan latar belakang pendidikan, begitu pula guru olahraga dll

4.  Tenaga administrasi minimal 2 orang, dimana salah satunya ijazahnya di atas SMU
5.  Ruang guru berukuran 2 x jumlah guru
6 Ruang kepala 4 m x 3 m dan seyogyanya antara kedua ruang saling terhubung

Urgen juga bahwa bukti fisik administrasi akreditasi dalam format video, gambar sebagai bukti yang harus dibuat dan diupload. Madrasah harus mampu membuktikan diri lebih baik dari sekolah lain

Demikian artikel kali ini, semoga  dapat memotivasi diri madrasah lebih baik dan bermartabat


Baca selengkapnya ...

22 September 2021

Pembinaan oleh Kasi PD. Pontren kepada Pengurus Badko kecamatan

 

Kabarmadrasah.com - Pembinaan oleh Kasi PD. Pontren Kantor Kementrian Agama kabupaten Kudus (Drs. H. Sulthon) kepada Pengurus Badko di tingkat kecamatan. Pembinaan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan gadget mengingat saat ini kita ada pada era digital di mana informasi terhimpun cepat dan kadang harus segera ditindaklanjuti.

Bertempat di TPQ Rochmatul Ummah Purwosari Kota Kudus pada hari ini, Rabu, 22/09/2021 acara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna


Turut juga dalam sambutan Ketua Badko LPQ Kabupaten Kudus, Bapak H. Zaenal Fahmi, S.Ag. mengenai kunjungan Kasubdit Pendis Wilayah Jateng terkait keadministrasian LPQ yang ada di wilayah Kabupaten Kudus.

TPQ Rohmatul Ummah menjadi salah satu kunjungan yang menorehkan kepuasan. Karena TPQ tersebut selain terletak di jantung kota Kudus yang dekat untuk beliau transit, juga memiliki penataan administrasi yang baik.

 

Ditambah pula pernyataan dari Kasi. PD. Pontren bahwa TPQ yang dituju dalam kunjungan tersebut juga mampu menjawab pertanyaan Kasubdit Pendis Wilayah Jateng mengenai kerapian data siswa, data pengurus, data guru serta muasal sanad yang diterima guru dalam mengajar.


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

Kemenag Kudus adakan koordinasi persiapan pengisian EDM ERKAM Tahun Anggaran 2022

 

Kabarmadrasah.com -  Kementrian Agama kabupaten Kudus melalui Seksi Pendidikan Madrasah melaksanakan rapat koordinasi persiapan pengisian Evaluasi Diri Madrasah ( EDM) dan e-RKAM tahun anggaran 2022

 


Acara rakor pengisian EDM dan e-RKAM ini dilaksanakan sebagai bentuk langkah evaluasi atas penerapan aplikasi online erkam.kemenag.go.id  selama setahun berjalan bagi peserta Bintek tahun lalu. Saling sharing dan mengingat kembali beberapa materi serta mencari solusi bersama atas kendala yang ada dalam mengerjakan EDM dan e-RKAM

 

Bertempat di Aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Rabu, 22/09/2021 acara digelar dengan protokol kesehatan ketat , berjarak, serta dishift  dua sesi untuk membatasi pesertanya. Untuk sesi pertama tingkat Madrasah Ibtidaiyyah pukul 08.00 WIB - selesai , dan sesi II tongkat MTs dan MA pukul 10.30 - selesai

 


Adapun peserta adalah para bapak/ibu guru pengelola BOS (Bantuan Operasional Sekolah) melalui undangan kepala madrasah yang telah menerima Bintek pada periode tahun kemarin.

 

Dalam sambutannya, Plh. Kasi Penma, Shony Wardana, M.Pd menyampaikan harapan sukses bahwa saat ini madrasah sedang melaksanakan simulasi PTM dimana kegiatan ini senantiasa dipantau oleh satgas covid -19.

 

Agar senantiasa menaati prokes yang ada di madrasah antara lain harus pakai masker dengan benar mulai berangkat sampai pulang, cuci tangan , tidak ada jam istirahat. Jika ada satu madrasah yang melanggar prokes akan berdampak kepada madrasah yang lain.

