Menyambut bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah

Breaking News

24 March 2020

MWC NU Undaan bentuk tim dan posko cegah COVID-19


Menindaklanjuti intruksi PCNU Kab Kudus melalui surat edaran tertanggal 20 Maret 2020 ( baca : Instruksi pencegahan covid-19 oleh PCNU Kudus )  dan rapat koordinasi di tingkat PCNU antara lain bahwa  setiap aset NU, baik masjid, musholla dan madrasah diharapkan melakukan penyemprotan pencegahan COVID-19. Selanjutnya dalam pelaksanaan bisa koordinasi dengan Ansor dan Banser setempat



Rapat Koordinasi tingkat PCNU Kudus



http://www.kabarmadrasah.com/
Rapat Koordinai MWC NU Undaan bentuk tim dan posko
Terkait intruksi dan hasil rakor di tingkat PCNU Kudus yang diwakili oleh Ahmad Anif, MM maka MWC NU Undaan mengadakan rapat koordinasi dan tindak lanjut sebagai wujud kerja bersama dan kerja nyata mentaati kebijakan PBNU dan pemerintah terkait langkah pencegahan COVID-19. Rapat berlangsung di kediaman ketua Tanfidhiyah MWC NU Undaan Hikman Najib, S.Ag Undaan Lor gang 19 Undaan Kudus

Turut hadir dalam rapat koordinasi yang diadakan pada Ahad, 22 Maret 2020 pukul 06.00 WIB tersebut, perwakilan pengurus MWC dan sahabat dari Anshor – Banser antara lain :
1.   Hikman Najib, S.Ag ( MWC NU Undaan )
2.   Ahmad Anif, MM ( Lazisnu )
3.   Mas Suwandi (Banser  Undaan Tengah)
4.   Mas Rozaq ( Bagana)
5.   Mas Khoirul Anas (PN Undaan)
6.   Mas Rois (Banser Undaan)
7.   Mas Habib Ali ( GP. Ansor )
8.   Mas Syadzali ( GP. Ansor )
9.   Arifin (Lazisnu)
10.  Afifudin ( Banser/P. Bencana)

Dalam rapat koordinasi tersebut telah disepakati untuk membentuk Tim Peduli Pencegahan Covid – 19  sekaligus Posko yang berada di gedung Muslimat NU Undaan Lor Undaan Kudus.

Adapun Tim yang terbentuk yaitu :
Coordinator           : Ahmad Anif, MM
Sekretaris             : Nor Arifin
Seksi Bidang :
1.   Bidang Edukasi         : Anas Sri Ahmad, Khoirul Anas, Habib Ali
2.   Penyediaan Bahan/Logistik         : Habib Ali S, Rozak, Budi Prastiyo
3.   Penyemprotan : Aris, Afif, Rois, Hamid, Adib Lutfi,Adib Ibrahim
4.   Humas             : Sadzali, Samtari, Suwandi

Tujuan pendirian Posko NU Peduli Pencegahan covid-19 MWC NU Undaan:
1. Edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19
2. Pengamanan aset NU dengan cara:
 a. Menjaga kebersihan secara berkala
 b. Menyiapkan hand sanitizer di pintu masuk mushola, masjid dan madrasah
 c. Penyemprotan desinfektan pada lantai, dinding, tempat wudhu dan lingkungan sekitar madrasah, masjid, musholla dan aset NU

Untuk melaksanakan penyemprotan  dilakukan oleh GP Ansor dan Banser di desa masing – masing dan berkoordinasi dengan pengurus Takmir masjid/Musholla dan madrasah yang bersangkutan sebelum melaksanakan penyemprotan
Foto bersama sebelum penyemprotan di Masjid Undaan Tengah 

Mengapa kok Masjid, musholla dan madrasah/sekolah yang disemprot?? Menurut ketua PCNU Kudus H. Asyrofi Masyito bahwa tujuan diadakan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat sebagai upaya lahiriyah untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19. Sebab, musholla, pesantren maupun masjid merupakan tempat berkumpulnya banyak orang, sehingga rawan terjadinya penyebaran.


