Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

02 August 2020

IKA Nahmus 1994 adakan Temu Kangen dengan Sosialisasi PHBS di Masa Pandemi

Kabarmadrasah.com- Sejumlah alumni MTs Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus lulusan tahun 1994 yang menamakan diri dengan IKA Nahmus ’94 ( Ikatan Alumni Nahdlatul Muslimin 1994 )  Hari ini, Ahad (2/8/2020) menggelar sosialisai PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ) di  Kampoeng Sawah Resto Undaan. Temu Kangen ke-2 ini berlangsung gayeng, penuh keakraban dan semangat kepedulian dengan sesama.

IKA Nahmus Undaan

Temu kangen yang kali kedua diselenggarakan ini kurang lebih 26 tahun kelulusan, dikemas dengan kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat saat pandemi Covid-19tetap mematuhi protokoler kesehatan antara lain kehadiran memakai thermogun, dibagikan / memakai masker dan handsanitizer. 

Ketua panitia reuni Abdul Malik mengatakan, temu kangen kali ini terkesan sangat istimewa karena  selain sangat lama tidak terselenggara, juga ada pengukuhan pengurus IKA dengan berbagai program sosial ke depannya, pemberian bantuan sosial kepada 7 keluarga  almarhum/almarhumah anggota IKA, pemberian kenang-kenangan kepada madrasah dan saling berbagi doorprize antar anggota IKA serta doorprize  yang telah disediakan panitia. 

Baca Juga

“Kami sangat terimakasih atas semangat teman-teman dalam tekad seduluran selawase, kekancan sak uripe . diwujudkan dalam kegiatan temu kangem kali ini. Kami juga merasa sebagai satu keluarga besar karena pernah disatukan dalam satu almamater MTs Nahdlatul Muslimin Undaan selama tiga tahun. Jadi, sudah seharusnya kami saling membantu kepada yang membutuhkan,” ujar  Abdul Malik

Sebelum pelaksanaan temu kangen, telah  dilakukan sejumlah kegiatan sosial. Diantaranya,  memberikan santunan bagi keluarga alumni yang sakit, melahirkan atau  meninggal,  dan khotaman Alqur’an 30 juz secara daring setiap minggunya untuk dihadiahkan kepada para arwah pendiri madrasah Nahdlatul Muslimin, para guru dan teman seangkatan yang telah mendahului.

Sejauh ini, sejumlah alumni  MTs Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus  telah menduduki jabatan penting  di pemerintahan maupun swasta, dan tersebar di seluruh nusantara. Tanpa menyebut profesi mereka, bahwa   hakikat kesuksesan   tidak hanya diukur dari  pangkat, jabatan atau status social, namun seberapa jauh mereka mampu  memberi manfaat bagi orang lain.

Acara temu kangen yang kedua kali ini juga dihadiri oeh pihak sesepuh madrasah Nahdlatul Muslimin yang diwakili oleh H. Taufikut Bari, S.Ag.,M.Pd dan Drs. H. Mawardi, M.Pd. Dalam acara sambutan dan pesan kesan, beliau berdua didaulat untuk memberikan sambutannya

Sesepuh nahdlatul Muslimin

H. Taufikut Bari, S.Ag., M.Pd sangat mengapresiasi IKA Nahmus 1994 dan berharap sangat atas kontribusi positif terhadap madrasah Nahdlatul Muslimin, yang saat ini secara kualitas maupun kuantitas sarana prasarana serta jumlah peserta didiknya yang maju pesat dibandingkan saat para alumni IKA Nahmus masih duduk sebagai peserta didik. Saat ini terhitung ada sekitar 48 ruang kelas dengan ribuan peserta didiknya

 

Sementara Drs, H. Mawardi, M.Pd lebih menitik beratkan pada memotivasi para alumni dengan menyampaikan beberapa pesan / dawuh dari KH. Maimun Zubair  yang antara lain, agar senantiasa mengikuti perkembangan zaman, menghadapi tantangan yang ada, dan senantiasa mengenal dan beribadah kepada Tuhannya. Tidak lupa yang terakhir adalah pesan taqwa dimanapun para alumni berada