 

Beliau juga menandaskan pentingnya Vaksinasi bagi bapak/ibu guru.  Jangan sampai bapak/ibu guru jadi contoh  yang tidak baik, dalam hal prokes

 

Lebih lanjut dalam hal BOS madrasah beliau mengingatkan bahwa sebagai pengelola keuangan BOS yang notabenenya uang negara harus mematuhi juknis BOS yang berlaku. Semuanya harus dipertanggung jawabkan penggunaannya.

 

Sementara  ibu Zumaroh selaku Tim Inti Kabupaten (TIK) mengulas dan mereview kembali beberapa materi saat bimtek, sesekali memberikan pertanyaan kepada peserta tentang 5 budaya mutu, proses dan tahapan pengerjaan EDM dan e-RKAM dll. Mengingatkan juga waktu pembuatan EDM di bulan Desember setiap tahunnya dan e-RKAM di bulan Januari tahun berjalan. 

 


Suasana tampak hidup karena terjalin tanya jawab yang komunikatif dari peserta seputar problem solving pengerjaan di aplikasi erkam.kemenag.go.id yang dijawab secara bergantian oleh ibu Zumaroh selaku TIK, ibu Laili dan Amin Salamah selaku operator portal BOS Kemenag Kabupaten

 

Demikianlah artikel ini, semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi madrasah

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

08 August 2021

Ketua DPRD Kabupaten Kudus Tilik Madrasah Desa Undaan Tengah

  

Kabarmadrasah.com- Sebuah kebanggaan bagi stakeholder madrasah Miftahul Falah, pagi ini, Ahad (08/08/2021)  kedatangan tamu Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan, S.E., M.M. yang didampingi oleh Kepala Desa Undaan Tengah, Dedy Arisanto, SE.

 

Masan,SE.,MM saat penyerahan bantuan


Kedatangan beliau kali ini nyaris bersifat mendadak karena tanpa pemberitahuan pada hari  sebelumnya. Maksud kunjungan beliau ini tiada lain sebagai wujud tilik madrasah Miftahul Falah , di mana madrasah ini berdiri dan beroperasi di daerah domisilinya.

 

Sebagaimana kalimat pengantar acara seremonial, Anif, MM yang juga Sekretaris Pengurus Madrasah membuka acara dan berharap bahwa kehadiran dan silaturrahim Ketua DPRD Kudus ini dapat membawa barokah dan manfaat bagi kita semua.

 

Dalam sambutannya, Masan, S.E., M.M. menegaskan bahwa dirinya tiada lain adalah tetangga, bukan orang lain, maka santai saja, pintanya.

 

Lebih lanjut, bahwa  beliau menyalurkan bantuan paket sembako kepada dewan guru madrasah  Desa Undaan Tengah, adapun paket tersebut  berasal dari PT Pura dan perusahaan-perusahaan lain dalam rangka partisipasi mengatasi dampak pandemi yang terjadi saat ini. Jangan dilihat isinya namun semangat dan ikhtiar kebersamaan dalam mengatasi dampak pandemi inilah yang perlu dilihat.

 

Ketua DPRD Kudus saat kunjungi lokasi bangunan


Selain itu, Ketua DPRD Masan, S.E., M.M. juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan pembangunan lokal kelas di madrasah Desa Undaan Tengah dengan didampingi  oleh Kepala Desa, Pengurus Madrasah, Dewan Guru, dan Koordinator Pembangunan Madrasah Miftahul Falah.

 

Dalam bincang-bincang di area pembangunan, tampak beliau mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan pandangan dan pengarahan kepada yang hadir.

 

Terkait dengan pembangunan, beliau siap membantu, lebih-lebih yang berhubungan dengan proposal kepada pemerintah, akan diusahakan mengawalnya.

