Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

30 August 2026

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, Santri Madin NU Irsyadul Aulad Assalafiyyah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah


Undaan Lor, Kudus — Suasana penuh khidmat sekaligus ceria mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Madin NU Irsyadul Aulad Assalafiyyah, Undaan Lor Kauman Kudus, Ahad Wage, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Madin tersebut diikuti oleh para santri dan guru dengan penuh antusias.


Acara dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh santri sebagai petugas acara, Ananda Hasna. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh Ananda Izzah.

Nuansa kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin terasa ketika para santri kelas 6 melantunkan Maulid Al-Barzanji. Lantunan maulid tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian acara sekaligus mengajak para santri untuk semakin mengenal dan mencintai Nabi Muhammad SAW.

Mengenal Sejarah Kelahiran Rasulullah SAW

Memasuki sesi utama, Maulidah disampaikan oleh Ibu Erni Susanti, M.Pd. dari Kudus. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan dekat dengan dunia anak, beliau mengajak para santri mengenal kembali sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Salah satu kisah yang disampaikan adalah peristiwa pasukan bergajah yang hendak menyerang dan menghancurkan Ka'bah. Dalam kisah tersebut, Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya dengan mengutus burung Ababil yang membawa batu-batu dari sijjil untuk menghancurkan pasukan bergajah tersebut. Peristiwa itu dikenal dalam sejarah sebagai Tahun Gajah, tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Penyampaian kisah sejarah tersebut menjadi semakin menarik karena dikemas secara interaktif. Para santri tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak merespons melalui pertanyaan, sholawat, lagu, serta tepuk-tepuk yang sudah sangat familiar bagi anak-anak.

Rasulullah SAW sebagai Suri Tauladan

Tidak berhenti pada kisah sejarah, Ibu Erni juga mengajak para santri mengambil ibrah dari kehidupan Rasulullah SAW. Beliau menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan terbaik bagi umat manusia.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.”

Para santri kemudian diajak mengenal dan mengamalkan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, yaitu Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Keempat sifat tersebut tidak hanya untuk dihafalkan, tetapi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika belajar, berteman, menghormati guru maupun dalam lingkungan keluarga.

Belajar dengan Gembira, Bersholawat dan Meneladani Rasulullah

Salah satu hal yang membuat sesi Maulidah berlangsung hidup adalah cara penyampaian materi yang diselingi sholawat, lagu, dan tepuk-tepuk interaktif. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap ajakan yang diberikan.

Melalui kegiatan tersebut, pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW terasa lebih dekat dan mudah diterima oleh para santri. Mereka diajak untuk tidak hanya memperingati kelahiran Nabi, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat, serta berusaha meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madin NU Irsyadul Aulad Assalafiyyah akhirnya menjadi momentum pembelajaran yang memadukan nilai keagamaan, sejarah, keteladanan, dan kegembiraan anak-anak. Harapannya, kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam hati para santri dan tercermin melalui akhlak mulia dalam keseharian.

“Mengenal Rasulullah, mencintai Rasulullah, memperbanyak sholawat, dan meneladani akhlaknya.”

Comments
0 Comments

No comments:

Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com