Kudus – Pengawas Madrasah, H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I., memberikan pembinaan kepada para Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Undaan dalam kegiatan yang diselenggarakan di MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala madrasah dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan pendidikan.
Dalam pembinaannya, H. Noor Yadi
menyampaikan beberapa pokok materi yang menjadi fokus pembahasan, meliputi kepemimpinan
"5 G", lima kesalahan saat memimpin, refleksi diri, serta informasi
kedinasan yang perlu menjadi perhatian seluruh kepala madrasah. Materi tersebut
diarahkan untuk memperkuat karakter kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan
berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Salah satu bagian penting dalam
pembinaan adalah sesi Refleksi Mendalam yang mengangkat tema "Kurikulum
Berbasis Cinta: Memulai Perubahan dari Orang Dewasa." Melalui tema
tersebut, para kepala madrasah diajak melakukan introspeksi bahwa perubahan
budaya belajar di madrasah harus dimulai dari para pendidik dan pemimpin
pendidikan sebagai teladan bagi seluruh warga madrasah.
Selain penyampaian materi,
kegiatan juga menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya membangun
kepemimpinan yang humanis, kolaboratif, dan mampu menghadirkan lingkungan
belajar yang nyaman bagi murid. Refleksi ini diharapkan dapat menjadi bekal
bagi para kepala madrasah dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan
pendidikan secara efektif di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui pembinaan ini, diharapkan
seluruh Kepala MI di Kecamatan Undaan semakin siap menghadirkan tata kelola
madrasah yang profesional, memperkuat budaya kerja yang positif, serta
mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bagian dari transformasi
pendidikan madrasah menuju layanan yang lebih bermutu dan berorientasi pada
perkembangan peserta didik.