Beliau juga memotivasi agar putra-putri para alumni Nahdlatul Muslimin juga diarahkan untuk sekolah ke madrasah tercinta ini, yang dalam waktu dekat juga akan dibangun pondok pesantren putri Nahdlatul Muslimin

Adapun materi Sosialisasi PHBS di Masa Pandemi Covid 19 menuju Tatanan Kehidupan New Normal Sehat, Selamat, Sukses Barokah dan Bahagia disampaikan oleh Ketua IKA Nahmus 1994 Agus Hermawan, S.Pd.I., MA yang juga sebagai dosen IAIN Salatiga dengan media proyektor. Banyak hal yang dipaparkan terkait COVID-19 dan beberapa panduan perilaku sehat dengan harapan semoga para alumni dan keluarganya dijauhkan dari wabah COVID-19

Sosialisasi PHBS di masa Pandemi

Keseruan acara memuncak dengan digelarnya acara pembagian doorprize untuk semua alumni yang dipandu oleh rekanita Istifaizah, S.Pd.I.,M.Pd.I duet dengan rekan Nur Faiq Shofi, dan alhamdulillah semua mendapatkan bagian ( untuk yang kelewatan doorprize, panitia mohon maaf ya teman-teman? he he)

Acara dipungkas dengan barokah do’a oleh Ustadz Nor Halim , menandai usai sudah acara temu kangen. Semoga kedepan acara semakin gayeng lagi, lebih sukses , serta program-program dari departemen-departemen IKA di bidang religi, edukasi dan social dapat berjalan sesuai yang diharapkan, Aamiin

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

24 July 2020

Wahai anakku, berbaktilah kepada orang tua

Wahai anak-anaku ! Ketahuilah !

Orang tua tak pernah meminta balasan. Bagi mereka, cukup melihat kita sukses dan bahagia. Pandangan tulus yang kita berikan kepada mereka bahkan lebih berharga dari permata di dunia ini.

Semakin dewasa kita, maka semakin tua juga mereka. Kita tak pernah tau kapan Allah mengambil mereka. Jangan sampai kita menyesal karena belum sempat meminta maaf dan berterima kasih kepada mereka.

Berbaktilah kepada orang tua

 

Berbaktilah kepada kedua orang tua kita, sungguh kita tak akan mampu membalas jasa-jasa dan pengorbanan mereka untuk kita.

 

Rasulullah SAW Bersabda:

بروا آباءكم تبركم أبناؤكم

"Berbaktilah kepada kedua orang tua kalian, niscaya kelak anak-anakmu akan berbakti pula kepada kalian."

 

Jangan sia-siakan mereka. Karena kita takkan pernah mendapatkan cinta sebesar cinta yang diberikan keduanya.

 

Beruntunglah kita jika masih memiliki orangtua. Kita masih bisa membuat mereka tersenyum dengan ucapan, "Ayah, ibu, aku mencintai kalian, terima kasih banyak telah memenuhi hidupku dengan limpahan kasih sayang."

 

Dan untuk kita yang telah ditinggal pergi oleh mereka, jangan pernah lupa untuk selalu mendoakan mereka.

Karena para orangtua kita akan selalu menunggu doa-doa kita di alam barzakh.

رب اغفر لي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا

"Ya Allah, Ampunilah aku dan kedua orangtuaku dan kasihilah mereka layaknya ketika mereka mendidikku diwaktu kecil."

 

Wahai anakku, orang tua kitalah yang menjadi sebab terlahirnya kita secara jasmani. Bagi kita yang sudah berkeluarga, tentunya pasangan kita juga mempunyai orang tua yang juga harus kita hormati dan sayangi layaknya orang tua kita sendiri. Merekalah mertua kita. Bapak dan ibu dari suami atau istri kita.  Kepada mereka juga penghormatan dan kasih sayang selayaknya orang tua kita sendiri


Semoga dengan artikel ini, kita semakin sadar untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tua kita, baik orang tua kandung maupun mertua kita. Meskipun terkadang di lapangan, di kehidupan sehari-hari , bukan mustahil banyak kendala, baik dari segi ucapan , pemikiran yang berbeda dengan kita, berselisih faham dan bahkan memancing pertengkaran, namun bagaimanapun orang tua tetaplah orang tua yang harus kita hormati.