Dari pantauan kami melaui WAG pencegahan Corona MWC NU Undaan bahwa penyemprotan terhadap asset NU baik masjid, musholla dan madrasah tersebut dimulai pada hari Ahad (22/03/2020) dan akan berlangsung secara kontinyu untuk ranting-ranting yang belum melaksanakan penyemprotan

Rilis data titik objek penyemprotan sampai hari ini, Selasa 24/03/2020 sejumlah 38 titik masjid/musholla/madrasah dan tempat umum lainnya dan akan terus bertambah. Sampai saat artikel ini publish juga masih berlangsung penyemprotan disinfektan untuk ranting/desa yang belum melakukan penyemprotan disinfektan di setiap jenjang ranting NU sekecamatan Undaan.

Ketau MWC NU Undaan,Hikman Najib, S.Ag menyampaikan : “Terimakasih kami sampaikan kepada Tim Peduli MWC NU kecamatan Undaan yang telah melakukan kerja keras, semoga semua tercatat sebagai amal Sholeh, bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kita semua dihindarkan dari berbagai penyakit. Aamiin ya rabbal Alamin”

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

23 March 2020

Instruksi Pencegahan COVID-19 oleh PCNU Kudus


Sahabatku yang berbahagia dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dari segala macam bahaya dan fitnah, lebih-lebih semoga kita senantiasa dilindungi dari wabah virus COVID-19 yang saat ini menjadi pandemic dunia
http://www.kabarmadrasah.com/

Artikel ini adalah sebagai upaya untuk menyampaikan kebaikan bersama agar kita senantiasa meneguhkan keimanan kepada Allah SWT sekaligus tidak melupakan ikhtiar dan tawakkal atas apa yang terjadi saat ini.

Melaui surat edaran dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus tertanggal 20 Maret 2020 perihal Instruksi Pencegahan Covid-19 sebagai tindak lanjut dari instruksi dari PBNU dan edaran Pengurus Wilayah NU  Jawa Tengah


Edaran instruksi ini ditujukan  kepada Pengurus MWC NU beserta badan Otonom , Pengurus Ranting beserta Banom, Pengurus LP. Ma’arif , RMINU, LTMNU, Ketua Pengurus Cabang Muslimat , Kepala Sekolah/Madrasah, Kepala TK/RA, pengasuh Pesantren dan Ketua Ta’mir Masjid se-kabupaten Kudus

Bahwa sesuai edaran PCNU Kabupaten Kudus menginstruksikan kepada semua kelembagaan di bawah Nahdlatul Ulama di Kudus untuk melaksanakan :
   1.   Menguatkan kebiasaan hidup sehat di semua lingkungan keluarga, organisasi dan masyarakat sesuai petunjuk dalam protocol PBNU dan pemerintah untuk pencegahan COVID-19
   2.   Melakukan pembersihan di area kantor, sekolah, madrasah masjid, musholla, pesantren dengan penyemprotan desinfektan/atau pembasmi virus/kuman sesuai petunjuk protocol PBNU/ahli kesehatan, dilaksanakan secepatnya
   3.   Menunda pelaksanaan kegiatan yang bersifat kerumunan massa, baik berupa seminar, pelatihan, pelantikan, pengajian umum dan semacamnya
  4. Bertaqarrub pada allah SWT dengan memperbanyak do’a-do’a keselamatan, khususnya do’a qunut nazilah di akhir rakaat sholat fardhu
  5. PCNU kabupaten Kudus bersama–lembaga dan Badan Otonom sudah membentuk POSKO NU PEDULI-Pencegahan COVID-19

Demikian artikel ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk ikut memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat agar lingkungan kita, daerah kita dan negara kita senantiasa dilindungi oleh Allah SWT , situasi dan kondisi secepatnya pulih seperti sedia kala , aktivitas ibadah, pendidikan dan muamalah lainnya berjalan lancar tanpa ada kekhawatiran adanya virus COVID-19 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

21 March 2020

Teruslah belajar dan menghafal ( Kisah Imam Syafi'i)



تعلم فليس المرء يولد عالما      وليس اخو علم  كمن هو جاهل

"Belajarlah! Seseorang tidak dilahirkan sebagai seorang alim, 
Pemilik ilmu tidak seperti seorang bodoh."

