Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

08 May 2020

Mukjizat Menyambung tangan yang terputus

Diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik ra;

Suatu hari Nabi Muhammad SAW masuk ke rumah puterinya sayyidah Fatimah ra, sayidah Fatimah mengeluhkan rasa laparnya kepada Nabi, ia berkata :

"wahai ayah, sudah tiga hari kami tidak memakan sesuatupun".

Nabi menyibakkan baju beliau pada bagian perutnya, dan terlihat ada batu yang terikat dibagian perutnya (untuk menahan rasa lapar)

"wahai Fathimah, jika kalian tiga hari belum menemukan makanan, maka ayahmu ini sudah empat hari.

(mendengar Sayyidah fatimah mengatakan sudah tiga hari tidak makan) maka Nabi SAW keluar rumah, namun rupanya yang sangat terbayang adalah kedua cucu beliau, Hasan dan Husain.

Nabi berjalan hingga sampai dipinggiran kota Madinah, dan ia menemukan seorang arobiy  (arab badui/pinggiran) yang akan mennimba air dari sumur.

Nabi berdiri dan arobiy tidak mengetahui bahwa beliau adalah Nabi Muhammad SAW.

Nabi : "wahai arobiy, apakah engkau butuh orang yang bisa engkau pekerjakan?".

"YA" jawab arobiy.

Nabi : "apa yang harus aku lakukan?".

Arobiy : "menyirami dari sumur ini".

Kemudian arobiy memberikan timbaan tersebut pada Nabi, dan Nabi mendapat upah 3 buah kurma dari satu timbaan itu dan kemudian Nabi memakannya.

Baca Juga

Kemudian Nabi melanjutkan timbaannya hingga mendapat 8 timbaan, dan ketika akan menggangkat timbaan ke 9 ternyata tali timbaannya putus sehingga timbaannya jatuh ke dalam sumur, dan Nabi pun merasa bingung, Datanglah si arobiy dengan keadaan marah dan ia menampar wajah mulia Nabi SAW dan memberikan upah 24 biji kurma Nabi menerimanya kemudian Nabi merogohkan tangannya kedalam sumur (yang dalam) dan mengambil timbaan yang tadi putus, dan setelah dapat kemudian timbaan itu dilemparkan pada arobiy dan Nabi meninggalkan si arobiy.

Sejenak si arobiy tertegun dan berkata : "Ini adalah seorang Nabi yang haq".

Kemudian ia mengambil golok dan memotong tangan kanannya, tangan yang dipakai untuk menampar wajah Nabi SAW hingga ia pingsan, dan ia siuman ketika ada orang yang memercikan air kewajahnya.

Orang itu bertanya pada si arobiy : "apa yang terjadi padamu?

Arobiy : "tadi aku menampar wajah seseorang, dan aku sangat menyangka bahwa orang itu adalah Nabi Muhammad, aku takut terkena adzab, lalu aku memotong tanganku yang digunakan untuk menamparnya".

Lalu arobiy membawa tangan kanannya yang terputus dengan tangan kirinya, dan ia menuju masjid dan berkata :

"wahai para sahabat Muhammad, dimanakah Muhammad berada?".

Dalam masjid ada sahabat Abu Bakar, Umar dan Utsman yang sedang duduk,dan mereka bertanya kepada arobiy:

 "ada gerangan apakah engkau menanyakan Nabi Muhammad?".

 Arobiy ; "aku mempunyai keperluan kepada-nya".

Kemudian sahabat Salman menuntun tangan arobiy dan menuju rumah Fatimah ra.

Ketika itu Nabi Muhammad SAW sedang memangku kedua cucu beliau dirumah Fatimah, Hasan duduk diatas pangkuan paha Nabi sebelah kanan dan Husain diatas pangkuan paha sebelah kiri, dan beliau menyuapi keduanya dengan kurma hasil kerja beliau.

Diluar rumah arobiy memanggil

 "wahai Muhammad".

Nabi meminta pada Fatimah ra untuk melihat siapa yang memanggil beliau diluar, ketika Fatimah ra membuka pintu, ia melihat seorang arobiy yang sedang menenteng tangan kanannya dengan tangan kirinya dan terlihat darah masih terus menetes.

Kemudian Fatimah ra kembali dan mengabarkannya kepada Nabi SAW. Lalu Nabi berdiri dan menemui arobiy, dan arobiy berkata :

"wahai Muhammad...maafkanlah aku, sungguh aku (tadi) tidak mengetahui bahwa engkau adalah Nabi".

Nabi :"mengapa engkau sampai memotong tanganmu?".

Arobiy : "aku tak akan membiarkan tanganku yang telah menampar wajahmu".

Nabi: "masuklah ke dalam islam, engkau selamat".

Arobiy : "wahai Muhammad, jika engkau seorang Nabi, obatilah/mashlahatkan tanganku".

Kemudian Nabi mengambil tangan kanan arobiy yang terputus dan menempelkannya ke tempat asalnya kemudian Nabi mengusapnya, maka tangan itupun tersambung kembali, layaknya sediakala dengan izin Allah, Maka aroby pun masuk islam.

Dinukil dari kitab AN-NAWADIR IMAM QOLYUBI 

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Comments
0 Comments

No comments:

Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com