Selamat tahun baru 2020, semoga tambah maju dan bermutu

Breaking News

14 February 2020

TERUSLAH BERSAHABAT SAMPAI AKHIR HAYAT


Wahai saudaraku yang dirahmati Allah
Ketika ada kesempatan, atau jika tidak kunjung sempat, perlu juga disempat-sempatkan waktunya, pergilah bersama teman-teman lama , teman sewaktu sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMU/MA dan semasa kuliah, maupun  teman sepermainan dulu.
http://www.kabarmadrasah.com/
Foto : dokumen masa sekolah

Berkumpul, bukan sekadar makan, minum dan bersenang-senang, tetapi lebih dari itu, bernostalgialah, saling bertukar kabar, dan saling mengisi karena perbedaan profesi. Bila ada teman yang sangat perlu ditolong dalam hal agama, tolonglah, jika ada yang perlu ditolong dalam hal ekonomi, berbagilah menjadi bagian dari solusi temanmu tersebut, karena bagaimanapun waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itu, bangunlah persaudaraan.

Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi. Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan karena usia yang semakin renta. dan mungkin lain waktu kita sudah sulit mengingat lagi

Umur itu ibarat seperti es batu, dipakai atau tidak akan tetap mencair dan berakhir. Begitu juga dengan umur kita, digunakan atau tidak, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat Allah Ta'ala.

Kita akan menjadi tua, dan meninggal. Jalani hidup ini dengan ceria, sabar dan penuh syukur. Jangan suka mau menang sendiri,  sementara orang lain selalu salah. Jangan buang sahabat cuma karena tak sepakat. Satu keburukan teman, jangan menghilangkan sembilan kebaikan lainnya

Buanglah jauh-jauh sifat egois dan iri hati. Terimalah kekurangan dan kelebihan orang lain. Bersahabatlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.

Baca Juga


Nikmati semua waktu, senda dan tawa. Hargai semua perbedaan. Percayalah kepada kemampuan teman kita. Jaga perasaannya, tutupi aibnya. Bantu ketika dia jatuh, sediakan bahu ketika dia menangis.

Tepuk tangan dan gembiralah ketika dia sukses, sebut namanya dalam doa kita. Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus. Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Allah Ta'ala juga akan selalu bersamamu.
http://www.kabarmadrasah.com/
Foto : dokumen silaturrahim alumni

Berbagai fasilitas pertemanan sekarang ini gunakanlah dengan bijak, rangkul teman kita yang sempat berpisah, cari nomor kontaknya, baik lewat Whatapps, facebook, twitter, Telegram, Instagram, messenger, telepon dan berbagai aplikasi pertemanan lainnya

Saling supportlah dengan sahabatmu. Saling berdoa dan mendoakan sahabatmu. Teruslah bersahabat sampai Allah Ta'ala berkata “ Sudah waktunya kamu pulang”

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Allah Ta'ala dan diberi kekuatan oleh Allah Ta'ala untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

13 February 2020

Pujian Tulus atau Sandiwara? Berhati-hatilah


Kamu cantik yaa..
Kamu hebat yaa.. Udah alim, dermawan lagi!

Hemmm.... Siapa sih yang gak seneng kalau dipuji? Jadi berbunga-bunga rasanya..
Padahal, kadang-kadang pujian itu terlalu lebay! Tidak sesuai dengan aslinya..
Karena itu, hati-hati yaa! Jangan tertipu dengan pujian!

Orang yang memuji itu ada dua kemungkinan. Ada yang benar-benar tulus tapi ada juga cuma sekedar sandiwara, karena ada maunya, alias penjilat! Makanya kalau ada orang yang memuji, kita harus faham sekaligus waspada, mengapa dia memuji kita?
Apalagi kalau yang memuji bukanlah orang yang benar-benar mengenal kita!

Pujian adalah satu hal yang sangat berbahaya. Karena itu, al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad mengajarkan, jika ada orang yang memuji kita, maka hendaknya hati kita tidak senang dengan pujian tersebut. Karena pujian bisa membuat manusia terlena sehingga tidak tau keaslian dirinya. Apalagi kalau yang dipuji adalah orang fasiq, maka dia bisa jadi lupa diri, merasa dirinya hebat, dll.