Penyerahan paket sembako ke guru madrasah

Beliau juga menyampaikan kesiapannya untuk memperjuangkan dana aspirasi untuk Bantuan pembangunan MWC Undaan sebesar 300 juta, oleh karena aturan harus lewat rekening PCNU, maka harus ada komitmen dari PCNU, jika nantinya cair akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembangunan gedung MWC

Ucapan terimakasih dan kebanggaan disampaikan oleh KH. Muanan atas kerawuhan ketua FPRD Kudus dan Kepala Desa Undaan Tengah.  Juga kesediaan beliau dalam membantu kelancaran pembangunan ruang kelas lantai 2 yang kini tengah dilanjutkan kembali.

 

Mengakhiri acara seremonial, dipanjatkan doa oleh K. Masturin selaku sesepuh Madrasah Miftahul Falah , untuk kemudian penyerahan secara simbolis paket bantuan sembako kepada kepala madrasah, Ahmad Yunus, S.Pd.I dan keterwakilan perempuan yang diwakili Ernawati, S.Pd,I

 

Semoga  dengan kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Kudus  akan ada tindak lanjut yang positif demi suksesnya pembangunan ruang kelas ini. Aamiin

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

01 August 2021

Adab guru dalam mengajar

 

Ada beberapa adab dan etika yang perlu diperhatikan oleh seorang guru ketika hendak mengajar. Dalam kitab Adabul Alim wal Muta'allim karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari RA secara gamblang dituturkan tentang adab-adab tersebut. 


Adab ini sangat penting karena kedudukannya dibanding ilmu itu sendiri. Dalam keterbatasan kami mengaji , maka ijinkan kami menyampaikan sekilas diantara beberapa adab guru dalam mengajar sebagai berikut :

o   Bersuci dari hadas dan najis, membersihkan diri,  memakai wewangian dan mengenakan pakaian terbaik dengan niat untuk  memuliakan ilmu dan mengagungkan syariat Allah. 

 

o   Guru hendaknya meniatkan aktivitas mengajarnya sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah ta'ala,  menyebarkan ilmu, menghidupkan agama Islam,  menyampaikan hukum-hukum Allah ta'ala,  menambah ilmu dan niat-niat kebaikan lannya

 

 

o   Tatkala berangkat dari rumah,  hendaknya berdoa sesuai dengan doa yang telah diajarkan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang artinya :

“ Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari berbuat sesat atau disesatkan,  tergelincir atau digelincirkan,  menzalimi  atau dizalimi, melakukan kebodohan atau dibodohi orang lain.  besar perlindungan-Mu dan mulia sanjungan-Mu. tidak ada Tuhan selain-Mu” 

 

Kemudian disambung dengan bacaan yang artinya :

 

”Dengan menyebut nama Allah,  aku beriman kepada Allah,  aku berpegang teguh pada Allah,  aku bertawakal kepada Allah,  tidak ada daya dan kekuatan kecuali izin Allah.  Ya Allah teguhkan hatiku dan tampakkan kebenaran pada lidahku”

 

o   Dan terus berdzikir sepanjang perjalanan sampai tiba di tempat mengajar.  Ketika tiba di tempat mengajar,  guru hendaknya mengucapkan salam. 

o   Hindari duduk berdesakan,  menggerak-gerakkan tangan yang tidak perlu,  atau menyilangkan jari-jari tangan kanan pada jari-jari tangan kiri,  mengitarkan pandangan  pada hal-hal yang tidak penting dan bersenda gurau serta banyak tertawa, karena yang demikian itu dapat mengurangi wibawa guru dan merupakan perbuatan yang tidak sopan

 

o  Jangan sekali-kali mengajar dalam keadaan sangat lapar dan haus, atau keadaan susah,  marah,  mengantuk, dan keadaan cuaca yang begitu dingin atau panas yang mengganggu

 

o   Hendaknya guru duduk di tempat yang terlihat 

 

 

o Bersikap lemah lembut kepada hadirin yang lain dan tetap memuliakan mereka dengan tutur kata yang sopan ,wajah yang berseri-seri,  dan sikap hormat yang baik

 

o  Berdiri ta'dhim untuk para ulama besar Islam, memandang hadirin dengan pandangan yang tertuju  bila diperlukan.  Memandang dengan penuh perhatian dan keseriusan terhadap orang yang berkata atau bertanya kepadanya, meskipun orang itu masih belia atau bermartabat rendah, karena sikap seperti itu mencerminkan ketawadhuan yang jauh dari kesombongan