 

Ya Allah, kuatkan hati dan pikiran kami, agar mampu menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, dan sekaligus juga menjadi orang tua yang Kau karuniai keturunan atau putra-putri yang sholih-sholihah, yang senantiasa hormat, patuh dan berbakti kepada kami, Aamiin

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

08 July 2020

Kemenag Targetkan SK Inpassing Guru Selesai 2021

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menargetkan SK Inpassing Guru madrasah selesai 2021. Hal ini disampaikan Menag dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI hari ini. Menag menyampaikan saat ini sebanyak 100 ribu data inpassing guru madrasah telah selesai diverifikasi dan validasi, untuk kemudian dikeluarkan SK pada 2021 mendatang. 

“Untuk inpassing, kita mohon maaf karena mundur lagi. Baru bisa dijanjikan selesai pada 2021,” ujar Menag, Selasa (07/07).

 

Perlu diketahui, sasaran inpassing ini adalah guru madrasah non-pns yang sudah sertifikasi, tetapi belum inpassing. Saat ini menurut Menag, selain telah melakukan verval data, pihaknya juga sudah membahas payung hukum berupa Peraturan Menteri Agama (PMA). “Jadi SK Inpassing direncanakan selesai 2021. Semoga tidak mundur lagi,” ujar Menag.

Sementara, terkait pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) terhutang, Menag mengungkapkan Kemenag telah mengusulkan ke Kemenkeu. “TPG Terhutang, sudah diusulkan ke Kemenkeu. Sepertinya ada respon positif. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilaporkan,” kata Menag.

Senada dengan Menag, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Suyitno menjelaskan bahwa proses inpassing guru madrasah telah dan terus berjalan. Ada tiga tahapan yang harus dilakukan untuk menghasilkan SK Inpassing.

Pertama, penyusunan payung hukum inpassing berupa Peraturan Menteri Agama (PMA). Kedua, melakukan verifikasi dan validasi data inpassing. Ketiga, konsinyering data inpassing pusat dan daerah.

“Saat ini penyusunan PMA serta verifikasi dan validasi data sudah berjalan untuk 100 ribu guru,” kata Suyitno.

“Tahapan ketiga, yakni konsinyering data inpassing pusat dan daerah juga ditargetkan selesai 2020. Sehingga, SK inpassing ditargetkan selesai tahun 2021,” imbuhnya.

Ada pun terkait TPG Terhutang, Suyitno menyampaikan, Kemenag telah mengajukan anggaran senilai 300 miliar rupiah untuk pembayaran TPG terhutang bagi Guru Non-PNS untuk tahun anggaran 2018 dan 2019.

“Kita sudah ajukan ke Dirjen Anggaran Kemenkeu. Jika belum dipenuhi oleh DJA tahun ini, maka kita sudah mengajukan juga dalam pagu indikatif 2021,” jelasnya.

 Sumber : Website Kemenag.go.id


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

07 July 2020

Hasud (pengertian,pembagian dan obatnya)

Bagaimana kabar kita hari ini? Sudah olahraga, minum vitamin, dan makan makanan bergizi belum? Lalu bagaimana kabar hatimu?

Kesehatan fisik perlu diutamakan, setumpuk program juga mesti direncanakan. Tapi terkadang kita melupakan kesehatan hati, begitu lalai atas perawatan kesehatan hati.

Betapa banyak manusia yang kekar, nampak sehat dan bugar, tapi hatinya rapuh, mudah mengeluh, mudah marah, iri dan dengki menjadi sifat dan kebiasaan. Riya' dalam amal, sombong dan angkuh dalam setiap melangkah, Na'udzubillah.

Nah, Yuk kita belajar tentang sifat Hasud. Adakah penyakit ini bersarang dalam hati kita? Jika ia, mari segera kita obati.

 

Hasud ialah sifat orang yang merasa tidak senang apabila orang lain memperoleh nikmat dari Allah, baik itu berupa ilmu, harta atau pangkat (kedudukan).

Sehingga ia berharap nikmat yang ada pada orang lain itu hilang. Jadi sifat hasud ini benar-benar buruk dan tercela.

