Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

17 June 2021

BERDIRINYA MI RAUDLATUT THOLIBIN SAMBUNG UNDAAN KUDUS

 

Cita-cita mendirikan MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus adalah cita-cita bersama baik para leluhur ulama desa Sambung, Santri maupun masyarakat setempat.

Gambar rencana bangunan

 

Animo masyarakat desa Sambung pada saat itu sangat berharap di desa Sambung berdiri sebuah sekolah formal yang mengedepankan keagamaan. Kesadaran masyarakat tersebut dibuktikan dengan banyaknya anak-anak desa Sambung yang rela mengambil pendidikan dasar formalnya di Madrasah Ibtidaiyah  (MI) di luar desa Sambung.

Selain kesadaran masyarakat terkait pentingnya pendidikan agama pada pendidikan dasar, juga dikarenakan salah satu desa se-kecamatan Undaan kabupaten Kudus  yang belum ada Madrasah Ibtidaiyah (MI) hanyalah desa Sambung.

 

Berangkat dari dasar pemikiran diatas, pada pertengahan tahun 2018 pengasuh madrasah Raudlatut Tholibin Desa Sambung Kec. Undaan, KH.Fahrul Anam, menghendaki untuk mendirikan pendidikan formal MI. Ibarat gayung bersambut, keinginan tersebut ternyata mendapat respon positif dari pengurus yayasan, terutama kalangan muda. Sehingga pada akhir tahun tersebut, pengurus yayasan melakukan persiapan-persiapan pendirian MI yakni dengan menyiapkan segala sesuatu yang  diperlukan guna memenuhi ketentuan persyaratan pendirian MI.

Beberapa rapat koordinasipun diadakan secara rutin dan marathon baik oleh Tim Lima ( tim yang dibentuk khusus untuk mengurusi perijinan dan proposal) yang terdiri dari 1. Bp. Sulhadi (Ketua) 2. H. Arifin ( Sekretaris) 3. Moh. Khozin (Bendahara) 4. Gus Kholilurrohman 5. Affan Fadholi maupun oleh Tim lain di balik layar, para generasi muda yang dengan pemikiran dan donasinya yang tidak diragukan lagi

Singkat cerita, pada Bulan Januari 2019 pengurus yayasan Subulussalam Kudus mendaftarkan MI Raudlatut Tholibin ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jateng melalui Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus.

 

Visitasi ke-1

Setelah dilakukan proses verifikasi dan visitasi oleh tim Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus, yang terdiri  1. H. Suhadi S.Ag.,,M.Pd 2.H.Faizin, M.Pd. 3. Siti Romlah (red : Mbak Mia ) . Setelah menunggu beberapa waktu, keluarlah hasil verifikasi dan visitasi tepat di bulan Romadhon 1440 H dan dinyatakan bahwa MI Raudlatut Tholibin belum bisa mendapatkan Ijin Operasional (IJOP) karena belum memenuhi beberapa syarat, terutama syarat luas tanah belum mencapai  standar minimal yang ditentukan Kementerian Agama.

 

Dengan usaha yang sungguh-sungguh, baik ikhtiar lahir maupun batin serta dukungan dari dzurriyah K. Abu Darrin (alm) pada pertengahan tahun 2019 pengurus Yayasan Subulussalam Kudus berhasil memenuhi syarat kecukupan lahan Madrasah Ibtidaiyah. 

 

Dengan demikian cita-cita untuk mendirikan MI di Desa Sambung semakin mendekati kenyataan. Setelah merasa cukup syarat lahan dan merevisi berbagai syarat administrasi yang disesuaikan dengan tahun berjalan semisal kurikulum yang sudah berganti tahun dengan proposal yang pertama, kini pengurus yayasan Subulussalam Kudus memberanikan diiri lagi untuk mengajukan proposal pendirian MI Raudlatut Tholibin tahap kedua.

Visitasi ke-2

Dari proposal yang kedua tersebut, oleh Kementrian Agama Kabupaten Kudus juga mengadakan monitoring dan visitasi yang kedua oleh Tim yang terdiri dari 1. H. M. Kafit ,S.Ag.,M.Pd  2. H. Masruchin, S.Ag.M.Pd  3. H. Moh Atik, S.Ag.,M.Pd. 4.  Siti Romlah (Mbak Mia)

 

Wal hasil pada pada tahun 2020, tepatnya pada bulan Mei 2020, MI Raudlatut Tholibin telah resmi berdiri yakni dengan ditandai telah diterimanya SK Ijin Operasional nomor 1430 tahun 2020, pada hari Kamis Kliwon 21 Romadlon 1441 H /14 Mei 2020 M dari Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Pada tahun pelajaran pertama sejak menerima IJOP terebut, MI Raudlatut Tholibin belum bisa maksimal melaksanakan program Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) karena sisa waktu yang begitu singkat sejak diterimanya IJOP dengan mulainya awal tahun pelajaran pertama, ditambah lagi kondisi awal pandemic Covid-19 . namun syukur Alhamdulillah , tahun pertama dibuka dengan peserta didik 8 anak, dan di pertengahan tahun bertambah menjadi 9 anak.

Semoga keberadaan MI Raudlatut Tholibin dapat memberikan sumbangsih yang berarti bagi pendidikan keagamaan  dan pembentukan karakter bangsa yang luhur, Aamiin

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Comments
0 Comments

No comments:

Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com