 

 

o   Sebelum memulai pelajaran,  hendaknya guru membaca ayat Alquran agar terberkati dan memperoleh keberuntungan, selalu berdoa untuk kebaikan dirinya,  para hadirin,  segenap orang Islam,  dan bila madrasah yang ditempati merupakan wakaf, maka berdoa juga untuk pewakaf agar amal perbuatannya mendapatkan balasan dan keinginannya terkabulkan, kemudian membaca taawudz,  basmalah,  hamdalah,  dan shalawat teruntuk Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam beserta keluarga dan sahabatnya,  dan memohon kepada Allah ta'ala agar meridhoi para ulama panutan kaum muslimin.

o   Dalam menyampaikan materi,  hendaknya guru mengerti kapan seharusnya dia terus dan kapan seharusnya berhenti pada titik-titik pembahasan.

 

o Guru hendaknya menghindari penjelasan panjang yang membosankan atau penjelasan pendek yang tidak memahamkan, ketika mau memberikan penjelasan panjang lebar,  hendaknya guru mempertimbangkan sisi manfaatnya bagi para hadirin.  Tidak membahas atau mengurai suatu masalah kecuali pada waktunya,  Tidak terburu-buru atau menunda-nunda kecuali bila dibutuhkan

 

 

o   Tidak baik bagi guru mengeraskan suaranya bila tidak perlu,  atau memelankan suara yang membuat upaya pemahaman kurang maksimal.  Yang baik adalah sekiranya suara guru tidak sampai terdengar keluar majelis tapi tetap terdengar dengan jelas oleh para hadirin. Al khathib al Baghdadi meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :

“ Sesungguhnya Allah ta'ala suka suara yang rendah dan halus,  dan benci suara yang lantang”

 

o Kalau di antara hadirin ada orang yang punya gangguan pendengaran,  maka tidak apa-apa melantangkan suara sampai batas yang dapat didengar oleh orang tersebut.  Dalam berbicara tidak boleh terlalu cepat.  tapi dengan perlahan-lahan dan tersusun supaya dia dan para audien punya kesempatan berpikir 

 

o Jika guru ditanya perihal sesuatu yang dia tidak tahu jawabannya,  maka katakan saja “Tidak tahu”   atau “ Tidak mengerti”, sebab dalam hal ini,  perkataan “tidak tahu” merupakan tanda ilmu.  Sebagian ulama berkata, “perkataan tidak mengerti sebagian dari ilmu “

 

 

o   Hendaknya guru bersikap santun dan ramah pada orang yang baru ikut pengajiannya supaya orang itu merasa tentram, sebab setiap orang baru pasti merasa kurang  nyaman.  Jangan terlalu banyak memperhatikannya karena itu bisa membuatnya malu. 

 

o    Dan setiap selesai pelajaran,  guru hendaknya mengatakan “ Allah Maha Tahu” ( wallahu A’lam ) yang sebelumnya dimulai dengan perkataan yang mengindikasikan penutupan pelajaran seperti perkataan. “ pelajaran telah berakhir dan pelajaran selanjutnya pada pertemuan berikut Insya Allah” 

 

o   Seseorang tidak diperkenankan mengajar jika dia tidak memiliki kualifikasi sebagai pengajar.  tidak menyebutkan satu materi yang tidak dia kuasai,  sebab hal yang demikian itu merupakan tindakan yang mempermainkan agama dan melecehkan orang lain 

 

Demikian diantara beberapa adab seorang guru dalam mengajar, yang kami ambil dari kitab karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari RA. Semoga membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Dan semoga kita mampu mengamalkannya, Aamiin

Untuk melihat lebih jauh tentang semua postingan blog kabarmadrasah ini,, silakan kunjungi Daftar Isi ]

Semoga bermanfaat dan jangan lupa  klik tombol like dan Share Terima Kasih

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

27 June 2021

Teks MC perpisahan saat pandemi, singkat dan ringkas

  