Rasulullah SAW Bersabda:

 اَلْحَسَد يَاكُلُ الْحَسَناتِ كَمَا تَاكُلُ النَارُ الْحَطَبَ

 "Hasud itu dapat  menghilangkan segala macam kebaikan, sebagaimana api membakar kayu bakar."

Sebagian Salaf berkata bahwa awal kesalahan adalah Hasud. Seperti hasudnya iblis kepada Nabi Adam.

Hingga iblis tidak mau bersujud kepadanya dan berusaha membujuknya untuk melanggar Allah dengan memakan buah yang dilarang. Hingga akhirnya Allah mengeluarkan nabi Adam dari surga karena godaannya.

Imam Ghazali membagi hasud menjadi 4 tingkatan

1. Senang akan hilangnya kenikmatan yang ada pada orang lain walaupun nikmat tersebut tidak berpindah kepadanya. Ini adalah hasud yang paling kronis.

2. Senang akan hilangnya kenikmatan yang ada pada orang lain dan ingin nikmat tersebut pindah kepadanya.

Seperti istri cantik miilik  orang yang ingin dia nikahi, dengan berharap suaminya mati atau menceraikannya. Atau jabatan teman yang ingin dia lengserkan.

 3. Menginginkan nikmat sama seperti yang dimiliki orang lain, agar bisa sama sepertinya. Jika tidak mampu menyamainya, maka dia berharap agar nikmat tersebut hilang dari orang lain, agar tidak tampak perbedaan dari keduanya.

 4. Menginginkan nikmat seperti yang dimiliki orang lain, namun jika ia tidak mendapatkan nikmat tersebut maka ia tidak ingin nikmat tersebut hilang dari orang lain. Ini adalah tingkatan paling rendah dan hasud semacam ini sunnah hukumnya jika berkaitan dengan agama.

Lalu, bagaimana cara mengobati hasud?

Ketahuilah bahwa penyakit hasud bahaya untuk dunia dan agamamu. Ini menunjukkan kau tidak suka dengan ketentuan Allah yang diberikan kepada hambaNya.

Allah SWT berfirman

 

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

 

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

Setiap kita punya nasib dan takdir yang berbeda dan indah. Ridha dan Bersyukurlah dengan segala ketentuan Allah . Dan bahagialah dengan kenikmatan yang dimiliki orang lain


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

25 June 2020

KKMI Undaan Sosialisasikan Kurikulum Darurat Covid-19

Kabarmadrasah.com – Memasuki era new normal , madrasah sangat perlu untuk mengikuti kebijakan yang ada. Pada tahun pelajaran baru 2020/2021, madrasah akan kembali membuka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Untuk mendukung keberlangsungan kenormalan baru (new normal) dalam KBM, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyyah (KKMI) Kecamatan Undaan Kudus menyelenggarakan Sosialisasi Kurikulum Darurat Covid-19 di MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Kudus (25/06/2020)

Dalam sambutannya, KH. Ali Murtafiin, S.Pd.I selaku Ketua KKMI Undaan menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan beberapa hal :

1.   KMA No 184 tentang Pedoman Implentasi Kurikulum pada Madrasah

2. Surat Edaran Mendiknas  No 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan  belajar di rumah dalam masa darurat penyebaran covid-19 .

3.   SK Dirjen Pendis No 2491/ 2020 tentang panduan kurikulum darurat covid 19

4.   Kakdik Tahun Pelajaran 2020/ 2021 sesuai SK Pendis no 2491 tahun 2020 .

5. SKB 4 menteri ( Kemendikbud , Kemenag , Kemendagri dan Kemenkes ) tentang panduan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemi Covid-19 

6.   Rapat dinas Kasi Penmad dengan Pokjawas Kankemenag Kudus

7.    Rapat pengurus harian Pokjawas dengan KKMI se-kab Kudus .

8.   Rapat pengurus harian KKMI Undaan .

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 13 Kepala  Madrasah Ibtidaiyyah dan  13 Koordinator kurikulum MI sekecamatan Undaan, termasuk MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus yang baru saja mendapatkan Ijin Operasional (Ijop) dari Kementrian Agama

Beliau, KH. Ali Murtafiin menargetkan  bahwa awal tahun pelajaran 2020 / 2021, dokumen KTSP harus sudah bisa diimplentasikan oleh satuan pendidikan masing-masing MI sekecamatan Undaan

Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi ini adalah H Masruchin , S.Ag, M.Pd selaku Pengawas Pemdidikan Madrasah Kecamatan Undaan Kudus dengan dibantu moderator dan operator oleh Supono, S.Pd.I, M.Pd.I.