Inilah salah satu bait sya'ir yang dibuat oleh Imam Syafi'i.
Abu Abdillah Muhammad bin Idris atau lebih dikenal Imam Syafi'i.

http://www.kabarmadrasah.com/

Kealimannya di bidang fiqih telah diketahui orang-orang di seluruh dunia.
Bahkan lebih dari setengah orang-orang muslim di dunia mengikuti madzhabnya. Namun ternyata di balik kisah kehebatannya terdapat kisah tersembunyi yang tak diketahui oleh orang-orang.

Imam Syafi'i lahir di kota Ghaza di tahun 150 Hijriyyah. Tepat dengan tahun kematian Imam Abu Hanifah, imam orang-orang yang bermadzhab Hanafiyy. Imam Syafi'i telah menjadi yatim sejak kecil. Dan beliau dibesarkan sendiri oleh ibunya.

Ia bukan terlahir di keluarga yang kaya raya. Namun walau begitu sang ibu tak pernah menyampingkan pendidikan ilmu syari'at dari Imam Syafi'i. Dan sejak kecilnya Imam Syafi'i memang dikenal dengan kecerdasannya.

Suatu hari guru Syafi'i kecil terlambat datang ke majelisnya. Dengan berani Syafi'i kecil berdiri untuk menggantikan gurunya mengajar teman-temannya. Sejak saat itu, sang guru tahu bahwa Syafi'i bukan anak biasa.

Ia pun memperhatikan Syafi'i kecil dan memutuskan untuk membebaskan biaya pendidikan Syafi'i. Dengan syarat ia mau mengajarkan teman-temannya jika sang guru terlambat atau berhalangan hadir.

Baca Juga

Imam Syafi'i berkata, "Saat membaca buku, aku mendengar guruku sedang mengajari seorang anak tentang ayat Alquran. Aku pun mulai mengahafalnya. Ketika guru selesai mendiktekan semua ayat untuk murid-muridnya, biasanya aku sudah menghafalnya terlebih dahulu. Suatu hari guruku berkata padaku, 'Tak layak bagiku untuk memungut bayaran sepeser pun darimu."

Dan masa muda Imam Syafi'i tak pernah digunakan dengan sia-sia. Waktu kosongnya ia habiskan untuk berada di masjid dan duduk bersama para ulama.
Mengambil pelajaran dan faedah dari mereka.

Setelah merampungkan hafalan Alqurannya, ia pun mulai tertarik menghafalkan hadits. Perpustakaan adalah tempat bersantainya.
Dan di waktu inilah telah mengahafal kitab Al-Muwaththa' karangan Imam Malik, yang kelak akan menjadi gurunya.

Imam Syafi'i bercerita, "Aku telah menghafal Alquran saat aku berumur tujuh tahun, dan berhasil menghafal Al-Muwaththa' saat aku berujur sepuluh tahun."

Imam Syafi'i bukan hanya ahli dalam bidang fiqih. Tapi beliau juga ahli dalam membuat sya'ir. Berbagai macam sya'ir pun yang beliau karang, dari tema ilmu hingga persahabatan.

Semoga artikel singkat  ini dapat memacu semangat kita untuk terus belajar dan tawadu dengan apa-apa yang ingin kita raih, Amin


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

18 March 2020

Hikmah di balik cobaan


Ketahuilah saudara dan sahabatku semua bahwa selalu ada hikmah di balik setiap ketetapan Allah Ta'ala  atas hamba-Nya, termasuk musibah atau cobaan yang menimpa 

Di antara hikmah dari musibah adalah : 
  1. Menghancurkan kesombongan dan rasa bangga pada diri seseorang, baik terhadap amalan maupun hartanya, sehingga menimbulkan sikap pengakuan akan kelemahan dirinya di hadapan Allah dan membuatnya semakin mendekatkan diri pada Rabb-Nya yang menggenggam penawar atas kesedihannya. Dengannya Allah Ta'ala semakin mencintai hamba ini.

    2. Menambah kepekaan dan empati terhadap musibah yang dirasakan orang lain sehingga mendorong seseorang untuk meringankan beban orang lain.

  3. Menyadarkan seseorang bahwa sesuatu merupakan nikmat (setelah ia kehilangannya, seperti kesehatan, dll) dan menambah kesyukuran seseorang terhadap nikmat yang selama ini ia lalaikan.

