Materi ini membahas tentang pengukuran panjang dan berat menggunakan satuan baku (standar) serta hubungan antar-satuan tersebut. Satuan baku menghasilkan nilai yang selalu sama (standar), tidak seperti satuan tidak baku (misalnya jengkal, langkah) yang hasilnya bisa berbeda.
A. Pengukuran Panjang dengan Satuan Baku
- Satuan Baku Panjang
Satuan baku
panjang yang umum digunakan berurutan dari yang terpanjang ke terpendek adalah:
Kilometer
(km) – Hektometer (hm) – Dekameter (dam) – Meter (m) – Desimeter (dm) –
Centimeter (cm) – Milimeter (mm).
- Alat Ukur Panjang Baku
- Penggaris (Mistar): Untuk mengukur benda pendek (kurang dari 1
meter), biasanya bersatuan cm atau mm.
- Meteran Pita (Meteran Kain): Digunakan oleh penjahit untuk mengukur bahan
pakaian atau tubuh, bersatuan meter.
- Meteran Rol Kecil: Digunakan tukang kayu/bangunan untuk
mengukur benda/ruangan hingga 10 meter.
- Meteran Rol Besar: Digunakan untuk mengukur tanah atau jalan,
hingga 50 meter.
B. Hubungan Antarsatuan Baku Panjang
Hubungan antarsatuan panjang
diwakili oleh tangga satuan panjang.
- Setiap turun 1 tangga (dari km ke hm,
atau dam ke m, dll.), nilai harus dikalikan 10.
- Setiap naik 1 tangga (dari m ke dam,
atau cm ke dm, dll.), nilai harus dibagi 10.
|
Turun (x10) |
Contoh Konversi |
Naik (:10) |
|---|---|---|
|
1 tangga |
1 m= 10 dm |
1 tangga |
|
2 tangga |
1 m= 100 cm |
2 tangga |
|
3 tangga |
1 km = 1.000 m |
3 tangga |
C. Pengukuran Berat dengan Satuan Baku
- Satuan Baku Berat
Satuan baku
berat yang umum digunakan berurutan dari yang terberat ke teringan adalah:
Kilogram
(kg) – Hektogram (hg) atau Ons – Dekagram (dag) – Gram (g) – Desigram (dg) –
Centigram (cg) – Miligram (mg).
- Alat Ukur Berat Baku
Untuk
mengukur berat benda digunakan Timbangan. Jenis-jenis timbangan:
- Timbangan Duduk/Dapur: Untuk menimbang bahan makanan (g, kg).
- Timbangan Pasar: Untuk menimbang benda dagangan dalam jumlah
lebih besar (kg, ons).
- Timbangan Badan: Untuk mengukur berat tubuh (kg).
- Timbangan Digital: Hasil pengukuran muncul dalam bentuk angka
digital.
D. Hubungan Antarsatuan Baku Berat
Hubungan antarsatuan berat juga
diwakili oleh tangga satuan berat.
- Aturan konversi sama dengan satuan panjang:
- Setiap turun 1 tangga, nilai dikalikan
10.
- Setiap naik 1 tangga, nilai dibagi
10.