Dengan jelas dan gamblang materi sosialisasi dipaparkan oleh beliau melaui slide proyektor dan dengan gaya dan bahasa yang khas,

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut sosialisasi  disepakati bahwa koordinator  kurikulum besok Selasa 30 Juni 2020 akan melanjutkan penyusunan dokumen KTSP Darurat covid-19  yang akan bertempat MI NU Mawaqiul Ulum Medini untuk kemudian pada hari Kamis, 1 Juli 2020 akan diedit kevalidan dokumen KTSP dan dimintakan pengesahan Kakankemenag Kabupaten Kudus .

Dengan tetap  menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan upaya pencegahan penularan covid-19 diantaranya memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dll kegiatan berlangsung dengan lancar dan selesai tepat sebelum tiba saatnya sholat dhuhur

Demikian artikel ini, semoga menambah maksimal pelayanan madrasah terhadap pendidikan, sesuai dengan motto "madrasah hebat bermartabat" 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

19 June 2020

5 hal penting yang disampaikan saat penerimaan raport

Kabarmadrasah.com -

Penerimaan raport baik tingkat PAUD, RA/TK, MI/SD, MTs/SMP, MA/SMU/SMK bagi sekolah atau madrasah merupakan bentuk pertanggungjawaban guru , wali kelas dan sekolah/madrasah kepada orang tua secara akademik terhadap hasil pembelajaran anak setiap semester dan akhir tahun pelajaran.

Ketika madrasah/sekolah telah meluncurkan undangan penerimaan raport, tentu bagi kita sebagai orang tua, merupakan event yang wajib diprioritaskan , kita luangkan waktu dari kesibukan lain untuk menghadirinya, sebagai bukti perhatian kita pada anak dan perkembangan pendidikannya

Jika karena sesuatu dan lain hal, misalnya kita sebagai ayah berada di luar kota karena pekerjaan, kita bisa wakilkan kepada ibu. Dan jika kedua orang tua juga tidak bisa menghadiri, bisa diwakilkan kepada orang tua yang ada di rumah, baik simbah, paman, bibi dan yang lainnya yang bisa dipercaya dan mampu menangkap informasi yang diberikan oleh madrasah/sekolah

Biasanya dalam event penerimaan raport , oleh wali kelas akan diinformasikan beberapa hal penting terkait dengan putra-putri bapak/Ibu, antara lain adalah :

Pertama, karakteristik nilai raport

Dalam perkembangan dunia pendidikan madrasah/sekolah, hasil belajar yang tertuang dalam raport mengalami perubahan-perubahan yang signifikan. Tiada lain karena mengikuti kurikulum dan regulasi yang berlaku.

Yang sedang berlaku saat ini adalah raport digital, di RA ada istilah ARDIRA ( Aplikasi Raport Digital RA), di MI diistilahkan ARD (Aplikasi Raport Digital)

Dalam membaca raport digital ini, sebagai orang tua mesti tahu mana sajakah yang menjadi nilai anak?

Oke, silakan buka raport digital putra-putri kita. Di sana ada judul Capaian hasil Belajar

    A.   Sikap

Dalam penilaian sikap , ada sikap spiritual dan sikap social yang dinilai dengan nilai predikat  dan deskripsi yang jelas

Jadi, nilainya berbentuk tulisan

    B.   Pengetahuan dan Ketrampilan

Dalam hal ini disajikan nilai pengetahuan dan nilai ketrampilan, dimana nilai tersebut didasarkan beberapa Kompetensi Dasar (KD) yang berbeda dan saling terkait

Nilai berupa angka dan predikat dalam bentuk huruf

   C.   Deskripsi Pengetahuan dan Ketrampilan

Point C ini merupakan penjabaran atau deskripsi dari nilai yang tertera dalam point B