Assalamu’alaikum Wr Wb

Alhamdulillahi ala kulli haalin

Wassholatu wassalamu ala sayyidina muhammadin

Wa'ala alihi washohbihi ajma'in. Amma ba’du

 

Hadrotal kuroma wal a’izza para alim ulama yg senantiasa kita taati dawuh dan mauidhohnya

Sesepuh pinisepuh madrasah yang senantiasa kita hormati

Pengurus dan dewan komite madrasah yang kami hormati

Bapak ibu dewan guru yang kami hormati

Bapak ibu wali murid kelas 6 yang kami hormati

Anak-anakku kelas 6 MI NU …………..yang kami cintai dan banggakan

 

Syukur Alhamdulillah senantiasa kita panjatkan atas segala nikmat dan karunia-Nya

Dzat yg kita memohon kemaslahatan dan  berlindung kepada- Nya dari kemadhorotan

 

Sholawat salam allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad

Semoga selalu tercurah kepada beliau rasulillah, nabi yang setiap saat kita membaca sholawat, dengan penuh harap, semoga berkah sholawat kita mendapatkan syafaat, sehat selamat di dunia sampai akhirat, Aamiin

Bapak/ibu hadirin yang berbahagia

 

Majlis pembekalan dan pelepasan peserta didik kelas 6 MI NU ……………….. Tahun Pelajaran 2020/2021  hari ini, ......Dzul qodah 1442/........Juni 2021 segera dimulai dengan rangkaian acara sebagai berikut :

1. Pembukaan

2. Ucapan syukur dan pelepasan

3. Untaian mutiara do’a

4. Penutup

 

Sebagai acara pertama, marilah majlis pembekalan dan pelepasan peserta didik kelas 6 yang merupakan majlis tasyakuran kelulusan juga majlis doa, kita buka dengan barokah surah alfatihah. 

'Ala niyyah wa’ala kulli niyyatin sholihah, Alfatihah

 

Terimakasih kami sampaikan

Selanjutnya, mari kita ikuti bersama , ungkapan syukur dan pelepasan oleh Kepala Madrasah .

Kepada beliau Bapak…………kami persilakan

 

Kepada beliau kami haturkan terima kasih

Selanjutnya, untaian mutiara doa oleh sesepuh madrasah. Untuk itu, mari kita sama-sama ikuti dengan khidmat semonga doa yang kita langitkan mendapatkan qobul dari Allah SWT.

Kepada beliau kami silakan

Terimakasih kami sampaikan.

Demikianlah rangkaian acara pelepasan peserta didik kelas 6 MI NU …………pada hari ini. 


Doa bapak/ibu guru menyertai putra-putri semua semoga ilmu yang didapat senantiasa menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi pegangan hidup bersosial dengan makhluk, lebih-lebih ilmu agama dalam berhubungan dengan sang Kholiq.

Segala kekhilafan dan kekurangan mohon maaf yang sebesar-besarnya

Wassalamualaikum Wr Wb

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya ...

17 June 2021

BERDIRINYA MI RAUDLATUT THOLIBIN SAMBUNG UNDAAN KUDUS

 

Cita-cita mendirikan MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus adalah cita-cita bersama baik para leluhur ulama desa Sambung, Santri maupun masyarakat setempat.

Gambar rencana bangunan

 

Animo masyarakat desa Sambung pada saat itu sangat berharap di desa Sambung berdiri sebuah sekolah formal yang mengedepankan keagamaan. Kesadaran masyarakat tersebut dibuktikan dengan banyaknya anak-anak desa Sambung yang rela mengambil pendidikan dasar formalnya di Madrasah Ibtidaiyah  (MI) di luar desa Sambung.

Selain kesadaran masyarakat terkait pentingnya pendidikan agama pada pendidikan dasar, juga dikarenakan salah satu desa se-kecamatan Undaan kabupaten Kudus  yang belum ada Madrasah Ibtidaiyah (MI) hanyalah desa Sambung.