Baca Juga


Lalu, apa yang harus dilakukan jika ada orang yang memuji kita?

Jika kita dipuji dengan sesuatu yang memang ada pada diri kita, maka ucapkanlah,

الحمدلله الذي اظهر الجميل وستر القبيح

"Segala puji bagi Allah yang telah menampakkan keindahan dan menutupi keburukan."

Jika kita dipuji dengan sesuatu yang tidak ada pada diri kita, maka ucapkanlah,

اللهم لا تؤاخذني بما يقولون واغفرلي ما لا يعلمون واجعلني خيرا مما يظنون

"Yaa Allah, janganlah Engkau menuntutku atas apa yang mereka ucapkan dan ampunilah aku karena ketidaktahuan mereka dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka kira."

Dikisahkan Imam Abu Hanifah, saat itu beliau istiqomah qiyamullail separuh malam. Suatu hari saat beliau berjalan, beliau mendengar ada orang yang berbisik-bisik, memuji-muji beliau seraya berkata, "Orang ini qiyamullailnya sepanjang malam."

Maka beliau berkata kepada dirinya sendiri, "Sungguh aku malu orang berhusnudhon seperti itu. Mulai sekarang aku akan qiyamullail sepanjang malam."

Ternyata.... Seorang mukmin sejati itu jika mendapat pujian hatinya tidak akan goncang, justru semakin kuat dan berkembang imannya serta semakin bersemangat untuk meningkatkan kualitas dirinya.

Apakah kita boleh memuji orang lain?
Jika kita yakin pujian kita membuat dia semakin bertambah semangat dalam kebaikan, atau memang ia adalah orang yang memiliki keutamaan yang patut diketahui orang lain, maka boleh memujinya dengan catatan tidak ada kebohongan dan tidak membuat orang yang dipuji menjadi tertipu dengan pujian tersebut.

Maka berhati-hatilah! Janganlah mudah tertipu dengan pujian dan jangan mudah memuji! Memujilah dengan sifat-sifat yang memang ada pada orang itu sehingga tidak membuat ia terlena dan gagal amalnya gara-gara pujian tersebut.
Semoga kita menjadi orang yang selamat dari hal-hal tersebut.
Aamiin Yaa Robb


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

08 February 2020

Pak Kamad dan Perputaran Roda


“Alhamdulillah... Saya lulus SKD CPNS, Pak Kamad.” Datang seorang murid yang dulu pernah diajar Pak Muhammad di Madrasah dengan membawa gulokopi (buah tangan; red).
http://www.kabarmadrasah.com/
foto : radarlampung.co.id
“Syukur Alhamdulillah.” Balas guru separuh baya dengan penampilan khas. Kopiah mbladhus, kaos putih dan sarung kotak-kotaknya.
“Ini... Untuk Pak Kamad.” Murid itu menyerahkan kepada Guru yang sekian tahun pernah mengajarinya ilmu.
“Opo iki tho?”
“Mboten nopo-nopo, Pak. Ungkapan syukur saya.” Jawab Si Murid.
“Lha kan baru lulus SKD, belum tes-tes selanjutnya tho?”
“Hehe... Enjiiih.”
“Tapi kalau ndak lulus? Ungkapan syukur ini bagaimana?” Tanya Pak Kamad sembari menunjuk pada buntelan kresek hitam yang dihaturkan padanya.
“Hehe... Mboten nopo-nopo, Pak.” Si Murid itu tersenyum. “Mungkin belum rejeki saya kalau belum lulus tahap nanti.” Lanjutnya.
“Mestinya kamu memberikannya kalau positif lulus saja. Saya malah ewuh menerima.”
“Mboten nopo-nopo, Pak. Saya ingat ngendikane Pak Kamad di madrasah dulu. Asshodaqotu lidaf’il Bala’, semoga ini jalan untuk menghadapi hambatan-hambatan yang ada ke depannya, Pak.”
“Wah wah wah... Terus? Kok ke saya yang dishodaqohi? Kanan kirimu ada yatim apa ndak?” Goda Pak Kamad sembari melepaskan asap ududnya.