    D.  Ekstrakurikuler

Berisi nilai predikat dan deskripsi keikutsertaan dalam kegiatan madrasah/sekolah

    E.   Prestasi

Berisi nilai prestasi lain yang diikuti anak

    F.   Ketidakhadiran

Memuat angka ketidakhadiran anak selama satu semester (6 bulan) berdasarkan absensi setiap hari

    G.  Catatan wali Kelas

Inilah pesan penting dari wali kelas untuk putra-putri bapak/Ibu

    H.  Tanggapan Orang tua

Silakan memberikan tanggapan sebagai orang tua terhadap hasil belajar atau hal lain yang terkait untuk kebaikan anak

Dan jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan pada tempat yang telah disediakan, supaya besok ketika raport dikumpulkan saat masuk pertama tahun ajaran baru, tidak terlupakan dan akhirnya disuruh bawa pulang lagi

Baca Juga

Kedua, dinamika akademik anak

Meski dalam raport sudah dituangkan nilai baik angka maupun deskripsi, tentu ada catatan khusus bagi wali kelas untuk disampaiakn kepada orang tua yang tidak tercover dalam raport.

Hal-hal tersebut mungkin berupa hafalan doa,hafalan perkalian dll

Ketiga,  kilas balik dan karakter anak

Event penerimaan raport adalah momentum penting bertemunya wali kelas dengan wali murid. Dua jenis orang tua ( orang tua kandung dan orang tua di sekolah/madrasah) . Sebagai orang tua tentu berharap anaknya akan berkembang, dalam pola pikir, prilaku, dan pergaulan sehari-hari ke arah yang lebih baik, demikian juga dengan guru dan wali kelas .

Saat anak masuk pertama kali dalam suatu kelas dan menjadi tanggung jawab wali kelas, akan banyak cerita dan dinamika perkembangan masing-masing anak. Saat inilah wali kelas bisa menyampaiakan berbagai hal terkait karakter sebenarnya yang tidak bisa tercover dalam raport

Keempat, informasi madrasah/sekolah

Pentingnya wadah interaktif antara pihak madrasah dan orang tua, terutama dalam masa pandemi COVID-19 seperti ini, lebih-lebih adanya keterbatasan untuk mengadakan pertemuan / kerumunan

Informasi penting akan disampaikan oleh pihak madrasah/sekolah meliputi : hari libur akhir semester/akhir tahun, hari berangkat, informasi program sekolah , informasi administrasi yang belum diselesaikan, pinjaman buku perpustakaan dll

Juga selipkan pesan moral dalam kondisi saat ini untuk tetap menjaga kesehatan dengan selalu pakai masker jika keluar rumah, jaga jarak aman, selalu mencuci tangan pakai sabun dan taati aturan protokol kesehatan lainnya untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 

Kelima, tanya jawab dan interaksi dua arah

Terbentuknya komunikasi yang aktif dan sehat antara wali kelas dan orang tua sangat penting demi keharmonisan dan hubungan baik antara kedua belah pihak. 

Sebagai manusia , tentunya banyak salah dan lupa. Jika ada unek-unek, miss komunikasi, kurang faham, itu wajar saja. Namun akan sangat baik bila ada hal-hal yang kurang berkenan, silakan event peneriman raport bisa saling bertemu dan kita gunakan untuk bertanya jawab tentang hal-hal tersebut. Tidak lantas kesalahan itu kita ekspose dalam social media secara luas

Pentingnya juga orang tua mempunyai nomor HP/ WA guru dan wali kelas untuk saling menanyakan perkembangan anak, atau klarifikasi berbgai hal terkait kemadrasahan/sekolah, tentunya komunikasi yang sehat.

Demikian artikel ini semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk semuanya.

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel : Menyemai kader nahdhiyyah dengan Tahlil
Baca selengkapnya ...

13 June 2020

Jika hidup tidak sesuai ekspektasi, lakukan 4 hal berikut

Tiada kalimat yang pantas kita ucapkan melainkan kalimat Alhamdulillah atas  kesempatan yang Allah berikan untuk menghirup udara segar, kesehatan jasmani dan rohani sehingga kehidupan berjalan sebagaimana mestinya.