 

Berangkat dari dasar pemikiran diatas, pada pertengahan tahun 2018 pengasuh madrasah Raudlatut Tholibin Desa Sambung Kec. Undaan, KH.Fahrul Anam, menghendaki untuk mendirikan pendidikan formal MI. Ibarat gayung bersambut, keinginan tersebut ternyata mendapat respon positif dari pengurus yayasan, terutama kalangan muda. Sehingga pada akhir tahun tersebut, pengurus yayasan melakukan persiapan-persiapan pendirian MI yakni dengan menyiapkan segala sesuatu yang  diperlukan guna memenuhi ketentuan persyaratan pendirian MI.

Beberapa rapat koordinasipun diadakan secara rutin dan marathon baik oleh Tim Lima ( tim yang dibentuk khusus untuk mengurusi perijinan dan proposal) yang terdiri dari 1. Bp. Sulhadi (Ketua) 2. H. Arifin ( Sekretaris) 3. Moh. Khozin (Bendahara) 4. Gus Kholilurrohman 5. Affan Fadholi maupun oleh Tim lain di balik layar, para generasi muda yang dengan pemikiran dan donasinya yang tidak diragukan lagi

Singkat cerita, pada Bulan Januari 2019 pengurus yayasan Subulussalam Kudus mendaftarkan MI Raudlatut Tholibin ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jateng melalui Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus.

 

Visitasi ke-1

Setelah dilakukan proses verifikasi dan visitasi oleh tim Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus, yang terdiri  1. H. Suhadi S.Ag.,,M.Pd 2.H.Faizin, M.Pd. 3. Siti Romlah (red : Mbak Mia ) . Setelah menunggu beberapa waktu, keluarlah hasil verifikasi dan visitasi tepat di bulan Romadhon 1440 H dan dinyatakan bahwa MI Raudlatut Tholibin belum bisa mendapatkan Ijin Operasional (IJOP) karena belum memenuhi beberapa syarat, terutama syarat luas tanah belum mencapai  standar minimal yang ditentukan Kementerian Agama.

 

Dengan usaha yang sungguh-sungguh, baik ikhtiar lahir maupun batin serta dukungan dari dzurriyah K. Abu Darrin (alm) pada pertengahan tahun 2019 pengurus Yayasan Subulussalam Kudus berhasil memenuhi syarat kecukupan lahan Madrasah Ibtidaiyah. 

 

Dengan demikian cita-cita untuk mendirikan MI di Desa Sambung semakin mendekati kenyataan. Setelah merasa cukup syarat lahan dan merevisi berbagai syarat administrasi yang disesuaikan dengan tahun berjalan semisal kurikulum yang sudah berganti tahun dengan proposal yang pertama, kini pengurus yayasan Subulussalam Kudus memberanikan diiri lagi untuk mengajukan proposal pendirian MI Raudlatut Tholibin tahap kedua.

Visitasi ke-2

Dari proposal yang kedua tersebut, oleh Kementrian Agama Kabupaten Kudus juga mengadakan monitoring dan visitasi yang kedua oleh Tim yang terdiri dari 1. H. M. Kafit ,S.Ag.,M.Pd  2. H. Masruchin, S.Ag.M.Pd  3. H. Moh Atik, S.Ag.,M.Pd. 4.  Siti Romlah (Mbak Mia)

 

Wal hasil pada pada tahun 2020, tepatnya pada bulan Mei 2020, MI Raudlatut Tholibin telah resmi berdiri yakni dengan ditandai telah diterimanya SK Ijin Operasional nomor 1430 tahun 2020, pada hari Kamis Kliwon 21 Romadlon 1441 H /14 Mei 2020 M dari Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Pada tahun pelajaran pertama sejak menerima IJOP terebut, MI Raudlatut Tholibin belum bisa maksimal melaksanakan program Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) karena sisa waktu yang begitu singkat sejak diterimanya IJOP dengan mulainya awal tahun pelajaran pertama, ditambah lagi kondisi awal pandemic Covid-19 . namun syukur Alhamdulillah , tahun pertama dibuka dengan peserta didik 8 anak, dan di pertengahan tahun bertambah menjadi 9 anak.

Semoga keberadaan MI Raudlatut Tholibin dapat memberikan sumbangsih yang berarti bagi pendidikan keagamaan  dan pembentukan karakter bangsa yang luhur, Aamiin

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com