Baca Juga

“Kulo nggolek berkahe Pak Kamad.” Jawab sang murid.
“Wehehehe, ojo salah! Shodaqoh yatim malah berkah lho...” Goda Pak Kamad lagi.
“Nganu, Pak... Yatim tetanggane kulo sugih-sugih. Nek kesah sekolah dianterke supire. Saya takut shodaqoh ini ndak ada apa-apanya.”
“Wah wah wah, ngono tho, Le? Ya wis, tak terima kanti bungah. Mugo-mugo khajatmu terkabul, bala’mu ilang. Intine opo wae hasile yo kuwi sing terbaik. Ojo lali... Roda kuwi berputar, Le.”
“Njeh, Pak. Mugi-mugi kulo saget merubah nasib. Selama ini saya merasa di bawah dalam perputaran roda. Siapa tahu lulus CPNS dapat membanggakan orangtua saya.”
Mendengar itu, Pak Kamad tertawa.
“Bhahahahaha.... Lucu kowe, Le.”
“Lucu nopo leh, Pak?”
“Tinggal bagaimana kamu memandang perputaran roda itu, Le.”
“Maksudnya, Pak?”
“Meskipun roda kuwi muter, aku malah tak gawe sante, Le. Dadi wingi muter, iki muter, sesuk muter, aku tetap di zona aman. Kuncine siji, Le. Syukur...”
“Maksudnya, Pak? Wingi muter, iki muter, sesuk muter, namun tetap di zona aman? Tapi hidup kan sudah mesti begitu siklusnya, Pak?"
“Bhahahaha... Rodaku soalnya dalam posisi horisontal atau rodanya madep nduwur, Le. Coba kamu bayangkan posisi roda sing 'sumeleh' pas muter? Posisi ndangak marang Gusti. Lha sudut pandangku melihat roda kehidupan ya seperti itu. Jadi aman terus. Tak pernah di atas dan di bawah. Yang ada kayak kompas. Kanan oke kiri oke.”
Muridnyapun menimpali, “Owalaaaah, Pak....”

Redaksi by : Yani (owner blog Akarrantingdaun.com )

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

05 February 2020

Download Administrsi Pembelajaran TPQ

Kabarmadrasah.com-  Dunia pendidikan non formal baik itu TPQ, Madin dan Pondok pesantren dalam berbagai bidang juga tidak kalah dengan pendidikan yang formal. Baik dalam hal sistem administrasi pembelajaran, administrasi perkantoran, sarana prasarana, maupun manajemen madrasah


Jika Bapak Ibu guru formal sering membutuhkan format dan contoh administrasi pembelajaran formal baik itu Prota, Promes, Silabus dan RPP karena memang hal tersebut sudah menjadi aturan administrasi pembelajaran secara resmi. namun jika administrasi pendidikan non formal semisal TPQ dan Madin amatlah jarang kita temukan.

Taman Pendidikan Alqur'an dan Madrasah Diniyyah juga mempunyai kurikulum masing-masing. Ada target dan capaian yang harus dilakukan secara bertahap , berjenjang dan berkesinambungan tahk ubahnya seperti sekolah formal lainnya.

Dalam tata kelola Administrasi Tata Usaha juga sudah mulai diperhatikan masalah buku agenda surat masuk, surat keluar, data Induk guru dan santri, buku tamu, SK sebagai guru dan lain-lain. Begitupun dalam hal administrasi pembelajaran

Untuk itu, sangat baik dan merupakan kemajuan memang bila sekolah non formal ( TPQ dan Madin ) sudah memulai tertib administrasi pembelajaran mulai dari RPP, Jurnal guru atau jurnal kelas dan lain-lain.

Salah satu contoh administrasi pembelajaran yang bisa digunakan dalam pembelajaran Taman Pendidikan Alqur'an(TPQ) antara lain tentang Materi Pembelajaran yang dalam formatnya serupa dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hanya saja tinggal ditambahi langkah-langkah pembelajarannya atau dimodifikasi sesuai kebijakan guru.