    Jadi terimgat lirik lagu bang H. Rhoma Irama yang berbunyi : Kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya sungguh berharga

    4. Menggugurkan dosa-dosa dengan kesabarannya dalam menghadapi musibah. Rasulullah shallallāhu alaihi wa sallam pernah bersabda, “Tidak ada yang menimpa seorang muslim, berupa kepayahan, kesakitan, duka cita, kesedihan, gangguan, dan kesusahan, hingga duri yang menusuknya kecuali dengan sebab itu Allah menggugurkan dosa- dosanya,”
(HR. Bukhari).

Hal inilah yang dimaksud oleh hadits yang diriwayatkan oleh Suhaib bin Sinan bahwa Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya adalah kebaikan, dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapat kesenangan dia bersyukur, maka itu baik bagi dirinya, dan jika ditimpa kesusahan dia bersabar, maka itu kebaikan bagi dirinya,”
(HR. Muslim no. 2999).

Allah Ta'ala berfirman (yang artinya), “Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,”
(QS. a-uā:3).

Lantas apa yang membuatmu bersedih? Lapangkanlah hatimu untuk menerima setiap ketetapan-Nya, sebagaimana perkataan seorang ulama yang sangat bagus, “Kekerdilan jiwa ibarat segelas air yang dibubuhi garam kehidupan, serta merta air itu menjadi asin. Akan tetapi, kebesaran jiwa ibarat telaga air tawar yang melimpah ruah airnya. Seribu genggam garam kehidupan yang dilemparkan padanya tak berarti apa-apa.”

Semoga Allah Ta'ala senantiasa membimbing kita untuk selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup.


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

08 March 2020

Menerapkan sikap baik sangka dalam hidup


Diantara cara berbaik sangka (husnudhon) dengan Allah ialah mengingat nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah kepada kita. Kita tidak pernah meminta jantung berdetak, namun Allah selalu mengerjakan urusan-Nya dengan baik. Begitu pula dengan segala anugerah lain dalam diri kita, nafas, dan segala system syaraf, otak dan seluruh kenikmatan yang tiada akan dapat kita menghitungnya. Betapa Allah maha Rahman dan Rahim kepada  kita

http://www.kabarmadrasah.com/

Jika diberi musibah ataupun cobaan, ingatlah itu artinya Allah ingin menaikkan derajat kita, menghapus dosa kita. Bukankah ketika diuji dalam sekolah dengan soal yang sulit, kita tidak menyalahkan gurunya, bahkan bangga ketika mampu menyelesaikannya. Lalu, bagaimana urusan dengan Allah yang janjinya tiada mungkin diingkari?

Teruslah mengenal Allah lewat orang-orang yang telah dekat dengan Allah. Melalui majlis-majlis pengajian, majlis dzikir dan sejenisnya. Diawali dari senang berkumpul dengan orang-orang sholih, kemudian sedikit demi sedikit berusaha mencontoh dan mensuritauladani akhlak baik dan mulianya. Semakin kita mengenal Allah, tiada mungkin akan ada prasangka buruk. Bahkan walaupun diberi kesulitan, kita makin mencintai Allah.

Seperti sebuah pepatah: "Pukulan sang kekasih itu adalah nikmat" Ketika dicubit manja suami kita tersenyum senang, kenapa ketika diuji Allah kita merengut dan berkeluh kesah?

Sedangkan husnudzon dengan makhluq Allah dengan cara anggap diri kita yang paling hina. Ketika bertemu muslim yang tua, katakan pada dirimu bahwa ia telah lebih lama beribadah pada Allah, maka ia lebih mulia dariku.

Ketika bertemu muslim yang muda, katakan bahwa ia lebih sedikit dosanya dari kita, maka ia lebih mulia dari kita. Ketika bertemu kafir, katakan pada diri kita bahwa ia jika bertaubat dosanya akan diampuni semua, maka ia lebih mulia dari kita. Bahkan ketika bertemu anjing yang najis, katakan pada diri kita bahwa ia di akhirat akan menjadi debu, sedangkan kita akan dihisab. Maka ia lebih mulia dariku jika kita tidak lulus hisab.