Apa ekspektasi kita? Sudah sesuaikah hidup kita  sesuai ekspektasi? Sebenrnya apa sich arti ekspektasi itu?

Baiklah, secara umum bahwa ekspektasi adalah sebuah harapan atau keyakinan yang diharapkan untuk menjadi kenyataan di masa mendatangsesui dengan keinginan kita.

Nah, ketika hidup kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, atau beberapa keinginan kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan baik dalam dimensi pekerjan, keluarga, bisnis dan lain sebagainya. Apa yang mesti kita lakukan

Yang mempunya istri/suami, masih bisa merasakan kehangatan hidup dengan berbagai persoalan yang ada. Jika suami/istri berharap istri/suami nya sempurna, maka siap-siap kecewa, ternyata dalam kehidupan sehari-hari suam/istri tidak seperti yang diharapkan alias tidak sempurna.

Ya memang tidak ada yang sempurna dimuka bumi ini. Begitupun suami/istri yang tersedia untuk masing-masing suami/istri dengan segala plus minusnya.

Yang mempunyai anak, siap-siap kecewa, jika kita sebagai ortu menghadapai kenyataan yang tidak seperti yang dibayangkan, ya begitulah anak-anak itu, dengan segala karakternya satu dengan lainnya tidak akan sama dan tidak sempurna.

Yang mempunyai pekerjaan, sebagai apapun kita, siap-siap kecewa dengan pimpinan yang ada dan dengan keadaan yang ada, tidak mungkin sempurna, ada saja kekurangan dibalik kelebihannya.

Baca Juga

Yang mempunya bisnis, siap-siap kecewa dengan kondisi saat ini, putaran uang yang susah, income susah, mau menyalahkan corona atau apalah, siap-siap kecewa dengan dunia bisnis, jika pikirannya cuman begitu.

Berbagai pernik-pernik kehidupan yang ada, siap-siap kecewa jika ingin semuanya sempurna, tidak ada yang sempurna. Bagaimana menyikapi itu semua?

Menyikapi kondisi yang ada, agar tidak kecewa mau tidak mau kita harus melakukannya

    1.   Niat

Luruskan niat, ini menjadi penting karena ini menjadi esensi kehidupan di niat itu kuncinya, salah niat, kacau semuanya.

Yang sudah menikah, coba tanya ulang untuk apa menikah?

Yang punya anak, untuk apa mempunyai anak

Yang sudah dapat pekerjaan, untuk apa bekerja? dan lain-lain.

 

     2.   Usaha

Mari kita lihat burung-burung di pagi hari, mereka berterbang/berusaha untuk bisa hidup, dan sore hari balik ke tempat semula, belum pernah ada burung-burung itu diam diri hanya berharap. Saat terbangpun, mereka memilih tidak asal (ada perencanaan), kemana perginya. Usahanya dengan 4 as yaitu keras, tuntas, cerdas dan ikhlas. Tidakkah menjadi pelajaran bagi kita dari kisah hidup burung-burung tersebut

 

     3.   Doa

Kenapa kita berdo'a? Karena kita butuh Allah Ta'ala, Bukan sebaliknya. Mari kita lihat firman Allah Ta'ala dalam surat Al Baqoroh ayat 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”

 

     4.   Tawakkal

Sebagai langkah terakhir dari ketiga langkah di atas yaitu Tawakal total kepada Allah Ta'ala. Kenapa Bertawakal kepada Allah Ta'ala, karena kita ini diciptakan Allah, karena kita tidak kuasa, , hanya Allah Yang Maha Segalanya.

Mari kita lihat Allah Ta'ala berfirman: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (bagi semua urusannya). Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluan)nya”

(QS ath-Thalaaq:2-3).

 

Semoga catatan ini menyadarkan kita bahwa, kita ini diciptakan sebagai hamba Allah Ta'ala utk mensyukuri nikmatNya dan beribadah kepadaNya.

Agar tidak kecewa, syukuri apa yang ada, jalani dengan 4 langkah diatas, insyaa Allah kita idak akan kecewa lagi

Lihatlah orang lain kelebihannya dan lihat diri sendiri kekurangannya

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kepada Allah Ta'ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com