Berikut Administrasi Pembelajaran TPQ yang bisa bapak/Ibu Download :

A. Perangkat Pembelajaran Jilid 1
     1. Jilid 1 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 1 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 1 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 1 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 1 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 1 semua pembelajaran dalam format Zip 

B. Perangkat Pembelajaran Jilid 2
     1. Jilid 2 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 2 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 2 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 2 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 2 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 2 semua pembelajaran dalam format Zip

C. Perangkat Pembelajaran Jilid 3
     1. Jilid 3 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 3 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 3 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 3 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 3 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 3 semua pembelajaran dalam format Zip

D. Perangkat Pembelajaran Jilid 4
     1. Jilid 4 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 4 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 4 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 4 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 4 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 4 semua pembelajaran dalam format Zip

Baca Juga

E. Perangkat Pembelajaran Jilid 5
     1. Jilid 5 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 5 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 5 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 5 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 5 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 5 semua pembelajaran dalam format Zip

F. Perangkat Pembelajaran Jilid 6
     1. Jilid 6 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 6 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 6 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 6 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 6 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 6 semua pembelajaran dalam format Zip

G. Perangkat Pembelajaran Jilid 7
     1. Jilid 7 pembelajaran ke-1
     2. Jilid 7 Pembelajaran ke-2
     3. Jilid 7 Pembelajaran ke-3
     4. Jilid 7 Pembelajaran ke-4
     5. Jilid 7 Pembelajaran ke-5
     6. Jilid 7 semua pembelajaran dalam format Zip

H. Perangkat Pembelajaran Jilid Ghoribul Qur'an
     1. Jilid Ghorib pembelajaran ke-1
     2. Jilid Ghorib Pembelajaran ke-2
     3. Jilid Ghorib Pembelajaran ke-3
     4. Jilid Ghorib Pembelajaran ke-4
     5. Jilid Ghorib Pembelajaran ke-5
     6. Jilid Ghorib semua pembelajaran dalam format Zip

Kita mengenal berbagai metode dalam Taman Pendidikan Alqur'an di Indonesia, ada Qiro'ati, Yanbu'a dll. Silakan bapak/Ibu sesuaikan dengan metode yang dipakai di madrasah masing-masing

Demikian artikel terkait dengan Administrasi Pembelajaran TPQ , semoga bermanfaat bagi kita semua dalam mengemban tugas sebagai pendidik dan pengajar di TPQ. Tidak lain agar semuanya berjalan dengan lancar dan tepat sasaran, tepat waktu sesuai kurikulum yang telah ditentukan

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

28 January 2020

Asesmen dengan Gawai dan kelebihannya

Asesmen merupakan metode dan proses yang digunakan untuk mengumpulkan umpan balik siswa selama dalam pembelajaran.
      Hasilnya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
      Mengevaluasi jika terjadi kekurangan dalam kegiatan pembelajaran
      Bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan perkembangan siswa

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa digitalisasi dalam semua bidang sekarang ini merupakan dampak nyata dari revolusi industri 4.0. tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Salah satu bentuk digitalisasi pada dunia pendidikan diantaranya menghadirkan kegiatan ulangan / ujian tanpa kertas (paperless)
Berbasis Android


Di sisi lain juga semakin berkembangnya industri  handphone khususnya smartphone yang support koneksi internet dan teknologi android. Semakin banyak orang mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua  yang menggunakan android dengan berbagai manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari maupun dalam bidang pendidikan (baik dalam proses belajar mengajar maupun dalam kegiatan keadministrasian lain dalam tata kelola sekolah/madrasah)

Tentunya dalam hal demikian semakin mempermudah guru dalam penyampaian materi pembelajaran maupun melakukan penilaian hasil belajar. Kurikulum yang sekarang berlaku di Indonesia menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan pembelajaran dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Namun, apabila guru tidak atau kurang memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi, akan mengalami kesulitan dalam melakukan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya
Berbasis Komputer


Kenyataannya, tidak sedikit guru yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal. Kebanyakan guru atau regulasi yang dijalankan di tingkat satuan pendidikan masih menggunakan cara lama, yaitu menggunakan sistem evaluasi berbasis kertas (paper based).
Berbasis Kertas

Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengukur sejauh mana pencapaian dan daya serap peserta didik terhadap  materi pembelajaran. Pelaksanaan ulangan harian membutuhkan kertas dan alat tulis, serta dilakukan penilaian secara manual oleh guru. Ulangan berbasis kertas selama ini kurang efektif karena mengeluarkan banyak biaya dan memerlukan waktu yang lama.