Kita tidak mengetahui haqiqat seseorang, maka berhusnudzonlah! Jika sahabat kita muslim melakukan perkara yang dipandang jelek, carilah 1001 alasan yang membuat dan menjadikan kita dapat berprasangka baik padanya. Jika tidak dapat kita temukan alasan itu, maka salahkanlah diri kita yang telah berprasangka buruk. Dan buang jauh-jauh itu prasangka dan bertaubatlah, jika begitu maka hati kita pasti akan bisa tawaddu' dan selalu husnudzon . Aamiin

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

27 February 2020

Tentang Cinta-NYA


Di zaman Nabi Daud as terdapat seorang raja yang sangat zhalim. Para rakyatnya pun mengadu kepada Nabi Daud, karena tak mampu menahan kezhalimannya. Mereka berkata, "Wahai Nabi Allah, berikanlah keadilan kepada kami, sebab ia membunuh dan menawan kami."
http://www.kabarmadrasah.com/


Nabi Daud pun mengabulkan permintaan mereka. Si raja zhalim itu pun disalib di atas gunung sampai malam hari. Orang-orang pun kembali ke rumah masing-masing.

Si raja pun sendirian. Lalu ia mengadu kepada Tuhannya dengan penuh harap. Namun Tuhannya tak menolongnya.

Lalu ia pun mengadu kepada matahari dan bulan, "Aku menyembah kalian agar kalian menolongku ketika aku terkena musibah. Maka tolonglah aku!" Matahari dan bulan pun tetap diam tanpa memberikan pertolongan.

Akhirnya, ia pun mengadu kepada Allah SWT. Ia sebut nama-nama Allah dengan hati yang sedang hancur mengharapkan kasih sayang-Nya.

"Wahai Allah, aku ingkar pada-Mu dan menyembah selain-Mu, aku tidak dapat manfaat sedikitpun darinya. Sekarang aku datang pada-Mu, Dzat yang Maha Benar agar Engkau memberikan pertolongan kepadaku. Maka tolonglah aku dengan kasih sayang-Mu," ucapnya sambil meneteskan air mata.

Baca Juga


Allah yang mendengar aduannya pun berkata kepada Jibril, "Ini adalah seorang hamba yang menyembah Tuhan-Tuhannya sekian lama, ia tidak medapatkan manfaat dari mereka. Dan sekarang, ia mengadu dan berdoa kepada-Ku, maka Aku menerimanya. Sungguh Aku mengabulkan doa orang yang hatinya sedang hancur, asalkan ia berdoa kepada-Ku. Turunkanlah hamba-Ku ini, wahai Jibril! Letakkan ia di tanah dalam keadaan selamat." Jibril pun melaksanakan perintah Tuhannya.

Ketika sinar fajar menghiasi langit, orang-orang pun menemui Nabi Daud dan berkata, "Wahai Daud, izinkan aku membuangnya dari kayu tempat salib kemarin."

Mereka menyangka bahwa pagi itu si raja zhalim sudah meninggal. Nabi Daud pun memberikan izin.

Ketika mereka sampai di tempat penyaliban, mereka terkejut. Si raja zhalim masih hidup dalam keadaan selamat di atas tanah. Mereka pun menceritakan apa yang mereka lihat kepada Nabi Daud. 

Setelah mendengar cerita dari orang-orang, Nabi Daud bergegas melihat raja itu.
Ternyata benar! Si raja masih hidup dalam keadaan selamat.

Nabi Daud pun bergegas melakukan shalat dua rakaat dan berdoa, "Ya Allah, beri tahu aku tentang keajaiban yang aku lihat."

Lalu turunlah wahyu kepada Nabi Daud, "Wahai Daud, sesungguhnya hamba ini meminta dengan penuh harap kepada-Ku, aku pun mengabulkannya. Seandainya Aku tidak mengabulkannya sebagaimana Tuhan-Tuhannya, apa bedanya Aku dengan mereka? Demikianlah, Aku melakukan sesuatu terhadap orang yang kembali kepada-Ku."

"Wahai Daud, beri tahu dia tentang iman! Sebab sekarang, ia memiliki iman yang baik. Aku berkata dengan benar dan memberikan petunjuk ke jalan yang lurus."