Selain itu, bisa dilihat berapa banyaknya kertas yang terbuang pasca pelaksanaan ulangan harian. Guru juga dikejar-kejar deadline agar nilai segera dikumpulkan untuk disetor kepada wali kelas masing-masing. Koreksi hasil ulangan dengan kondisi tersebut bisa berimbas pada nilai siswa yang kurang akurat, serta guru asal selesai saja dalam mengoreksi jawaban siswa.

Baca Juga


KELEBIHAN ASESMEN DENGAN GAWAI
1. Paperless (mengurangi kertas)
2. Menghemat biaya operasional kegiatan
3. Lebih efisien waktu dalam pembuatan soal dan analisis
4. Koreksi jawaban lebih cepat karena otomatis untuk soal jenis pilihan ganda dan isian singkat
5. Meningkatkan karakter kejujuran karena kemungkinan siswa untuk mencontek dapat diminimalisasi
6. Mudah digunakan oleh siswa
7. Lebih menantang dan menyenangkan

Perangkat layanan yang bisa digunakan dalam asesmen dengan gawai/mobile based test tersedia secara online. Antara lain dengan menggunakan fasilitas berikut :
·         Google form
·         Office form
·         Aplikasi mobile exam (aplikasi android) yang bisa didownload di playsore

Dalam hal ini, tentunya assessment mobile based test bisa digunakan dalam tataran usia peserta didik  yang sudah cukup mampu, baik mampu dalam hal kedewasaan, mampu dalam hal keamanan, mampu dalam hal regulasi yang jelas, maupun secara finansial (punya HP Andoid)

Meskipun banyak kelebihan dari model assessment mobile based test tersebut, juga tidak menutup kemungkinan banyak kelemahan yang ada. Ini hanya sebagai sebuah alternative kemudahan dari kemajuan teknologi.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

27 January 2020

Gara-Gara Ghibah dan Namimah



Setiap saat senantiasa ngerumpi bahas ini itu, ujung-ujungnya ngomongin orang.
Itulah kegiatan orang-orang yang kurang kerjaan. Kelihatannya sepele, padahal dosanya besar. Orang-orang itu bukan mustahil adalah kita, Astaghfirullohal 'Adhim

Ada beberapa hal yang menyebabkan permusuhan dan perpecahan di antara sesama teman, tetangga, kerabat dan komunitas lainnya , yaitu: Ghibah dan Namimah.
    
    Lalu, apakah ghibah dan namimah itu?  yuk kita belajar bersama !
    1.   Ghibah
Ghibah adalah engkau membicarakan seseorang di kala ia tidak ada di tempat dan ia tak menyukai pembicaraanmu jika dia mendengarnya. Baik dengan lisan atau tulisan ataupun isyarat saja. Meskipun hal itu bukan kejelekannya, sekiranya ia mendengar dan tak akan menyukainya, maka itu termasuk ghibah lho!

Ghibah adalah perbuatan yang sangat tercela.
Allah SWT berfirman,
ويل لكل همزة لمزة 
"Celaka (neraka wail) bagi setiap pengumpat dan pencela."
Allah SWT telah mewahyukan kepada Nabi Musa as, "Barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan bertaubat dari perbuatan ghibah, maka ia adalah orang yang terakhir masuk surga. Dan barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan selalu melakukan perbuatan itu, maka ia adalah orang yang pertama kali masuk neraka."

Baca Juga


    2.   Namimah
Namimah (adu domba) adalah menceritakan omongan seseorang kepada orang lain dengan tujuan untuk merusak hubungan di antara keduanya sehingga mereka menjadi saling bermusuhan.

Gara-gara namimah, suami istri menjadi bertengkar, satu saudara bermusuhan, teman sekantor tak ma bicara, sesama tetangga tidak bertegur sapa.

Orang yang merusak hubungan diantara dua orang saja, maka dia ternilai melakukan pelanggaran berat di sisi Allah. Apalagi jika sampai menimbulkan fitnah dan menyebarkannya sehingga mengakibatkan keresahan dan perpecahan di antara sesama manusia. Maka dia akan jauh dari rahmat Allah serta sangat dibenci oleh-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:
لا يدخل الجنة النمام
Tidak akan masuk surga seorang pengadu domba."

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang paling dibenci oleh Allah di antara kalian adalah orang yang selalu mengadu domba di antara orang-orang yang saling kasih sayang, dan orang yang membuat perpecahan diantara saudara-saudara."


Ghibah dan namimah adalah perbuatan yang kerap kali kita jumpai, bahkan terkadang kita sendiri melakukannya, baik sengaja ataupun tidak, baik mengakui atau tidak mengakui.

Karena itu, hendaknya kita berhati-hati jangan sampai merusak hubungan di antara sesama muslim yang dalam kedamaian dengan mengadu domba dan ghibah atau semisalnya.

Kita wajib menjaga kedamaian dan kerukunan terlebih di antara sesama muslim, karena sesama muslim itu bersaudara. Dan persaudaraan itu diikat langsung oleh Allah SWT karena iman kepada-Nya.

Sumber: Kitab Risalah Muawanah.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

20 January 2020

Adab dan Tata Krama Kepada Orang Tua


Birrul Walidain adalah  etika dalam Islam yang menunjukan kepada suatu tindakan berbakti (berbuat baik) kepada kedua orang tua. Berbakti kepada orang tua ini hukumnya wajib bagi setiap Muslim, meskipun seandainya keduanya adalah non muslim.
http://www.kabarmadrasah.com/
“...dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu Bapanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Setiap anak wajib mentaati setiap perintah dari keduanya selama tidak bertentangan dengan perintah Allah. Dalam agama tidak saja ditekankan harus menghormati kedua orang tua saja, akan tetapi ada akhlak yang mengharuskan orang yang lebih muda untuk menghargai orang yang lebih tua usianya dan yang tua harus menyayangi yang muda,

Dalam segala kegiatan umat Islam diharuskan untuk mendahulukan orang-orang yang lebih tua usianya, Akhlak ini telah dilakukan oleh para sahabat, mereka begitu menghormati terhadap orang yang lebih tua meskipun umurnya hanya selisih satu hari atau satu malam, atau bahkan lahir selisih beberapa menit saja

Baca Juga


Maka dalam hal ini, perlu kami sampaikan beberapa adab kepada kedua orang tua disaat mereka masih hidup antara lain
1. Mendengarkan ucapan keduanya
2. Berdiri ketika mereka berdiri
3. Mematuhi perintah keduanya
4. Tidak berjalan di depan keduanya
5. Tidak mengangkat suara melebihi suara keduanya
6. Menjawab panggilan keduanya
7. Bersemangat untuk mendapatkan keridhoan keduanya
8. Tawadhu kepada keduanya
9. Tidak mengungkit-ungkit kebaikan kepada keduanya, tidak pula mengungkit bahwa ia sudah mematuhi perintah keduanya
10. Tidak melihat kepada keduanya dengan pandangan marah
11. Tidak memasamkan wajah  di depan mereka
12. Tidak pergi kecuali setelah meminta izin kepada keduanya

Demikianlah adab terhadap orag tua, mumpung mereka masih hidup, mari terapkan  tutnunan adab tersebut. Adapun ketika salah satu atau kedunya sudah tiada, maka ada adab  yang telah diajarkan dalam agama islam, antara lain :
(1) mendoakan mereka,
(2) memohonkan ampunan untuk keduanya,
(3) menunaikan janji mereka dan memuliakan teman mereka, dan
(4) menjalin silaturahim dengan orang-orang yang tidak akan menjadi saudaramu kecuali melalui perantara ayah-ibumu.

Demikian artikel ini semoga bermanfaat dan menginspirasi kita semua dalam bermuasyaroh terhadap kedua orang tua baik saat masih hidup maupun sudah tiada

Dari berbagai sumber : wikipedia 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com