Inilah kisah cinta Allah SWT pada hamba-Nya. Ia tak pernah perduli seberapa lama hamba-Nya menghiraukan-Nya. Kapanpun hamba-Nya kembali kepada-Nya, Ia pun menyambutnya dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Sumber: Kitab An-Nawadir.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

25 February 2020

Kisah Unik tentang Memuliakan Tamu


Dia datang lalu pergi.
Kedatangannya hanya sebentar, tapi keberkahan yang ia bawa begitu banyak.
Terkadang orang-orang senang karenanya.
Terkadang juga orang-orang tidak menyukainya.

http://www.kabarmadrasah.com/

Rasulullah SAW bersabda :

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه

"Barangsiapa yang beriman dengan Allah dan Hari akhir (hari kiamat) maka hendaknya dia memuliakan tamunya."

Begitu pentingnya ternyata perkara dalam memuliakan tamu. Sampai-sampai Allah mengaitkannya dengan keimanan pada-Nya dan hari kiamat.

Dikisahkan...
Sebagian orang sholeh berkata, "Mengunjungi perempuan bukanlah kebiasaan kami. Tetapi, aku mendengar kabar bahwa di suatu tempat ada seorang perempuan sholehah yang terkenal sangat mulia dan baik hati.

Maka aku pun berkeinginan untuk melihatnya sendiri, aku mendengar bahwa ia memiliki seekor kambing yang mengeluarkan susu sekaligus madu.
Sebelum sampai di desanya aku sempat membeli sebuah mangkuk.

Ketika aku sampai di rumahnya, aku pun memberikan mangkuk itu padanya sambil berkata: "Aku ingin melihat kemuliaan yang terdapat pada kambingmu."
Ia pun menjawab, "Dengan senang hati." 

Ia pun membawa kambing itu kehadapanku.
Lalu ia persilahkan aku untuk memeras susu kambing tersebut

Ketika aku memeras susu kambing itu aku takjub.
Ternyata benar! Kambing itu mengeluarkan air susu dan madu.
Aku pun menanyainya tentang kambing ajaib ini.

"Ya", jawabnya, 
"Kami mempunyai seekor kambing perahan yang kami manfaatkan susunya untuk anak-anak kami, kami tidak memiliki apa-apa selain kambing itu. Kemudian hari lebaran pun tiba, Suamiku menginginkan agar kambing itu disembelih, namun aku menolaknya, karena kambing itu adalah pemberian Allah untuk kami, Suamiku pun mengerti bahwa kami sangat membutuhkan kambing itu, ia pun membatalkan keinginannya."

"Lalu datanglah seorang tamu ke rumah kami sedangkan di waktu itu kami tak memilki apa-apa, maka aku pun meminta suamiku agar menyembelih kambing itu untuk dimasak sebagai jamuan untuk tamu itu. Aku berkata kepada suamiku, 'Dia seorang tamu, kita diperintahkan untuk menjamunya. Ambillah kambing ini dan sembelihlah!'" 

"Setelah mengucapkan itu aku pun takut anak-anakku mendengarnya dan menangis, maka aku pun memerintahkan suamiku untuk menyembelihnya di belakang rumah, agar anak-anakku tidak melihatnya."

"Ketika suamiku sedang menyembelih kambing itu, tiba-tiba meloncatlah seekor kambing kedalam rumah, aku pun berkata kepada suamiku, 'Ikatlah kambing ini lebih kuat, mungkin ikatanmu kurang kuat sehingga dia terlepas', aku pun ke belakang melihat suamiku, ternyata dia sedang menguliti kambing kami.'"

"Aku terkejut, bagaimana bisa kambing itu baru saja masuk ke dalam rumah, sedangkan sekarang dia sedang dikuliti?! Aku pun menceritakan hal ini kepada suamiku."

"Lalu ia pun masuk kedalam rumah sambil berkata, 'Semoga Allah mengganti yang lebih baik untuk kita'. Ternyata benar, kambing yang masuk ke dalam rumah tersebut adalah kambing yang Allah berikan sebagai gantian dari kambing yang kami sembelih, bahkan ia lebih baik dari kambing sebelumnya karena kambing ini mengeluarkan air susu dan madu," ceritanya.

Maka orang sholeh yang mendengar cerita perempuan itu pun takjub dan berkata, "Alangkah ajaibnya, kambing itu menghasilkan susu, sementara Allah menggantikannya dengan kambing yang menghasilkan susu dan madu karena perbuatan kalian yang memuliakan tamu. Sungguh Allah SWT adalah Dzat yang Maha Mulia."

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com